Harga Molten Bola Sepak 5 F5V 5000 Murah

Harga Molten Bola Sepak  5 F5V 5000 Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Macam Macam Teknik Dasar Dalam Permainan Sepak Bola

Macam Macam Teknik Dasar Dalam Permainan Sepak Bola. Permainan sepak bola seperti halnya jenis permainan lainnya memiliki teknik-teknik dasar bermain. Jika kita melihat pertandingan bola internasional di siaran televise, pasti akan tercengang dengan kepiawaian pemain masing-masing tim yang bertanding. Pemain bola yang professional tentu yang menguasai teknik-teknik dasarnya. Apa saja macam-macam teknik dasar dalam permainan sepak bola? Mari kita bahas semuanya di sini.


Ada 7 teknik dasar bermain sepak bola yang ditetapkan oleh FIFA. Masing-masing teknik dasar bermain sepak bola di lakukan dengan cara dan tujuan yang berbeda. Inilah 7 teknik dasar dalam bermain sepak bola:
1. Menendang
Menendang bola menjadi aktivitas yang paling dominan dalam permainan sepak bola. Dari start sampai permainan selesai, yang di lakukan para pemain di lapangan adalah menendang. Di mana menendang bola adalah upaya untuk memasukan bola ke gawang lawan untuk mencetak gol. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan dan menembak kea rah gawang. Ada 3 cara menendang bola, yaitu:
a. Menendang dengan kaki bagian dalam
b. Menendang Dengan Kaki Bagian Luar
c. Menendang dengan punggung kaki
 2. Mengontrol dan Menghentikan Bola
Teknik mengontrol dan menghentikan bola di lakukan bersamaan dengan teknik menendang. Maksud dari teknik dasar ini adalah untuk mengatur tempo permainan, untuk mengalihkan laju permainan serta memudahkan saat mengoper bola. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
 3. Menggiring Bola 
Menggiring berarti menendang bola secara terputus-putus dengan tujuan untuk mendekatkan jarak ke sasaran menghindari lawan, dan menghambat permainan. Menggiring bola menggunakan kaki yang sama untuk menendang.
 4. Melempar Bola
Yaitu teknik melemparkan bola ke dalam lapangan. Saat melempar, mata focus kea rah teman satu tim, sehingga bola akan mendarat kea rah teman bukan ke lawan.
 5. Mengumpan Bola
Yaitu teknik mengoper bola ke anggota tim lain. Dalam teknik passing ada dua jenis passing yaitu short pass dan long pass. Mengoper dengan short pass menggunakan kaku bagian dalam dan dengan power yang sedang. Sementara mengoper dengan long pass menggunakan kaki bagian luar dengan kekuatan penuh. Tujuan passing atau mengumpan adalah untuk menghindari lawan yang ingin merebut bola dan membuka peluang untuk menerobos daerah pertahanan lawan.
 6. Menyundul Bola
Menyundul bola biasanya di lakukan untuk mencetak gol atau membuang bola. Melempar bola dapat dilatih dengan melemparkan bola kemudian diterima dengan kepala tepat di jidat. 
 7. Merebut Bola
Merebut bola dilakukan dengan teman satu tim. Seorang pemain perlu belajar membaca gerakan lawan dan usahakan membaca gerakan bola daripada menghadap secara fisik lawan main, sehingga akan lebih mudah merebut bola dari kaki lawan.
 Demikian macam-macam teknik dasar dalam permainan sepak bola yang perlu di ketahui oleh seorang pemain sepak bola. Baca juga “peraturan olahraga sepak bola resmi dari FIFA” dan “induk organisasi sepak bola nasional dan internasional“.


Distributor Topoint Single Adjustable V-Bar Mount Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur


One of the questions we hear from new archers all the time is, “What is that thing sticking out from the front of the bow?

“A stabilizer,” we reply.

Inevitably, there’s the follow-up question, “Do I really need a stabilizer?”

That’s a personal choice. The simplest answer is, “No, you don’t need a stabilizer to shoot a bow. The bow is capable of releasing arrows without a stabilizer attached.”

However, there are tremendous advantages afforded by stabilizers. Look to the pros for proof. Professional archers can shoot with or without any equipment they want. They use what they need to win. That’s their job. Except for archers who compete in the classes that forbid them, you won’t find a professional target archer on the shooting line who doesn’t use a stabilizer. Most use more than one, in fact.

V bar stabilizer

Now you don’t have to rig your bow with stabilizers like the pros do just to punch targets in your backyard, or chase deer in the woods or even to shoot at local tournaments. But if you want to shoot tighter arrow groups, you might want to try a stabilizer of some stripe.


A stabilizer is mounted to the riser back, by screwing it into a threaded accessory hole located just below the grip. Nearly all compound and Olympic recurve bows come from the factory with this accessory hole in place.

Stabilizers perform a variety of functions. They absorb vibrations in the bow at the shot, which reduces the shock felt in your hand on the bow grip, and makes the bow quieter. They help keep the bow balanced, by adding weight below the grip. That weight down low encourages the bow to stand up straight, which is critical for consistent accuracy. It also helps settle your sight as you aim at the target.

Stabilizers combat bow torque. When an archer releases the bowstring, the riser torques as all that energy hits it. But a stabilizer, which adds weight out in front of the bow, resists that torque.

Think of it this way. Stand with your arms at your side and twist at the waist. There’s no resistance. Now hold a broom by the handle out in front of you, with the stick parallel to the ground, and twist at the waist. The broom will resist the twist.


The length of the stabilizer you choose, again, is up to you. If you’re a bowhunter sitting in a ground blind, shooting at game no more than 20 yards away, then you might prefer the light weight and maneuverability of a 6-inch stabilizer. But if you’re a tournament archer shooting at targets 70 meters out, you might prefer the steadying power of a 30-inch stabilizer.

stabilizer sizes2

Know this. The longer a stabilizer is, the more it’s going to resist bow torque, and the more it’s going to steady the bow as you aim. And the best place for the bulk of the weight is at the very end, away from the bow. That’s what gives the best stabilization.

So, maybe a bowhunter heading out West to chase elk, who might have to shoot 40 or 50 yards, would do better with a 12-inch stabilizer, rather than the 6-incher favored by the ground-blind hunter shooting no more than 20 yards. That extra length can help tighten arrow groups at longer distances.

In competition, there are limitations on stabilizer lengths for certain classes. The National Field Archery Association, for example, limits stabilizers to a maximum of 12 inches in its bowhunter classes. So that might dictate length for you.


Adding side rods, again, is a personal choice. Their purpose is to help balance the bow by adding weight behind the riser. A bowhunter, for example, can counteract the weight of a bow-mounted quiver by putting a side rod on the opposite side of the bow from the quiver. Target archers often use only one rod, too, to counteract the weight of their sight and rest. Or, they might put one rod on each side of the bow using a V-bar, which many feel makes the bow rock steady when they take aim.

side rod2

The best thing you can do when making a decision about stabilizers is to think about how and where you shoot – and what you shoot at – and then try different lengths and combinations to see what fits your needs.

Call Now ButtonKlik to Call
× Chat With Me