Uncategorized

Produsen Cartel Krossen Quiver Grosir

Produsen Cartel Krossen Quiver Grosir

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Beragam Istilah-istilah, Pengetian, dan Peraturan Dasar Olahraga Memanah

Seperti yang sudah kita ketahui, cabang olahraga panahan merupakan salah satu olahraga yang simple, namun cukup rumit pada penerapan teknisnya.

Untuk perlengkapannya, cabang olahraga memanah cukup membutuhkan 2 peralatan saja, yaitu busur dan arrow-nya.

Dalam seni teknik panahan, agar bisa mengenai dengan akurat sasaran yang telah ditentukan, para kandidat peserta memanah harus bisa memperkirakan berapa sudut arah antar celah pemanah dan objek, belum lagi memperkirakan darimana sinar matahari dating dan kecepatan anginnya.

Tidak lain maksud nya adalah, para peserta memanah harus berusaha sesanggup mungkin untuk menembak target sasaran lingkaran, yang mana setiap dari lingkarannya sudah memuat sejumlah angka, dan juga tidak lupa jarak yang telah disetujui sebelumnya.

Peraturan Permainan Olahraga Panahan

Seluruh angka atau nilai yang telah diperoleh pada olahraga memanah, di hitung dari banyaknya anak panah yang berhasil tepat mengenai target, dan di hitung berdasarkan jarak anak panah menancap dari titik pusat lingkaran.

Lapangan yang dipakai untuk olahraga memanah tidak bisa seenaknya saja.
Minimal harus memenuhi beberapa persyaratan dalam olahraga yang satu ini.

Persyaratan tempat yang bisa digunakan untuk latihan panahan:

Tempat bagi para peserta laki-laki dan perempuan, harus dibatasi menggunakan sebuah garis, yang mana kurang lebih selebar 5 meter.

Setiap tiang yang dipakai untuk menyangga papan sasaran, harus diberi nomor, dan ditancapkan dengan kuat ke dalam tanah, maksud nya agar si penembak tidak salah sasaran.

Minimal dalam satu lapangan, terdapat 1–3 target yang digunakan pada setiap lajurnya, biasanya yang digunakan adalah 2 buah, dan wajib diberi tanda pengenal dengan jelas.

Untuk kaidah memanahnya , jarak papan sasaran yang diperkenankan kepada perempuan dan laki-laki berbeda, serta dari urutan rentang tertentu.

Untuk pria, jarak ukuran lapangan panahan yang biasanya ditetapkan adalah 90, 70, 50, 30 m.
Untuk perempuan, jarak ukuran lapangan memanah yang umumnya digunakan adalah 70, 60, 4 0, 30 m.

Pencatatan setiap poin atau skor yang sukses didapatkan, baru akan dicatat setelah beberapa kali bidikan, yakni tiga anak panah.

Semuan pemanah, harus menyebutkan nominal angka atau poinnya sendiri yang sedang ia eksekusi, dan pemanah lainnya yang berada dalam group, tugasnya adalah membantunya.

Setiap skor yang diperoleh, ditentukan berdasarkan letak anak panah yang berhasil tertancap di target sasaran.

Setiap anak panah yang sengaja ataupun tidak sengaja berhasil mengenai 2 warna sekaligus, atau lebih tepatnya, mengenai garis yang memisahkan antar setiap kolom, berarti poin yang didapatkannya memiliki skor yang lebih besar.

Begitupun sebaliknya, jika terdapat anak panah yang menembus papan target, terpental kembali (tidak tertancap), ataupun mengenai anak panah lainnya, maka tak akan memperoleh poin.

Atau, panahan tersebut bisa mendapatkan perolehan [skor, apabila permukaan papan target terdapat bekas tanda anak panah yang dilontarkan.

Pada situasi lainnya, panahan tersebut bisa mendapatkan nilai kalau sekiranya anak panah dapat dipastikan mengenai papan target .

Kalau sekiranya ada suatu anak panah yang berapitan, atau tertancap pada target anak panah lainnya (sampingan), maka anka nya akan mendapatkan poin yang sama.

Untuk anak panah yang letaknya saling bersilangan dari anak panah yang lain, maka poin yang ditentukan berdasarkan hasil akhir perolehan angka sesuai dengan tempat tancapannya di papan sasaran.

Sebaliknya, untuk anak panah yang mengenai papan target sesudah terpantul dari tanah, maka tidak akan memperoleh poin untuk penilaian angka.

Para pemanah tidak diperbolehkan untuk menyentuh papan sasaran yang telah ditembakkan, sebelum hasil penentuannya cek oleh panitianya.

Setelah anak panah dicabut dari papan target, maka seluruh lubang yang sudah terkena tembakan, harus ditandai.

Papan Sasaran Memanah

Untuk papan sasaran, targetnya bisa berbentuk papan yang telah dilapisi rajutan tali jerami, ataupun bahan lainnya yang bisa dipakai sebagai sasaran.

Cara membuat target panahan cukup gampang kok.

Anda menyiapkan dan membentuk foam khusus yang digunakan sebagai target sasaran, sisanya hanya tinggal menambah kertas sebagai bagian depan dari papan sasaran, atau bisa juga memakai kain dan bahan lainnya yang cocok untuk digunakan.

– Untuk klasifikasinya, papan target terbagi menjadi 2 standard desain bentuk lingkaran, yang pertama ditentukan oleh sebuah organisasi panahan Internasional, yaitu FITA.

Ukuran target panahan memiliki diameter 80 cm dan 122 cm, yang mana setiap lingkaran taregtnya sudah terbagi menjadi 10 skoring zone dengan 1 titik pusat.

– Untuk besar ukuran sasaran panahamn yang berdiameter 122 sentimeter, lebar skoring zone-nya 6 sentimeter.

Sedangkan yang memiliki diameter 80 sentimeter, lebar zona skoringnya berukuran 4 sentimeter, dan secara keseluruhannya, papan sasaran tersebut terbagi ke dalam 5 zona warna berbeda yang terpusat.

Kompetisi Olahraga Panahan

Sistem perputaran perorang dari setiap kompetisi yang dilakukan FITA, berlangsung setiap 1 atau 2 hari, yang mana setiap turnamennya terdiri atas 144 anak panah, dengan satu kali interval untuk setiap 36 anak panahnya.
Pembagian turnamen dilakukan dari jarak yang terjauh.

Kalau semisalnya kompetisi turnamennya berlangsung lebih dari 2 hari, maka jarak tembak panahan yang terjauh, yang akan dimulai di hari pertama.

Setiap kompetisinya akan dibimbing oleh pengawalan 6 orang panitia kapten lapangan.

Semua kontestan yang mengikuti lomba, mereka akan memulai kompetisinya di hari pertama, dengan enam anak panah pemanasan sebagai bidikan percobaan, tanpa diberi skor sebagai nilainya.

Nah, baru setelah tembakan selanjutnya, anak panah baru akan dihitung untuk perolehan nilai pada poin kompetisi.

Pakaian yang Digunakan Untuk Memanah

Pada umumnya, kostum yang dipakai adalah pakaian dengan bahan jenis yang aerodinamis, misalnya seperti kostum yang dipakai untuk olahraga pada umumnya.

Selain itu, aksesoris yang dipakai untuk tempat menyimpan anak panah, wajib terikat ketat pada bagian pinggang sang pemanah, alasanya tidak lain agar anak panah tak menyentuh string pada busur panah yang digunakan.

Setiap peserta yang ikut lomba, semuanya harus mengenakan sebuah nomor yang sudah ditentukan pada punggungnya.

Tujuannya adalah, untuk membantu mengenali sasaran target anak panah, pada suatu titik.

Disamping itu, supaya bisa dilihat juga menggunakan teropong.

Karena, jarak antar sang pemanah dan target, cukup jauh kalau hanya dilihat menggunakan mata normal.

Istilah-istilah Dalam Cabang Olahraga Panahan

Dalam panahan, ada juga istilah-istilah yang digunakan untuk memudahkan komunikasi antar sang penembak, dan mentornya.

Sebab kalau tidak, Anda bisa bayangkan bagaimana mungkin si pemanah bisa berkomunikasi dengan mentornya, sedangkan ia harus terfokus kepada sasaran yang hendak di tembakkan.

Nah, sebab itulah para pemanah menciptakan istilah-istilah yang digunakan dalam olahraga panahan, berikut istilahnya:

1. Stance — Stand
1.1. Square Stance
1.2 Open stance
1.3 Close Stance
1.4 Oblique Stance
2. Set Up — Bersiap
3. Drawing — Posisi yang dipakai untuk menarik tali busur
4. Anchor — Bersiap ancang-ancang
5. Holding — Sikap menahan sebelum melepaskan anak panah
6. Aiming — Membidik
7. Back tension — Persiapan gerakan sebelum rilis
8. Release — Rilis
9. Follow through — Gerakan selanjutnya setelah melepaskan (Peregangan).

Uncategorized

ARAWAZA OPAL WHITE Series -WKF Approved

ARAWAZA OPAL WHITE Series -WKF Approved

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

apa itu beladiri?

          beladiri adalah usaha seorang atau kelompok manusia untuk mempertahan kan diri nya dari ancaman bahaya…
sudah sejak lama manusia mengenal macam-macam beladiri di dunia.Apa lagi di era globalisasi saat ini,banyak beladiri baru bermunculan.Beladiri di era moderenisasi saat ini sudah bukan lagi sebagai usaha untuk mempertahan kan diri saja melainkan sudah dijadikan sebagai suatu seni,gaya hidup,dan olah raga.
tetapi arti beladiri sesungguhnya menjadi semakin berkurang,sehingga orang-orang hanya melihatnya dari segi olahraga saja
          Oleh sebab itu di blog yang saya tulis ini saya akan menjelaskan berbagai aspek dasar mengenai beladiri dan mencoba untuk menguraikanya kedalam bentuk paling dasar dari beladiri.
kita sudah mengenal banyak beladiri di dunia terutama beladiri dari asia yang sedang populer .seperti karate ,jujutsu judo kempo,taekwondo,hapkido , yongmodo,hwarangdo,taido,taijutsu,vovinam,kalaripayatu,pencaksilat,kungfu,muay thai,sanbo,kali,eskrima ,arnis juga dari barat kita mengenal tinju,kickboxing,mma,krav maga,wrestling dll.
sadar atau tidak dari semua beladiri yang saya sebut di atas sebenarnya membentuk suatu pola gerakan yang sama ketika beladiri-beladiri itu di gunakan . Sudah lama saya mencoba untuk meneliti dasar dari semua beladiri di sebut , yah.. mungkin walawpun bagi para pakar penelitian saya ini masih kurang akurat tapi saya akan mencoba menerangkan segala aspek mengenai beladiri yang telah saya temukan.
          Sebelum saya menerangkanya ada baiknya jika saya memperkenalkan diri saya dan latar belakang serta alasan saya membuat penelitian ini.
nma saya adalah Petrus Canisius Sukresna saya adalah seorang kristen katholik berasal dari indonesia tepatnya di jogjakarta, sudah lama saya menekuni beladiri dan tidak hanya satu beladiri saja ,sebagai orang indonesia tentu saya cinta produk dalam negeri sya pernah menekuni pencak silat aliran perisai diri juga aliran gaya tejokusuman yaitu pencak silat krisnamurti mataram,saya juga seorang praktisi taekwondo saya adalah anggota gtc dulu dan sekrng di ubah menjadi esta, saya juga belajar karate aliran kyokusinkai secara otodidak yg saya dapat dari berbagai sumber seperti teman-teman saya dan berbagai media seperti buku dan internet. ya dengan latar belakang beladiri yang saya dapat itu mungkin saya bisa di sebut juga seorang maniak beladiri…hahaha

1. Pencak Silat

Pencak silat adalah salah satu seni bela diri tradisional Indonesia. Asal muasalnya dari budaya suku Melayu pesisir Sumatra dan semenanjung Malaka. Penyebarannya ke nusantara dipengaruhi oleh para ulama seiring dengan penyebaran agama Islam pada abad ke-14.

Pencak silat [Image Source]
Pencak silat [Image Source]

Kini, pencak silat nggak cuma dikenal di Indonesia saja, tapi sudah menyebar ke seluruh dunia dan bahkan ada 33 organisasi pencak silat di dunia. Selain itu, pencak silat juga sudah menjadi cabang olahraga resmi di pertandingan SEA Games. Sekarang juga sudah ada beberapa federasi pencak silat nasional Eropa yang membuktikan bahwa bela diri ini ternyata sangat diminati di luar Indonesia.

2. Silek Minangkabau

Minangkabau juga memiliki seni bela diri tersendiri yang disebut dengan Silek Minangkabau atau Silat Minangkabau. Seni bela diri ini berasal dari Sumatera Barat dan sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Silek Minangkabau [Image Source]
Silek Minangkabau [Image Source]

Masyarakat Minangkabau memiliki kebiasaan merantau sejak dulu. Untuk menjaga diri selama perjalanan di rantauan, maka silek Minangkabau ini yang akan menjadi metode bertahan kalau-kalau mereka diserang oleh orang jahat.

3. Tarung Drajat

Tarung Drajat pertama kali diciptakan oleh Achmad Drajad pada tahun 1960an di Bandung. Teknik bela diri ini ia kembangkan dari pengalamannya bertarung di jalanan. Teknik bela dirinya menggunakan full body contact alias menggunakan anggota tubuh secara penuh.

Tarung Drajat [Image Source]
Tarung Drajat [Image Source]

Tahun 1998, Tarung Drajat resmi menjadi olahraga nasional dan digunakan untuk pelatihan dasar TNI Angkatan Darat. Bela diri ini menekankan pada serangan agresif dalam memukul dan menendang, serta berbagai teknik bantingan, kuncian dan sapuan kaki. Bela diri ini kini juga telah menjadi cabang olahraga di Sea Games 2013.

4. Cimande

Silat Cimande termasuk aliran pencak silat tertua di Indonesia. Konon bela diri ini diciptakan oleh seoran kyai bernama mbah Kahir. Sekitar tahun 1760, ia memperkenalkan silat kepada murid-muridnya. Karena itulah ia dianggap sebagai guru pertama silat Cimande.

Cimande [Image Source]
Cimande [Image Source]

Murid-murinya kemudian menyebarkan silat Cimande di berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan Cimande kini juga sudah menyebar ke berbagai tempat di luar negeri.

5. Perisai Diri

Perisai Diri didirikan pada 2 Juli 1955 di Surabaya oleh RM Soebandiman Dirdjoatmodjo, putra bangsawan Keraton Paku Alam. Teknik silat yang ada pada Perisai Diri mengandung 156 aliran silat dari berbagai daerah di Indonesia serta aliran Shaolin dari Tiongkok. Para pesilat akan diajarkan teknik bela diri yang efektif dengan tangan kosong maupun senjata.

Perisai Diri [Image Source]
Perisai Diri [Image Source]

Bela diri ini telah diakui dan secara resmi merupakan anggota dari IPSI atau Ikatan Pencak Silat Indonesia. Perisai Diri juga mendapatkan predikat Perguruan Historis karena merupakan salah satu dari bela diri yang berperan besar dalam sejarah terbentuknya IPSI.

6. Bakti Negara

Di Bali ada sebuah aliran perguruan pencak silat yang disebut dengan Bakti Negara. Seni bela diri yang satu ini menggunakan pedoman ajaran Hindu Bali dan filosofi yang ada di Indonesia. Bakti Negara dibentuk pada 31 Januari 1955 di Banjar Kaliungu Kaja, Denpasar, Bali oleh para mantan pejuang kemerdekaan.

Bakti Negara [Image Source]
Bakti Negara [Image Source]

Mereka adalah Anak Agung Rai Tokir, I Bagus Made Rai Keplag, Anak Agung Meranggi, Sri Empu Dwi Tantra, dan Ida Bagus Oka Dewangkara. Beberapa gerakan dari Bakti Negara mirip seperti tari-tarian bali.

Itu tadi cuma sebagian dari beberapa seni bela diri asli Indonesia. Itu semua membuktikan bahwa warga Indonesia ternyata juga jagoan, buktinya mereka mampu mengembangkan seni bela diri sendiri. Namun sayangnya, nggak terlalu banyak orang yang berlatih bela diri karena alasan kesibukan. Padahal bela diri memiliki banyak manfaat lho, mulai dari menjaga kesehatan hingga memberikan dasar perlindungan diri kalau tiba-tiba diserang. Kan nggak ada salahnya melatih kekuatan diri?

Uncategorized

Produsen JC Normal Quality POOM Belt Grosir

Produsen JC Normal Quality POOM Belt Grosir

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Seragam Taekwondo terdiri dari Dobok (baju dan celana) dan Ti (Sabuk). 
Berawal warna dobok hanya  putih, dan pada tahun 1970-an, mulai dibedakan seragam bagi penyandang sabuk hitam (DAN) dengan memakai kerah leher Hitam.Model dan bentuk seragam Taekwondo mengilhami dari pakaian tradisional Korea yang disebut dengan Han Dobok. Han Dobok terdapat 3 unsur bentuk yaitu lingkaran (Won), persegi empat (Bang) dan segitiga (Kak), yang masing-masing menyimbolkan Langit/Surga, Bumi, dan Manusia yang merupakan 3 unsur alam semesta (Samilshingo).Di Korea terdapat bentuk Um-Yang atau nama lain Yin-Yang.  Nama Yin sebagai Bumi dan Yang sebagai Langit yang merupakan Makrokosmosnya sedangkan Mikrokosmos-nya adalah Manusia, dari seragam yang ada maka celana dan bajunya menggambarkan bumi dan langit sedangkan sabuk mengambarkan jati diri pemakainya.Untuk dobok standar, ada tiga macam yaitu :1. Kerah Putih
    Digunakan untuk pesarta penyandang sabuk warna (putih hingga merah strip dua)
2. Kerah Hitam-Merah
    Digunakan untuk peserta penyandang sabuk Poom,
    Tingkat Poom adalah jenjang setelah merah strip dua tetapi masih Junior usianya.
3. Kerah Hitam
    Digunakan untuk peserta penyandang sabuk Hitam,
    Tingkat DAN adalah jenjang setelah merah strip dua tetapi Sudah Senior usianya.

Seragam Taekwondo Poomsae

 Untuk dobok standar, ada tiga macam yaitu :
1. Kerah Putih
    Digunakan untuk pesarta penyandang sabuk warna (putih hingga merah strip dua)
2. Kerah Hitam-Merah
    Digunakan untuk peserta penyandang sabuk Poom,
    Celana Merah untukWanita
    Celana Biru untuk Pria
    Tingkat Poom adalah jenjang setelah merah strip dua tetapi masih Junior usianya.
3. Kerah Hitam
    Digunakan untuk peserta penyandang sabuk Hitam,
    Baju Putih, Celana Biru Tua untuk DAN 1-6 Pria
    Baju Putih, Celana Biru Muda untuk DAN1-6 Wanita
    Baju Kuning, Celana Biru Tua untuk DAN 7-9
    Tingkat DAN adalah jenjang setelah merah strip dua tetapi Sudah Senior usianya.

Klik to Call
× Chat With Me