Uncategorized

Jual Matras Yoga Kettler 6.0-5.5mm Grosir

Jual Matras Yoga Kettler 6.0-5.5mm Grosir

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

FUNGSI UTAMA MATRAS BELADIRI

Dalam KBBI, matras merupakan kasur tebal dan padat yang diisi dengan kapuksabut kelapa dan sebagainya, biasanya berfungsi untuk alas tempat tidur; bolsak.

Namun seiring perkembangan zaman, juga adanya tingkat kebutuhan yang lebih di duna olahraga bela diri, matras hadir dengan bahan karet busa yang lebih simple namun lentur. Matras jenis karet busa ini umumnya juga menjadi alas lantai bagi cabang olahraga bela diri, loncat, senam, dan sebagainya.

Matras merupakan salah satu komponen penting yang wajib ada dalam praktek bela diri. Matras it sendiri digunakan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan. Umumnya, olah raga ini dilakukan di gedung ataupun tempat yang lapang. Karena tidak semua orang memiliki ketahanan fisik yang berbeda, maka antispasi keselamatan tentu harus di prioritaskan.

Lantas, apa saja sih fungsi matras dalam seni bela diri ini? Penasaran? Yuk simak poin-pion di bawah ini.

  1. Melindungi tubuh dari benturan

Hampir seluruh cabang bela diri memiliki teknik menjatuhkan lawan, seperti judo, gulat, MMA dan sebagainya. Untuk meminimalkan adanya benturan, sangat disarankan penggunaan matras beladiri yang lentur dan mampu menunjang keamanan, kenyamanan dan keselamatan.

  1. Meminimalkan resiko cedera

Ketika anda mengalami benturan dengan lantai yang keras, tentunya akan sangat membahayakan diri Anda. Maka keberadaan matras dalam segala cabang bela diri sangatlah vital.

  1. Antisipasi terjadinya luka gores

Praktek bela diri tak selalu dlakukan di atas lantai yang memiliki struktur yang halus. Beberapa ada kok yang berlatih di pelataran luas yang memiliki struktur yang tak rata. Nah, jika tidak ada matras yang melindungi, maka gerakan bela diri yang dilakukan tak jarang meninggalkan luka gores.

  1. Meminimalkan terjadinya benturan kepala

Sama halnya dengan resiko cedera, pada bagian yang satu ini memang harus sangat hati-hati. Kepala sangatlah rawan dan paling vital. Maka jangan sampai dalam prakteknya, Anda melewatkan penggunaan matras. Sebab jika Anda tak menggunakan matras, maka resiko gagar otak dapat mengintai Anda.

JENIS-JENIS MATRAS BELADIRI SESUAI CABANGNYA

Ternyata, tidak semua cabang bela diri memiliki kesamaan dalam pemakaian matras. Ada spesifikasi terseniri yang melatarbelakangi perbedaan tersebut. Di antaranya intensitas benturan, kemudian seperti apa gerakannya, selincah apa praktek bela diri tersebut. Bahkan telah ada kriteria khusus, seperti bahan matras hingga warnanya juga, lho!

  1. Matras Bahan Eva foam matt

Umumnya, matras ini digunakan untuk pencak silat, taekwondo, karate, kempo, tarung derajat dan sebagainya. Bahan eva/ati ini memiliki kualitas density busa yang berstandar pendinginan. Matras ini memiliki ukuran 1 x 1 meter dengan ketebalan yang bervariasi mulai dari 2 cm hingga 4 cm.

Matras jenis ini memiliki banyak pilihan warna. Bahkan ada bentuk puzzle yang unik dan memberi kesan colorful dan ceria meski dalam sesi latihan yang menegangkan sekalipun. Terutama untuk anak-anak yang mengikuti latihan bela diri, matras warna-warni bentuk puzzle ini akan menarik perhatian mereka untuk giat berlatih.

  1. Matras bahan busa rebounded berlapis eva foam matt

Matras ini umumnya digunakan dalam olahraga gulat dan judo. Berbeda dari matras sebelumnya, matras khusus judo dan gulat ini memiliki jenis busa yang lebih tebal, yaitu setebal 5-6 cm. Sebab dalam kedua cabang bela diri ini memiliki intensitas benturan yang lebih sering. Ukurannya pun berbeda dengan matras sebelumnya.

Matras ini beruukuran 2 x 1 meter. Selain itu, matras ini umumya hanya tersedia dalam satu warna, yaitu merah. Matras ini pun tersedia juga untuk olah raga senam dan yoga.

SEKILAS TENTANG EVA FOAM MATT

Kedua jenis matras di atas sama-sama memiliki kesamaan yaitu menggunakan eva foam matt. Apa sih eva foam matt ini? Yuk simak ulasan di bawah ini!

Busa ini umumnya hadir dalam bentuk seperti ubin rangkai. Eva matt ini biasanya terbuat dari Vinyl Asetat (EVA) busa dengan kepadatan Ethylene yang tinggi. EVA foam merupakan bahan yang paling umum ditemukan dalam perangkat flotasi, menangani grip, mainan anak-anak, sandal jepit. Eva matt ini pun juga digunakan sebagai bahan matras beladiri, yoga dan olah raga gymnastic. Dengan kepadatannya yang tinggi,  eva foam memiliki sejumlah aplikasi rumah maupun komersial. Bahkan, pilihan untuk pengaplikasian eva foam lantai ini hampir tak terbatas.

Penggunaan busa lantai eva matt di bawah ini paling popule, di antaranya:

  1. Home Gyms dan Area Workout
  2. Daycare Pusat Flooring dan Mats
  3. Perawatan dan Kid Putar Kamar
  4. Ruang bawah tanah dan Daerah Basah Lain
  5. Mixed Martial Arts (MMA) Mats
  6. Gulat dan Grappling Mats
  7. Judo
  8. Karate
  9. Taekwondo
  10. Kempo
  11. Pencak silat
  12. lantai sekolah
  13. Area bermain anak
  14. Taman Bounce
  15. Kid Paly Mats dan Puzzle Mats
  16. Senam Mats
  17. Tumbling Mats
  18. Alas lipat untuk latihan
  19. Mats cheerleading
  20. Trade Show Stand dan pameran Flooring

Namun di balik fungsinya yang beragam, eva foam matt ini memiliki beberapa kelemahan dan kelebihan, di antaranya adalah:

  1. Kelebihan Eva foam matt
  2. Terdapat banyak kegunaan untuk EVA Foam Flooring, dari lantai anak aman bekerja daerah cukup tahan lama untuk menahan Mixed Martial Arts (MMA) dan Garage Mekanika
  3. Eva foam lantai memberikan bantalan yang lembut dan nyaman di bawah kaki sehingga membuatnya menjadi aman untuk semua orang dari anak jatuh ataupun dalam kejuaraan MMA yang tengah booming.
  4. Perpaduan kelembutan yang diberikan oleh Eva foam lantai merupakan sesuatu yang berharga bagi kaki mereka untuk waktu yang lama, sebab eva foam memiliki yang bagus.
  5. Foam lantai akan mudah untuk menginstal dan sangat mudah untuk dilepas jika Anda perlu mengganti ubin lantai atau memindahkannya ke tempat lain.
  6. Eva foam lantai sangatlah fleksibel dan memiliki kemampuan penyerap goncangan sehingga bagus untuk latihan di rumah dan hingga atlet yang terlibat dalam seni bela diri campuran (MMA) dan kegiatan agresif lainnya.
  7. Lantai busa ini tahan terhadap air sehingga cocok untuk daerah yang mungkin mengalami kelebihan kelembaban atau tumpahan cairan.
  8. Ethylene Vinyl Acetate yang digunakan dalam lantai busa berfungsi pula sebagai peredam suara, memberikan insulasi panas yang baik untuk lantai Anda, dan lebih tahan dari beberapa lantai lain seperti karpet api. Busa lantai sering diberi rating B oleh National Fire Protection Association (NFPA) kecuali retardants api yang secara khusus ditambahkan ke materi.
  9. Lantai busa tahan terhadap sebagian noda dan minyak, Anda hanya memerlukan sedikit perawatan seperti menyapu puing-puing, menyeka tumpahan, dan basahi dengan sabun lembut dan air.
  10. Eva foam lantai hanya memerlukan biaya yang sedikit, ringan dan mudah digunakan, serta sangat serbaguna dengan banyak aplikasi yang mungkin.
  11. Kelemahan Eva foam matt
  12. Umumnya eva matt tau matras beladiri tak tahan terhadap benda tajam seperti sepatu hak tinggi dan pisau mungkin menekan ke lantai busa EVA menciptakan tanda yang tidak biasanya hilang.
  13. Benda berat seperti peralatan olahraga, meja, sofa, dan perabotan lainnya bisa menyebabkan lekukan yang dalam dan tidak dapat kembali ke bentuk semula.
  14. Mengingat kualitas Eva lantai busa tidak akan berubah warna, namuntidak bagi lantai pada bagian dasar. Biasanya lantai yang tertutupi matras dalam jangka waktu lama dapat berubah warna menjadi kekuningan dan lantai menjadi kusam atau berdebu.
  15. Warna Eva foam dapat memudar di bawah sinar matahari langsung.

Silahkan Dibaca : Fokus Dong Jadi Karateka!!!

Silahkan Dibaca : Matras Judo Itu Penting Ga Sih ?

PENGGUNAAN MATRAS BELADIRI DI SELURUH DUNIA

Bisa dibilang bahwa seni bela diri tersebar di hampir seluruh penjuru dunia dan hampir setiap negara mempunyai seni bela diri yang berkembang di daerahnya masing-masing. Sebagai contoh seni pencak silat.

Seni bela diri yang satu ini merupakan seni bela diri yang berkembang di negara-negara ASEAN seperti MalaysiaIndonesiaThailand, dan Brunei. Namun di setiap negara tersebut, pencak silat memiliki ciri khas masing-masing.

Namun pernahkah Anda pernah berpikir, apakah di seluruh dunia menggunakan matras yang sama? Jawabannya, YA, seluruhnya sama. Sebab ini sudah menjadi kriteria khusus dan menjadi paten yang harus dipatuhi karena telah disepakati sesuai dengan tingkat keamanannya. Bedanya hanya terletak pada tiap cabang olahraga beladiri. Misal olahraga silat dengan karate dan taekwondo, tentu berbeda. Karena dalam silat terdapat lingkaran yang menjadi arena tanding bagi para atlit.

Uncategorized

Go-up Hand Glove Karate Pro Practice S Merah

Go-up Hand Glove Karate Pro Practice S Merah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Teknik, Pertandingan, Dan Peralatan Dalam Pertandingan Seni Bela Diri Karate

Jika sebelumnya sayaane meng-share tentang Definisi / Pengertian Karate.Sekarang saya akan berbagi info tentangTeknik, Pertandingan, Dan Peralatan Dalam Pertandingan Seni Bela Diri Karate. Jika agan dan sista suatu hari ingin menjadi seorang yang jago karate, maka agan dan sista wajib baca artikel ini, ok! Dalam artikel ini akan menjelaskan tentang beberapa teknik dalam karate, jenis pertandingan dalam karate, dan peralatan-peralatan yang digunakan dalam pertandingan karate. Ok, tanpa basa-basi lagi langsung aja gan baca nih di bawah ini.

 

Teknik Karate

Teknik Karate terbagi menjadi tiga bagian utama : Kihon (teknik dasar), Kata (jurus) dan Kumite(pertarungan). Murid tingkat lanjut juga diajarkan untuk menggunakan senjata seperti tongkat (bo) danruyung (nunchaku). 

Kihon

Kihon (基本:きほん, Kihon?) secara harfiah berarti dasar atau fondasi. Praktisi Karate harus menguasai Kihon dengan baik sebelum mempelajari Kata dan Kumite.Pelatihan Kihon dimulai dari mempelajari pukulan dan tendangan (sabuk putih) dan bantingan (sabuk coklat). Pada tahap dan atau Sabuk Hitam, siswa dianggap sudah menguasai seluruh kihon dengan baik.

Kata

Kata (型:かた) secara harfiah berarti bentuk atau pola. Kata dalam karate tidak hanya merupakan latihan fisik atau aerobik biasa. Tapi juga mengandung pelajaran tentang prinsip bertarung. Setiap Kata memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda.
Dalam Kata ada yang dinamakan Bunkai. Bunkai adalah aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar Kata.

Setiap aliran memiliki perbedaan gerak dan nama yang berbeda untuk tiap Kata. Sebagai contoh : Kata Tekki di aliran Shotokan dikenal dengan nama Naihanchi di aliran Shito Ryu. Sebagai akibatnya Bunkai (aplikasi kata) tiap aliran juga berbeda.

Kumite

Kumite (組手:くみて) secara harfiah berarti “pertemuan tangan”. Kumite dilakukan oleh murid-murid tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Tetapi sekarang, ada dojo yang mengajarkan kumite pada murid tingkat pemula (sabuk kuning). Sebelum melakukan kumite bebas (jiyu Kumite) praktisi mempelajarikumite yang diatur (go hon kumite) atau (yakusoku kumite). Untuk kumite aliran olahraga, lebih dikenal dengan Kumite Shiai atau Kumite Pertandingan.
Untuk aliran Shotokan di Jepang, kumite hanya dilakukan oleh siswa yang sudah mencapai tingkat dan(sabuk hitam). Praktisi diharuskan untuk dapat menjaga pukulannya supaya tidak mencederai kawan bertanding.
Untuk aliran “kontak langsung” seperti Kyokushin, praktisi Karate sudah dibiasakan untuk melakukankumite sejak sabuk biru strip. Praktisi Kyokushin diperkenankan untuk melancarkan tendangan dan pukulan sekuat tenaganya ke arah lawan bertanding.
Untuk aliran kombinasi seperti Wado-ryu, yang tekniknya terdiri atas kombinasi Karate dan Jujutsu, maka Kumite dibagi menjadi dua macam, yaitu Kumite untuk persiapan Shiai, yang dilatih hanya teknik-teknik yang diperbolehkan dalam pertandingan, dan Goshinjutsu Kumite atau Kumite untuk beladiri, semua teknik dipergunakan, termasuk jurus-jurus Jujutsu seperti bantingan, kuncian, dan menyerang titik vital.

Pertandingan Karate

Pertandingan karate dibagi atas dua jenis yaitu :

  1. Kumite (perkelahian) putera dan puteri
  2. Kata (jurus) putera dan puteri

Kumite

Kumite dibagi atas kumite perorangan dengan pembagian kelas berdasarkan berat badan dan kumite beregu tanpa pembagian kelas berat badan (khusus untuk putera). Sistem pertandingan yang dipakai adalah reperchance (WUKO) atau babak kesempatan kembali kepada atlet yang pernah dikalahkan oleh sang juara. Pertandingan dilakukan dalam satu babak (2-3 menit bersih) dan 1 babak perpanjangan kalau terjadi seri, kecuali dalam pertandingan beregu tidak ada waktu perpanjangan. Dan jika masih pada babak perpanjangan masih mengalami nilai seri, maka akan diadakan pemilihan karateka yang paling ofensif dan agresif sebagai pemenang.

Kata

Pada pertandingan kata yang diperagakan adalah keindahan gerak dari jurus, baik untuk putera maupun puteri. Sesuai dengan Kata pilihan atau Kata wajib dalam peraturan pertandingan.Para peserta harus memperagakan Kata wajib. Bila lulus, peserta akan mengikuti babak selanjutnya dan dapat memperagakan Kata pilihan.
Pertandingan dibagi menjadi dua jenis: Kata perorangan dan Kata beregu. Kata beregu dilakukan oleh 3 orang. Setelah melakukan peragaan Kata , para peserta diharuskan memperagakan aplikasi dari Kata(bunkai). Kata beregu dinilai lebih prestisius karena lebih indah dan lebih susah untuk dilatih.Menurut standar JKF dan WKF, yang diakui sebagai Kata Wajib adalah hanya 8 Kata yang berasal dari perguruan 4 Besar JKF, yaitu Shotokan, Wado-ryu, Goju-ryu and Shito-ryu, dengan perincian sebagai berikut:

  • Shotokan : Kankudai dan Jion.
  • Wado-ryu : Seishan dan Chinto.
  • Goju-ryu : Saifa dan Seipai.
  • Shito-ryu: Seienchin dan Bassaidai.

Karateka dari aliran selain 4 besar tidak dilarang untuk ikut pertandingan Kata JKF dan WKF, hanya saja mereka harus memainkan Kata sebagaimana dimainkan oleh perguruan 4 besar di atas.

Luas lapangan

  • Lantai seluas 8 x 8 meter, beralas papan atau matras di atas panggung dengan ketinggian 1 meter dan ditambah daerah pengaman berukuran 2 meter pada tiap sisi.
  • Arena pertandingan harus rata dan terhindar dari kemungkinan menimbulkan bahaya.

Pada Kumite Shiai yang biasa digunakan oleh FORKI yang mengacu peraturan dari WKF, idealnya adalah menggunakan matras dengan lebar 10 x 10 meter. Matras tersebut dibagi kedalam tiga warna yaitu putih, merah dan biru. Matras yang paling luar adalah batas jogai dimana karate-ka yang sedang bertanding tidak boleh menyentuh batas tersebut atau akan dikenakan pelanggaran. Batas yang kedua lebih dalam dari batas jogai adalah batas peringatan, sehingga karate-ka yang sedang bertanding dapat memprediksi ruang arena dia bertanding. Sisa ruang lingkup matras yang paling dalam dan paling banyak dengan warna putih adalah arena bertanding efektif.

Peralatan dalam pertandingan karate

Peralatan yang diperlukan dalam pertandingan karate

  1. Pakaian karate (karategi) untuk kontestan
  2. Pelindung tangan
  3. Pelindung tulang kering
  4. Ikat pinggang (Obi) untuk kedua kontestan berwarna merah/aka dan biru/ao
  5. Alat-alat lain yang diperbolehkan tapi bukan menjadi keharusan adalah:
    • Pelindung gusi (di beberapa pertandingan menjadi keharusan)
    • Pelindung tubuh untuk kontestan putri
    • Pelindung selangkangan untuk kontestan putera
  6. Peluit untuk arbitrator/alat tulis
  7. Seragam wasit/juri
    • Baju putih
    • Celana abu-abu
    • Dasi merah
    • Sepatu karet hitam tanpa sol
  8. Papan nilai/n scoring board
  9. Administrasi pertandingan
  10. bendera merah & biru untuk juri
  11. Peluit untuk wasit
Klik to Call
× Chat With Me