Uncategorized

Produsen Peluit Elektrik FOX Grosir

Produsen Peluit Elektrik FOX Grosir

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Peluit adalah sebuah alat berukuran kecil terbuat dari berbagai bahan seperti kayu atau plastik yang mengeluarkan suara nyaring ketika ditiup. Peluit umumnya berbentuk lonjong dengan lubang kecil di bagian atas untuk perputaran udara. 

Peluit pada zaman dulu ada yang terbuat dari kayu, plastik, metal, aluminium, dan perak. Sedangkan, peluit yang banyak ditemui saat ini adalah yang terbuat dari plastik. Peluit terdiri dari berbagai jenis, mulai dari peluit biasa hingga peluit multifungsi. Ada peluit yang dilengkapi dengan gantungan kunci, kompas, dan termometer. Peluit inilah yang disebut dengan peluit multifungsi. Peluit bekerja dengan cara ditiup yang menyebabkan timbulnya aliran udara yang akan terpisah oleh sebuah plat tipis sehingga menimbulkan gesekan udara yang menyebabkan udara bergetar. 

Peluit pertama ditemukan oleh Joseph Hudson pada tahun 1868 di Birmingham, Inggris. Peluit pertama (berkode AADP4056) mulai digunakan oleh wasit William Atack pada pertandingan sepak bola di Nottingham Forest, dan pada saat itu peluit masih terbuat dari kuningan. Kemudian penggunaannya diperluas ke bidang kepolisian untuk membantu polisi yang sebelumnya mengatur jalan raya hanya dengan tangan dan suara. Perkembangan selanjutnya adalah peluit kacang polong atau dikenal dengan “Acme Thunderer”. Peluit kacang polong atau “Acme Thunderer” ini memiliki kontrol dan kekuatan suara yang lebih. Peluit masih terus berkembang hingga menjadi sebuah peluit dari plastik pada tahun 1914. Lalu, pada tahun 1920 peluit kacang polong dikembangkan lagi bentuk dan fungsinya agar menimbulkan kenyamanan bagi pemakainya. 

Dulu, sepak bola dimainkan tanpa peraturan yang ketat. Setelah banyak peraturan dipakai, barulah sepak bola memakai seorang wasit. Namun, wasit sering kesulitan memberi tanda ketika terjadi pelanggaran. 

Sejarah Peluit Sepak Bola di Dunia
Maka, muncullah ide memakai peluit. Pertandingan sepak bola pertama yang memakai peluit terjadi di Notthingham pada 1878. Jenis peluitnya masih sederhana. 

Warga Birmingham, Joseph Hudson, menemukan peluit yang lebih nyaring dan mudah dibunyikan dan diberi nama “Acme Thunderer”. Jenis peluit itu yang bertahan sampai sekarang. Model bisa berubah, tapi konstruksi dan desain dasar peluit yang dipakai sepak bola saat ini tak jauh berbeda dengan peluit yang ditemukan Hudson. 

Sejak itu, peluit memang terkenal. Hudson sendiri akhirnya terus memproduksi peluit tersebut. Pemakainya tak hanya di sepak bola, tapi juga kepolisian, transportasi kapal, sampai untuk musik reggae. 

Hudson sendiri akhirnya mendirikan pabrik peluit itu di Birmingham. Hingga sekarang, sudah hampir 200 juta peluit yang diproduksi pabrik tinggalan Hudson tersebut dan telah dipakai di banyak keperluan, utamanya sepak bola. Berikut beberapa model peluit yang diproduksi Hudson & Co. 

Jenis peluit pertama yang kemudian menjadi pakem sebagai peluit sepak bola. 



Kegunaan Peluit di Berbagai Bidang



Bidang kepolisian
Para polisi di jalan raya selalu melekatkan peluit di seragam coklatnya. Guna peluit bagi polisi adalah untuk memberitahukan pengendara mobil atau motor untuk bergerak dan bisa juga untuk memberitahu pengendara untuk menghentikan kendaraannya apabila terjadi pelanggaran. Para pengendara umumnya akan langsung mengerti apabila peluit ditiup oleh polisi. Berarti, pesan yang ingin disampaikan oleh polisi kepada pengendara dapat disampaikan melalui peluit ini. Untuk bidang kepolisian, peluit juga pernah digunakan para polisi di London namun sekitar tahun 1959 peluit sudah tidak digunakan lagi di sana karena telah muncul hand-held radios dan motor yang dianggap lebih praktis untuk daerah urban. 



Bidang Kesehatan
Bagi orang yang sedang sakit, misalnya cacat fisik, peluit juga memiliki peran penting. Seorang yang memiliki keterbatasan untuk bergerak bebas dan memerlukan bantuan perawat akan dimudahkan dengan adanya peluit. Jika orang yang sakit ingin memanggil perawat yang sedang tidak berada di sampingnya dan tidak mampu berjalan atau berteriak, peluit bisa menjadi alat bantu yang praktis. Dengan meniupnya, perawat bisa segera mengerti bahwa ia dipanggil dan akan segera datang menolong. 

Bidang Olahraga
Umumnya para pelatih olahraga atau guru olahraga di sekolah identik dengan peluit di sakunya. Peluit digunakan pelatih untuk memberi ritme atau hitungan pada gerakan olahraga yang dilakukan. Misalnya hitungan dalam olahraga senam atau memberikan tanda-tanda tertentu dalam pertandingan basket. Bunyi peluit pendek bisa diartikan sebagai waktu untuk mengoper bola atau tiupan panjang memberitahukan bahwa waktu permainan sudah habis. Hanya dengan tiupan nyaring peluit, para pemain akan mengerti dan menyudahi permainan yang sedang berlangsung. 

Selain pada olahraga basket, sepak bola juga bergantung dengan keberadaan peluit. Sejarah mengatakan bahwa peluit yang dipakai oleh wasit sepak bola lahir bersamaan dengan peluit yang digunakan polisi di London pada tahun 1878. Sebelumnya, wasit sepak bola hanya menggunakan teriakan, sebilah kayu atau saputangan. Semakin maraknya pertandingan sepak bola, khususnya di London, membuat peluit terus dikembangkan kemampuannya. Pada tahun 1930, peluit ditambah kekuatannya agar dapat mengimbangi gemuruh suara para penonton sepak bola di stadion, begitu pula penerapannya di Indonesia. 

Alat Bantu Parkir
Pekerjaan lain yang identik dengan peluit adalah profesi tukang parkir. Selain komando dari tukang parkir untuk mengarahkan kendaraan dan gerakan tangan untuk menunjuk arah yang dimaksud, peluit juga memiliki fungsi tersendiri. Tergantung dari bagaimana tukang parkir menggunakan peluit tersebut. Ada yang menggunakannya untuk memberitahu pengendara supaya berhenti atau sebagai pengganti suara mereka. Pengendara umumnya langsung mengerti pesan apa yang ingin disampaikan tukang parkir. Khusus untuk bidang ini, hanya dipakai di Indonesia saja. Di negara lain umumnya kurang mengenal pekerjaan sebagai tukang parkir. 

Pramuka
Pramuka merupakan salah satu kegiatan atau perkumpulan yang juga menggunakan peluit sebagai media komunikasi. Pramuka menggunakan peluit untuk memberitahukan pesan dalam regu atau komunikasi dalam jarak cukup jauh berupa tiupan-tiupan yang sudah ada aturannya. Bunyinya bisa dikatakan sejenis dengan morse. Setiap kata atau pesan memiliki bunyi tiupan yang berbeda. Lambang yang digunakan kemudian ditiupkan, berupa garis panjang (—–) untuk tiupan panjang, garis pendek (–) untuk tiupan pendek, dan juga titik (.)untuk tiupan sangat pendek. Setiap bunyi memiliki arti sendiri-sendiri. 

Peluit ultrasonik
Seperti halnya teknologi komunikasi yang lain, peluit juga mengalami perkembangan. Perkembangan ini adalah munculnya peluit ultrasonik. 

Peluit ultrasonik adalah peluit dengan tiupan berfrekuensi tinggi yang hanya dapat didengar oleh binatang dan dikhususkan untuk anjing. Seperti diketahui bahwa anjing sangat sensitif dengan suara berfrekuensi tinggi, maka dengan peluit ini, anjing bahkan yang berada di kejauhan pun dapat mendengar suaranya kemudian mereka akan berdatangan. Biasanya, peluit ini bekerja pada frekuensi 30-50 kHz. Manusia tidak bisa mendengar suara tiupan peluit tersebut. Peluit biasa yang hanya digunakan untuk membantu proses komunikasi antarmanusia telah berkembang menjadi peluit ultrasonik yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan hewan, khususnya anjing. 

Kegunaan peluit ultrasonik
Peluit biasa memiliki fungsi-fungsi yang beraneka rupa untuk membantu kegiatan manusia seperti yang telah dijelaskan di atas. Begitu pula dengan peluit ultrasonik ini juga memiliki beberapa kegunaan. 

Peluit ini memiliki banyak kegunaan terutama dalam hal-hal yang berhubungan dengan anjing. Contoh kegunaan dari peluit ini adalah 
• melatih seekor anjing 
• menaklukkan anjing yang sedang beradu 
• menghentikan gonggongan seekor anjing 

Peluit ultrasonik juga sudah digunakan di Indonesia. Biasanya penggunaan peluit ultrasonik ini adalah dalam hal melatih anjing untuk suatu keperluan, seperti keamanan atau kepolisian. Anjing-anjing pelacak tentu perlu banyak latihan, agar mereka lebih sensitif terhadap bau, bunyi dan gerak. 

Uncategorized

Jual Matras Beladiri Hijau 2 cm Grosir

Jual Matras Beladiri  Hijau 2,Produsen, Agen Perlengkapan Olahraga, beladiri, distributor, supplier, pusat, importir, Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Banten, Surabaya, Jogja, Sleman, Bantul, Malang, Depok, Indramayu, Makassar, Padang, Palembang, Balikpapan, Kalimantan, Jayapura, Sumatera Barat, Utara, Selatan cm Grosir

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

  1. Memiliki bahan yang sama dengan matras judo

Tahukah Anda bahwa matras untuk gulat memiliki bahan busa yang sama dengan matras beladiri judo? Matras beladiri jenis ini memiliki kombinasi bahan yaitu matras judo di hasilkan dari bahan busa rebounded di tambah atau dilapisi dengan bahan busa eva atau eva spon.

Bahan dari matras khusus gulat ini tentu harus memiliki kualitas yang baik. Tujuannya agar bisa menghindari dan meminimalkan resiko cedera yang diasilkan dari teknik bantingan olahraga beladiri gulat itu sendiri.

  1. Cover Matras Gulat

Spesifikasi dari matras khusus gulat yang berikutnya ialah cover matras beladiri gulat yang harus memiliki kualitas dan ketebalan yang sangat baik. Sebab impack dan gesekan yang dihasilkan dari gerakan teknik bantingan dari olahraga beladiri gulat ini sangat besar.

Selain cover busa matras khusus gulat, untuk cabang olahraga beladiri gulat memakai cover besar yang menutupi seluruh bagian matras yang telah tersusun. Cover matras ini pun harus memiliki kualitas dan ketebalan yang sangat baik.

Ukuran dari matras ini per lembarnya ialah 2 mtr x 1 mtr dengan variasi ketebalan matras tebal 4cm, matras tebal 5cm, matras tebal 6cm.

Bahan Matras Gulat

Tidak semua cabang beladiri memiliki kesamaan dalam penggunaan matras. Terdapat spesifikasi terseniri yang melatarbelakangi perbedaan tersebut.

Di antaranya intensitas benturan, kemudian seperti apa gerakannya, kelincahan praktek beladiri tersebut. Seperti gulat yang memiliki intensitas bantingan yang tinggi. Bahkan telah ada kriteria khusus, seperti bahan matras dan lain-lain.

  1. Matras Bahan Eva foam matt

Umumnya, bahan ini digunakan untuk matras pencak silat, taekwondo, karate, kempo, tarung derajat dan sebagainya. Bahan busa eva (ev foam matt) ini memiliki kualitas density busa yang berstandar pendinginan. Matras ini memiliki ukuran 1 x 1 meter dengan ketebalan yang bervariasi mulai dari 2 cm hingga 4 cm.

Matras jenis ini memiliki banyak pilihan warna. Bahkan terdapat pula bentuk puzzle yang unik dan memberi kesan ceria dan tidak kaku meski dalam sesi latihan yang menegangkan sekalipun. Terutama untuk anak-anak yang mengikuti latihan bela diri, matras warna-warni dengan bentuk puzzle ini akan menarik perhatian mereka untuk giat berlatih.

  1. Matras bahan busa rebounded berlapis eva foam matt

Seperti yang telah sedikit disinggung di awal, matras ini umumnya digunakan dalam olahraga gulat dan judo. Berbeda dari matras sebelumnya, matras khusus judo dan gulat ini memiliki jenis busa yang lebih tebal, yakni sekitar 5-6 cm. Karena dalam kedua cabang beladiri ini memiliki intensitas benturan yang lebih sering. Ukurannya pun berbeda dengan matras sebelumnya.

Matras ini berukuran 2 x 1 meter. Selain itu, matras ini biasanya hanya tersedia dalam satu warna, yaitu merah. Matras ini pun tersedia juga untuk olahraga senam dan yoga.

Spesifikasi Eva foam matt

Kedua jenis matras di atas memiliki kesamaan yaitu menggunakan eva foam matt. Apa sih eva foam matt ini? Yuk simak ulasan di bawah ini!

Busa ini biasanya tersedia dalam bentuk seperti ubin rangkai. Eva matt ini biasanya terbuat dari Vinyl Asetat (EVA) busa dengan kepadatan Ethylene yang tinggi. Eva foam adalah bahan yang paling umum ditemukan dalam perangkat flotasi, menangani grip, mainan anak-anak, sandal jepit dan sebagainya.

Eva matt ini pun turut pula digunakan sebagai bahan matras beladiri, yoga dan olahraga gymnastic. Dengan kepadatannya yang tinggi, eva foam memiliki sejumlah aplikasi rumah maupun komersial. Bahkan, pilihan untuk pengaplikasian eva foam lantai ini hampir tak terbatas. Eva foam matt ini memiliki beberapa kelemahan dan kelebihan, di antaranya adalah:

  1. Kelebihan Eva foam matt
  • Terdapat banyak kegunaan untuk Eva Foam Flooring, dari lantai anak aman bekerja daerah cukup tahan lama untuk menahan Mixed Martial Arts (MMA).
  • Eva foam memberikan bantalan yang lembut dan nyaman di bawah kaki sehingga membuatnya menjadi aman untuk semua orang. Mulai dari anak jatuh hingga dalam kejuaraan MMA yang tengah booming.
  • Perpaduan kelembutan yang diberikan oleh Eva foam floor merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi kaki mereka untuk waktu yang lama, sebab eva foam memiliki kualitas yang bagus.
  • Foam floor akan mudah untuk dipasang dan sangat mudah untuk dilepas jika Anda perlu mengganti ubin lantai atau memindahkannya ke tempat lain.
  • Eva foam floor sangat fleksibel dan memiliki kemampuan meredam goncangan sehingga bagus untuk latihan di rumah dan hingga fighter yang terlibat dalam seni beladiri campuran (MMA) dan kegiatan agresif lainnya.
  • Lantai busa ini tahan terhadap air sehingga sangat pas untuk daerah yang mungkin mengalami kelebihan kelembaban atau tumpahan cairan.
  • Ethylene Vinyl Acetate yang digunakan dalam lantai busa ini berfungsi pula sebagai peredam suara, memberikan insulasi panas yang baik untuk lantai Anda, dan lebih tahan dari beberapa lantai lain seperti karpet api.
  • Floor foam tahan terhadap sebagian noda dan minyak, Anda hanya memerlukan sedikit perawatan seperti menyapu remahan atau puing kecil, menyeka tumpahan, dan basahi dengan sabun lembut dan air.
  • Eva foam floor hanya memerlukan biaya yang sedikit, ringan dan mudah digunakan, serta sangat serba guna dengan banyak aplikasi yang mungkin.

2. Kelemahan Eva foam matt

  • Biasanya eva matt tak tahan terhadap benda tajam seperti sepatu hak tinggi dan pisau yang mungkin menekan ke lantai busa Eva menciptakan tanda yang tidak bisa hilang.
  • Benda berat seperti peralatan olahraga, meja, sofa, dan perabotan lainnya dapat menyebabkan lekukan yang dalam dan tidak dapat kembali ke bentuknya semula.
  • Mengingat kualitas Eva lantai busa tidak akan berubah warna, namun tidak bagi lantai pada bagian bawahnys. Biasanya lantai yang tertutupi matras dalam jangka waktu yang lama dapat berubah warna menjadi kekuningan dan lantai menjadi kusam atau berdebu.
  • Warna Eva foam dapat memudar di bawah sinar matahari langsung secara terus menerus.

Fungsi Matras Gulat

  1. Melindungi tubuh dari benturan keras

Hampir seluruh cabang beladiri memiliki teknik menjatuhkan lawan, seperti judo, gulat, MMA dan sebagainya. Terlebih gulat yang memiliki fokus pada pertahanan diri dan teknik membanting lawan.

Untuk meminimalkan adanya benturan tubuh langsung dengan lantai, sangat disarankan penggunaan matras dalam seni beladiri ini. Matras yang dimaksud adalah yang lentur dan mampu menunjang keamanan, kenyamanan dan keselamatan atlet.

  1. Meminimalkan resiko cedera bagi para fighter

Ketika Anda mengalami benturan dengan lantai yang keras, tentu ini akan sangat membahayakan diri Anda. Tak jarang akan mengakibatkan cedera ringan hingga berat. Oleh sebab itu, keberadaan matras dalam segala cabang bela diri sangatlah berarti.

  1. Meminimalisasi terjadinya luka gores/lecet

Dalam praktek beladiri, khususnya gulat memang tak selalu dilakukan di atas lantai yang memiliki struktur halus. Terkadang ada pula beberapa atlet yang berlatih di pelataran luas seperti lapangan bola atau futsal yang mungkin memiliki struktur yang  tak rata. Terlebih adanya teknik membanting yang rawan terjadinya luka gores.

Oleh sebab itu, bila tidak ada matras yang melindungi Anda saat berlatih, bukan tidak mungkin beladiri yang dilakukan tak jarang meninggalkan luka gores atau lecet.

  1. Menghindari terjadinya cedera di kepala

Kebetadaan matras memang tak kalah penting untuk melindungi kepala dari resiko cedera. Sama halnya dengan resiko cedera lainnya, pada bagian yang satu ini memang harus sangat ekstra hati-hati.

Kepala merupakan bagian tubuh yang sangat rawan dan paling vital. Maka jangan sampai dalam prakteknya, Anda melewatkan penggunaan matras. Sebab jika Anda tak menggunakan matras, maka resiko gagar otak dapat mengintai Anda.

Klik to Call
× Chat With Me