Uncategorized

Produsen Glori ShuttleCock Bulutangkis Orange Grosir

Produsen Glori ShuttleCock Bulutangkis Orange Grosir

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Cara Bermain Badminton

Badminton merupakan permainan raket yang paling cepat di dunia. Olahraga ini bisa dimainkan dengan dua orang atau empat orang, dan tujuan permainannya sederhana: cetak poin atau skor sebanyak mungkin dan lebih banyak dari lawan dengan memukul shuttlecock melewati net. Meskipun mirip dengan tenis, aturan permainan badminton jelas berbeda dan perlu dipahami sebelum Anda bisa mulai bermain. Jika Anda ingin bermain badminton layaknya seorang ahli atau hanya sekedar membuat orang lain terkesan, bacalah panduan di bawah ini.

Bagian1Mempelajari Aturan Permainan

  1. 1Pahami tujuan permainannya. Seperti tenis, badminton adalah olahraga raket yang dimainkan oleh dua atau empat pemain (dua lawan dua). Tujuan permainannya adalah Anda atau tim Anda harus memasukkan sebanyak 21 poin lebih dulu dari tim lawan. Anda mendapat poin tiap kali Anda berhasil mendaratkan shuttlecock ke area lawan atau ketika lawan melakukan pelanggaran yang berarti lawan gagal memukul kembali shuttlecock ke wilayah permainan Anda. [1]
    • Untuk memenangkan permainan, Anda harus lebih dulu mendapat 21 poin dan dengan selisi dua poin dari lawan. Ini berarti jika dalam permainan poin kedua pihak adalah 20-20, berarti Anda harus menang dengan poin 22-20, dan seterusnya.
    • Jika Anda atau lawan Anda tidak bisa menang dengan selisih dua poin sampai poin kedua pemain mencapai 29-29, maka pemain yang berhasil mencapai poin 30 terlebih dahulu dianggap sebagai pemenang.
    • Umumnya, tim atau pemain yang berhasil memenangkan dua permainan dianggap sebagai pemenang pertandingan.
  2. 2Kenali lapangan badminton. Lapangan badminton memiliki panjang 13,4 meter dan lebar 6,1 meter. Jika Anda bermain nomor tunggal, area permainan yang valid memiliki panjang 13,4 meter, tapi dengan lebar hanya 5,18 meter. Net badminton dipasang membelah panjang lapangan dan memiliki tinggi 1,5 meter dari permukaan tanah. Ketika bermain di nomor ganda, area selebar 46 cm di bagian samping lapangan dianggap sebagai area yang valid untuk serve dan memukul balik. Berikut beberapa hal lain yang perlu Anda ketahui.[2][3]
    • Tiap sisi lapangan punya area service kanan dan kiri. Pemain yang membawa serve harus melakukan serve ke arah area serve lawan yang bersilangan dari posisinya. Dengan kata lain, jika pemain membawa serve dari area kanan, maka dia harus memukul serve ke area kiri lawan.
    • Untuk nomor tunggal, ketika melakukan serve, pemain bisa memukul serve sampai ke area paling belakang. Untuk nomor ganda, pemain tidak bisa memukul serve ke area belakang, tapi boleh memukul ke area samping. Ini berarti target serve untuk tunggal lebih panjang, sedangkan untuk ganda lebih lebar.
    • Setelah melakukan serve, semua area permainan valid tergantung nomor tunggal atau ganda.
  3. 3Pahami dasar permainan. Berikut beberapa hal di luar informasi lapangan dan aturan poin yang perlu Anda ketahui sebelum Anda mulai bermain:[4]
    • Lempar koin atau lakukan kontes kecil untuk menentukan siapa yang melakukan service pertama dan memilih sisi lapangan.
    • Service pertama di badminton selalu dimulai dari sebelah kanan.
    • Jika serve yang dilakukan melanggar aturan, maka lawan mendapat poin dan berhak melakukan service. Hak melakukan serve selalu berpindah ke pemain atau tim yang berhasil mencetak poin.
    • Untuk memudahkan Anda mengetahui di sebelah mana Anda harus membawa service, ingat aturan sederhana ini: jika poin pemain yang membawa service ganjil, maka dia harus melakukan service di sebelah kiri area service. Jika genap, di sebelah kanan.
    • Untuk nomor ganda, jika misalnya Anda yang membawa service pertama, lalu kehilangan poin (dan hak service), tapi kemudian berhasil mencetak poin dan merebut kembali hak service, maka pemain yang melakukan service adalah rekan tim Anda. Jika setelah itu tim Anda kembali mencetak poin, pemain yang membawa service tetap rekan tim Anda. Anda baru akan melakukan service jika kehilangan hak service lalu merebutnya kembali.
    • Setelah akhir pertandingan, masing-masing tim atau pemain bertukar sisi lapangan, dan tim atau pemain yang memenangkan permainan sebelumnya berhak melakukan service pertama di permainan berikutnya.
  4. 4Tahu kapan pemain melakukan pelanggaran. Ada beberapa kondisi yang dinyatakan sebagai pelanggaran, yaitu:[5]
    • Jika tim yang melakukan service gagal memukul shuttlecock melewati net.
    • Jika shuttlecock tidak menyeberangi bagian atas net.
    • Jika shuttlecock mengenai anggota badan.
    • Jika shuttlecock keluar dari area permainan yang valid.
    • Jika pemain yang yang melakukan service memukul shuttlecock dan mendarat di area yang tidak valid.
      • Di tingkat profesional, memukul shuttlecock lebih tinggi dari area pinggang atau ketika kepala raket pemain yang melakukan service lebih tinggi dari tangannya juga dianggap sebagai pelanggaran. Tapi bagi pemain amatir, aturan ini mungkin tidak begitu diberlakukan.
  5. 5Pelajari cara dasar memukul shuttlecock. Raket badminton yang standar biasanya memiliki panjang sekitar 66 cm dan memiliki berat antara 4,5 sampai 5,5 ons. Kebanyakan raket biasanya terbuat dari besi dan nilon, dan Anda perlu tenaga untuk menghasilkan pukulan yang efektif menggunakan raket yang ringan ini. Seperti tenis, pukulan dasar di badminton adalah forehand dan backhand, dan Anda memerlukan otot pergelangan tangan yang cukup kuat untuk bisa memukul dengan baik. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui:[6]
    • Faktor kunci ketika memukul adalah posisi kaki. Perhatikan ke mana shuttlecock mengarah, lalu melangkahlah seefisien mungkin sehingga Anda berada dalam posisi yang bisa membuat raket Anda bisa menjangkau dan memukul shuttlecock dengan mudah tanpa harus berlari dan berdiri tepat ke arah shuttlecock tersebut.
    • Untuk bisa membuat pukulan yang efektif dan kuat, Anda harus sering berlatih mengayunkan raket dan memukul shuttlecock. Pukul bagian buntut shuttlecock-nya, bukan bagian bulunya.
    • Latih pukulan lambung Anda. Pukulan ini akan membawa shuttlecock jauh ke area belakang lapangan lawan, sehingga Anda punya waktu untuk memperbaiki posisi dan menyiapkan serangan atau pukulan berikutnya.
    • Latih drop shot Anda. Pukulan ini akan membuat shuttlecock jatuh ke area depan net, sehingga sulit dijangkau oleh lawan.
    • Latih smash Anda. Pukulan ini biasanya keras dan dilakukan ketika shuttlecock berada di ketinggian yang lebih tinggi dari net. Untuk melakukan smash, Anda harus mengancang-ancang raket Anda di belakang kepala, lalu memukul shuttlecock-nya dengan keras.
    • Latih drive shot Anda. Pukulan ini bisa dilakukan baik dengan forehand maupun backhand. Pukulan ini membuat shuttlecock bergerak paralel dengan tanah melewati net, sehingga membuat lawan kesulitan mengantisipasi dan menangkisnya.

Bagian2Menguasai Gerakannya

  1. 1Kuasai cara memegang raket. Cara Anda memegang raket akan mempengaruhi pukulan Anda. Ada dua cara dasar memegang raket, satu untuk forehand, dan satu lagi untuk backhand. Berikut adalah hal yang perlu Anda ketahui:[7]
    • Cara memegang forehand. Pegang raketnya dengan tangan non-dominan Anda dalam posisi miring, dan arahkan pegangannya ke arah badan Anda. Kemudian pegang genggaman raketnya seolah Anda bersalaman dengan raket. Agar lebih fleksibel, jangan menggenggamnya terlalu erat. Dalam posisi ini, jempol dan telunjuk Anda harusnya membentuk huruf V. Sesuaikan posisi tangan Anda di pegangan sesuai dengan bagaimana Anda ingin memukul shuttlecock Anda.
    • Cara memegang backhand. Lakukan genggaman forehand, lalu letakkan jempol Anda pada pegangan raket agar Anda bisa memberi tenaga ke ayunan Anda. Sekali lagi, jangan menggenggamnya terlalu erat.
  2. 2Kuasai service panjang dan pendek Dalam badminton, ada beberapa cara dalam melakukan service, yaitu service panjang dan pendek. Berikut beberapa cara service yang perlu Anda ketahui:[8]
    • Service panjang. Service seperti ini bagus untuk membuat lawan Anda bergerak ke belakang ketika bermain di nomor single, tapi sedikit lebih rumit ketika digunakan untuk nomor ganda. Untuk melakukan service ini, Anda harus melakukan gerakan seperti forehand dari bawah. Berdiri sekitar 0,6 sampai 0,9 meter dari depan garis depan area service. Posisikan kaki kiri Anda di depan, dan kaki kanan di belakang. Angkat raket Anda ke belakang setinggi bahu, pegang shuttlecock pada bagian bulunya dan jatuhkan di depan Anda sesaat sebelum shuttlecock tersebut mengenai raket. Pukul shuttlecock pada permukaan raket dan ayunkan.
    • Service pendek. Service ini sering digunakan di nomor ganda. Anda bisa menggunakan service ini dengan forehand atau backhand.
      • Untuk service forehand, berdiri dengan jarak 0,6 sampai 0,9 meter dari garis depan area service, posisikan raket Anda sejajar dengan pinggang, pegang shuttlecock pada bagian bulunya mendekati permukaan raket dan pada ketinggian hampir sejajar dengan pinggang. Kemudian pukul shuttlecock-nya hingga melambung tipis seolah mengikis net.
      • Untuk service backhand, posisikan kaki kanan Anda di depan dan kaki kiri di belakang, dan kaki Anda mengarah ke lawan. Pegang shuttlecock pada bagian ujung bulunya di depan pinggang, lalu ayunkan raket Anda secara ringan dengan bagian belakang permukaan raket.
  3. 3Kuasai service flick dan drive. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui:[9]
    • Service flick. Gunakan gerakan ini untuk melakukan service cepat, tapi jangan menggunakannya terlalu sering. Gunakan gerakan forehand atau backhand seolah Anda akan melakukan service pendek seperti biasa, tapi kemudian gunakan pergelangan tangan Anda untuk mengayunkan raket sedikit ke atas sehingga service Anda sedikit lebih tinggi.
    • Service drive. Service agresif ini bagus digunakan untuk nomor ganda maupun tunggal. Service seperti ini akan membuat shuttlecock melambung secara mendatar dengan cepat. Gunakan gerakan service panjang, tapi ketimbang mengayunkan raket ke atas, ayunkan raket Anda sedikit ke depan sehingga shuttlecock bisa melambung lebih cepat dan rendah.
  4. 4Kuasai gerakan forehand. Ketika Anda melihat shuttlecock akan datang dengan ketinggian yang cukup rendah dan di depan Anda, Anda perlu memukulnya dengan gerakan forehand. Berikut caranya:
    • Posisikan raket sedikit ke belakang dan miring ke bawah.
    • Pastikan lutut Anda siap untuk bergerak.
    • Melangkah ke arah shuttlecock dengan kaki kanan.
    • Pastikan lengan Anda hampir lurus ketika mengayunkan raket, dan ayunkan pergelangan tangan Anda sesaat ketika raket Anda hampir mengenai shuttlecock.
    • Ayunkan raket ke atas untuk mendapatkan momentum pada pukulan Anda.
  5. 5Kuasai gerakan backhand. Untuk memukul backhand, Anda harus menggunakannya ketika shuttlecock-nya mengarah ke sisi backhand Anda. Berikut caranya:
    • Langkahkan kaki kanan Anda ke arah Anda akan menjangkau raket Anda.
    • Tekukkan siku dan tangan Anda menyilang ke badan Anda dan bersiap mengayunkan raket. Fokuskan berat badan Anda pada kaki kiri, dan biarkan kaki kanan Anda lepas.
    • Pindahkan fokus berat Anda pada kaki kanan Anda, luruskan siku Anda dan ayunkan raket Anda untuk memukul shuttlecock-nya.
  6. 6Kuasai pukulan mengiris. Pukulan seperti ini bisa menurunkan kecepatan shuttlecock atau mengubah arahnya. Teknik ini sedikit sulit dan membuat lawan Anda sulit menebak ke mana arah shuttlecock dari pukulan Anda. Berikut caranya:[10]
    • Mengiris pukulan net. Bergeraklah ke depan, kemudian gerakkan raket Anda seolah mengiris shuttlecock dan membuatnya berputar menyeberang net.
    • Drop shot dengan mengiris. Cukup lakukan gerakan mengiris ketika memukul shuttlecock. Ini akan membuat shuttlecock-nya menjadi lebih pelan dan jatuh dengan cepat ke depan net lawan.
  7. 7Kuasai cara smash. Pukulan ini memungkinkan Anda membuat shuttlecock meluncur dengan sangat cepat. Untuk melakukan ini, arahkan tangan kiri Anda ke dekat shuttlecock yang berada di udara, lalu ayunkan raket Anda ketika shuttlecock berada di atas kepala Anda.
    • Agar smash Anda efektif, Anda harus bisa mengarahkannya ke posisi yang sulit ditangkis lawan Anda.

Bagian3Menguasai Strateginya

  1. 1Pastikan Anda selalu berada dan/atau kembali ke posisi siap tiap kali selesai memukul. Ini berarti Anda harus selalu kembalie ke posisi yang siap menjangkau dan menangkis serangan lawan. Jika lawan Anda memaksa Anda bergerak menjauh dari posisi siap, maka akan tercipta area kosong yang sulit dijangkau dari posisi Anda saat itu dan pasti mencadi incara lawan. Jadi, selalu kembali ke posisi Anda sesegera mungkin dan secepat mungkin.[11]
    • Pada posisi siap ini, kaki Anda harus sejajar dengan bahu Anda dan jempol kaki Anda harus mengarah ke net.
    • Pastikan lutut Anda selalu tertekuk dan raket Anda mengarah ke depan sedikit menyilang.
    • Jangan berdiri layaknya berdiri seperti biasa, karena itu akan membuat tubuh Anda kaku dan tidak siap untuk bergerak dengan baik dan cepat.
  2. 2Selalu siap untuk bergerak kapanpun dan ke manapun. Bersiaplah untuk bergerak ke area net, ke belakang, atau ke samping untuk menjangkau shuttlecock yang akan datang ke arah manapun. Selalu siap menanggapi pukulan kejutan dari lawan Anda.
  3. 3Incar pukulan smash sesering mungkin. Smash adalah pukulan yang sangat kuat dan sulit ditangkis, sehingga merupakan pukulan yang paling efektif untuk mencetak poin. Selalu cari kesempatan untuk memukul smash ketika shuttlecock yang datang ke arah Anda cukup tinggi.
  4. 4Selalu paksa lawan Anda bergerak. Jangan memukul shuttlecock ke arah lawan Anda, karena itu akan membuatnya menangkisnya dengan sangat mudah. Anda harus selalu bisa membuat lawan Anda bergerak untuk menangkis pukulan Anda agar lawan Anda capek atau membuka celah yang kemudian bisa Anda incar.
  5. 5Tahu ke mana harus mengarahkan shuttlecock. Jangan sekedar memukul shuttlecock dan berharap lawan Anda melakukan kesalahan. Tentukan ke mana Anda akan memukul shuttlecock, bagaimana cara memukulnya, dan mengapa Anda ingin memukul ke arah itu. Jika Anda sekedar memukul, Anda akan sulit untuk menang.
  6. 6Variasikan pukulan Anda. Meskipun mengincar kesempatan smash atau memukul forehand secara menyilang selalu bagus, jika Anda melakukan hal yang sama terus menerus, lawan akan bisa menebak permainan Anda. Lagipula, kesempatan seperti itu tidak akan selalu datang. Selalu kejutkan lawan Anda dengan pukulan yang tidak dia sangka sehingga dia harus selalu waspada ketika menghadapi Anda.
    • Ini termasuk memiliki variasi dalam melakukan service, pukulan seperti apa yang Anda suka, dan ke arah mana Anda cenderung memukul.
  7. 7Eksploitasi kelemahan lawan Anda. Jika Anda ingin menang, Anda harus bisa menguasai permainan dan membuatnya merasa tidak nyaman. Jika backhand lawan ternyata lemah, selalu pukul shuttlecock ke arah backhand. Jika gerakan kakinya lambat, paksa dia terus bergerak ke seluruh area lapangan. Jika pukulan smash darinya sangat kuat dan sulit ditangkis, usahakan untuk tidak memberi pukulan yang tinggi. Sesuaikan strategi Anda dengan kelebihan dan kekurangan lawan Anda agar peluang menang Anda meningkat.
    • Mengamati lawan dengan seksama adalah hal yang penting. Baik itu di awal atau di tengah pertandingan, selalu perhatikan kelebihan dan kekurangan lawan Anda sesegera mungkin.

Tips

  • Kuasai semua jenis pukulan agar Anda bisa bermain dengan baik.
  • Selalu siapkan lebih dari satu shuttlecock, terutama jika Anda akan bermain dalam waktu yang lama atau permainan Anda cukup intens. Bulu pada shuttlecock bisa rusak dengan cepat dan membuat gerakan shuttlecock di udara menjadi tidak seperti yang semestinya.

Hal yang Anda Butuhkan

  • Raket
  • Shuttlecock
  • Lapangan
  • Net
Uncategorized

Distributor Shiamiq Lembing Alumunium Practice 180

Distributor Shiamiq Lembing Alumunium Practice 180

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Teknik Melempar Lembing – Atletik disebut sebagai induk olahraga karena terdiri dari banyak cabang olahraga, antara lain lari, lempar, tolak, lompat, dan loncat. Apakah Anda pernah melakukan salah satu cabang olahraga atletik tersebut? Pastinya pernah karena saat dibangku sekolahpun kita diajarkan mengenai beberapa cabang atletik contohnya berlari.

Olahraga lari, lempar, tolak, lompat ataupun loncat sering dilombakan secara professional dalam berbagai ajang kejuaraan. Semua cabang olahraga tersebut memiliki teknik yang sangat beragam. Pada materi pelajaran mengenai cabang atletik, kali ini akan membahas mengenai lempar lembing.

Lempar lembing adalah salah satu nomor olahraga yang terdapat dalam cabang atletik yang menggunakan alat bulat panjang menyerupai tombak yang cara kerjanya dilempar sejauh-jauhnya. Prestasi dalam lempar lembing diukur dengan hasil lemparan lembing sejauh mungkin. Dalam lempar lembing ada beberapa teknik yang perlu dikuasai, salah satu yang utama adalah melempar lembing. Bagaimana cara awalan yang baik, posisi badan, dan langkah-langkah sebelum melempar. Berikut cara lengkap bagaimana melempar lembing.

Cara Melempar Lembing Dalam Olahraga Lempar Lembing

Melempar lembing terbagi menjadi beberapa tahap yang harus dilakukan sebelum akhirnya lembing dapat dilemparkan dengan sempurna, diantaranya tahap awalan, lemparan, dan akhirran. Berikut penjelasan dari masing-masing tahapan.

a. Awalan

Awalan adalah gerakan permulaan dalam melempar lembing. Awalan dilakukan dengan cara langkah dan lari menuju ke batas tolakan. Awalan merupakan bagian pertama guna membangun kecepatan gerak yang diperlukan dalam lemparan, awalan juga menentukan lemparan akan jauh atau juga tidak.

Baca: Cara Memegang Lembing (Finlandia, Amerika, Tang)

Awalan berlari sambil membawa lembing di atas kepala dengan lengan ditekuk, sikut menghadap ke depan, dan telapak tangan menghadap ke atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah. Bagian terakhir awalan terdiri dari langkah silang (cross step). Pada bagian akhir dapat dilakukan langkah dengan beberapa cara berikut.

  1. Dengan jingkat (hop step)
  2. Dengan langkah silang di depan (rear cross step)
  3. Dengan langkah silang di belakang (rear cross step)

b. Melempar

Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan pelemparan lembing adalah sebagai berikut.

1. Posisi Badan
Posisi badan baik tanpa awalan maupun dengan awalan adalah posisi badan berdiri tegak, kaki kiri lurus ke depan lemas, kaki kanan di belakang dengan lutut ditekuk serong ke belakang sehingga berat badan berada pada kaki kanan dan badan serong ke belakang, tangan kanan memegang lembing lurus ke balakang, ujung lembing berada di samping dan ekor lembing berada di belakang dekat tanah.

2. Irama Lima Langkah
Maksud dari lari awalan di sini adalah sepanjang 5-8 langkah sesuai dengan kamampuan dari lari (sprint), seperti suatu lari percepatan dan harus dalam satu garis lurus. Lembing masih dibawa dalam posisi setinggi kepala dengan mata lembing tetap menunjuk sedikit ke atas dan punggung tangan menghadap ke arah luar. Selama lari lengan yang membawa lembing bergerak hanya sedikit, sedangkan lengan yang lain bergerak sesuai dengan irama lari. Lima langkah mengikuti lari awalan yang siklis tanpa suatu gangguan/interupsi. Urutan langkah itu adalah kanan-kiri-kanan-kiri-lempar.

  • Langkah 1 sampai langkah 3 diawali dengan memegang lembing secara mendatar atau horizontal dan tangan ditekuk di atas bahu. Pada waktu mendarat pada kaki kanan gerakan lengan pelempar ke belakang setinggi bahu, telapak tangan pelempar menghadap ke atas dan pertahankan kecepatan lari ancang-ancang. Lembing dipegang dekat dengan kepala. Langkah 3 berfungsi sebagai persiapan untuk melakukan langkah berikutnya yaitu langkah 4 dorong.
  • Langkah 4 pada fase ini adalah fase langkah dorong dengan langkah yang lebih panjang dan datar terjadi sesudah mendorongnya dengan kaki kiri. Kaki kanan mendahului kaki kiri dan sebelum mendarat kaki kiri ada di depan kaki kanan lagi.
  • Langkah 5 kaki kiri mendarat pada tumit dan tetap dipertahankan lurus, kemudian lengan yang melempar tetap diluruskan setinggi bahu. Badan melengkung dengan penuh kekuatan dan kaki kiri diluruskan sepenuhnya dan Melempar pada saat kaki depan diluruskan. Putar pinggang dengan cepat ke depan, usahakan lengan kiri berada di dekat badan. Tarik siku kanan ke depan dan atas di sisi kepala.

3. Pelepasan Lembing
Gerakan pelepasan lembing adalah gerakan penting untuk suatu lemparan yang baik bahwa bahu, lengan atas, dam tangan bergerak berurutan. Mula-mula bahu melempar secara aktif dibawa ke depan dan lengan pelempar diputar, sedangkan siku mendorong ke atas.

Pelepasan lembing itu terjadi di atas kaki kiri. Lembing lepas dari tangan pada sudut lemparan kira-kira 45° dengan suatu gerakan seperti ketapel dari lengan bawah tangan kanan dan kaki kanan meluncur di tanah. Pada waktu lembing lepas terjadi pada suatu garis lurus dapat digambarkan dari pinggang ke tangan pelempar yang hanya sedikit ke luar garis vertikal, sedangkan kepada dan tubuh/torso condong ke kiri pada saat tahap pelepasan lembing. Lengan kiri ditekuk dan mengemblok selama pelepasan lembing.

c. Pemulihan

Pemulihan terjadi sebelum garis batas dengan suatu pembalikan arah lemparan ke kaki kanan. Lutut ditekuk secara signifikan dan pusat massa badan diturunkan dengan membengkokkan badan bagian atas ke depan.

Klik to Call
× Chat With Me