Uncategorized

Jual Medicine Ball Pasir 3kg Murah

Jual Medicine Ball Pasir 3kg Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

BERLATIH DENGAN GEMBIRA MENGGUNAKAN ALAT KUNO

Beraktifitas menggunakan bola sebagai medianya merupakan kegiatan yang sangat disukai oleh banyak orang, usia anak-anak hingga dewasa. Bisa menggunakan bola busa, karet, kulit, bola kecil, maupun bola besar. Tanpa disadari beraktifitas fisik menggunakan bola adalah gerakan fisik yang tidak hanya mengembangkan keterampilan melempar dan menangkap saja, tetapi juga dapat meningkatkan kecerdasan gerak kinestika lainya. Kecerdasan ini meliputi kemampuan fisik yang khusus, seperti koordinasi, keseimbngan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan maupun kemampuan menerima rangsangan panca indera.

Yang ingin dikemukan dalam artikel ini adalah sebuah bola yang muncul dari hasil kreatifitas jaman baheula, yaitu Medicine Ball. Menurut satu situs Fit Day yang mengelola tentang Diet & Fitness menulis Med Ball berasal dari zaman Persia kuno (Iran). Med Ball saat itu dibuat dari Kantung kemih binatang kemudian diisi pasir, pertama kali digunakan lebih dari 3.000 tahun yang lalu oleh pegulat Persia. Med Ball juga digunakan oleh tentara Persia sebagai bagian dari bentuk latihan kekuatan yang dilakukan oleh Resimen tempurnya. Ada satu tulisan yang dimuat di A-Z Central, Sekitar 460 SM, kulit berisi pasir yang penuh digunakan medicinally oleh pasien dari Hippocrates. Dia percaya bahwa untuk memperbaiki otot yang cedera/rehabilitasi cedera melakukan gerakan tertentu dengan menggunakan alat berbentuk bola, makanya disebut Medicine Ball.

KENAPA MED BALL?

Seiring dengan berkembangnya rekayasa teknologi dan produk, maka terjadi lonjakan peningkatan dalam penggunaan Med Ball secara modern, bahkan sekarang dibuat dengan berbagai macam bentuk serta bahan sesuai peruntukannya. Namun ada alasan lain mengapa Med Ball menjadi pilihan untuk digunakan dalam berbagai latihan kondisi fisik, antara lain:

PROTABILITAS (sangat simple dan mudah dibawa) – Ketika cuaca cerah, kita bisa bawa keluar ruang/lapangan, dengan membawa matras, stopwatch, dan Med Ball sudah bisa dilakukan sesi latihan seluruh bagian tubuh tanpa harus membawa dumbbells atau kettlebells ukuran yang berbeda. Cukup dengan Med Ball 4 – 5 kg kita akan dapat memberikan latihan dengan volume serta intensitas yang dikehendaki.

FLEKSIBILITAS – Salah satu hal yang lain dari alat latihan seperti Med Ball adalah bias digunakan pass, shoot, dan slam. Tidak seperti dumbbell dan kettlebell yang tidak bisa dilempar apalagi ditangkap. Med Ball merupakan sebuah alat latihan yang sangat besar manfaatnya, bisa dilakukan secara individu maupun berdua.

FUN – Sebagaimana dicatat, atlet terkadang jenuh dengan rutinitas program. Saat tertentu ingin suatu latihan yang fun tetapi tetap tidak keluar dari tujuan program. Bola identik dengan bermain dan permainan, ini sebuah konotasi yang baik untuk tercapainya sasaran sebuah program latihan. Ada perbedaan yang sedikit namun cukup signifikan bila Atlet memegang bola yang berat dan ringan. Berbeda bila Atlet memegang dumbbell yang berbeda sedikit beratnya, akan terlihat seperti malas untuk memegangnya..

EKONOMIS – Med Ball memang bukan alat yang segalanya, tapi dibandingkan dengan kettlebell dan dumbbell, ini adalah alternatif yang hemat biaya. Satu set dumbbells yang baru harus merogoh kocek yang tidak sedikit demikian pula dengan perlengkapan gym. Sebuah Med Ball 4-5 kg? sekitar 400 ribu.

MEMILIH MED BALL

Penggunaan Med Ball kembali semarak bersamaan dengan munculnya latihan plyometrik berupa diperlukannya latihan tubuh bagian atas, kemudian terus berkembang penggunaanya untuk Core Training, atau melatih stimulus adaptasi fisiologi berupa latihan kekuatan, daya tahan otot, dan flekibilitas. Karena setiap bentuk latihan memiliki sarsaran yang berlainan, maka diperlukan pula memilih Med Ball yang tepat untuk latihan yang dilakukan.

Med Ball dapat ditemukan dalam berbagai ukuran dan bobot, biasanya mulai dari diameter kecil (sebesar bola bisbol) sampai sebesar bola basket, atau dengan berat ½ kg sd 14 kg. Bentuknya juga bervariatif dengan dibuat dari bahan yang berbeda. Umumnya bulat, namun sekarang ada juga Med Ball menggunakan grip (pegangan), biasanya terbuat dari kulit, nilon, atau material karet. Ukuran tidak selalu menentukan berat Med Ball, Karena tidak semua dibuat sama. Beberapa lebih padat dari yang lainnya, jadi pertimbangkan baik ukuran dan berat bola ketika memilihnya.

Memilih berat bola dan ukuran tertentu harus disesuaikan dengan tujuan latihan dan disesuaikan dengan individu Atlet. Secara umum, bola kecil dan ringan biasa digunakan untuk latihan kecepatan, agility dan quickness. Sementara Med Ball yang berat akan dimanfaatkan untuk latihan kekuatan atau kekuatan yang cepat (power). Ketika memilih Med Ball dapat pula dengan mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Latihan Apa Yang Akan Dilakukan Dengan Med Ball?
Ini akan menentukan berat badan, bentuk, ukuran dan konstruksi bola yang Atlet butuhkan.
Menentukan bola yang akan digunakan untuk melempar, menangkap, atau restistensi. Ini
akan membantu menentukan apakah diperlukan Med Ball yang standar atau bola khusus, dengan cukup dipegang tangan langsung atau harus pakai tali.

2. Seberapa Berat Med Ball Yang Diperlukan?
Orang cenderung selalu memilih yang lebih. Aturan umum ketika memilih Med Ball adalah bahwa “bola harus cukup berat agar saat digunakan dapat memperlambat gerak, tapi tidak begitu berat karena ditunutut pula latihan kontrol, akurasi, atau berbagai gerakan yang halus”. “Perlu diingat bahwa kelelahan di akhir latihan akan mengurangi kemampuan motorik; Oleh karena itu, jika Anda kehilangan kontrol itu Karena Med Ball yang terlalu berat”.
Untuk latihan meningkatkan daya tahan dan daya tahan otot lokal seperti sit-ups, pilih berat yang memungkinkan untuk melakukan jumlah yang diinginkan pengulangannya dengan tetap meperhatikan teknik dan control. (Lihat Video)
Guna latihan kekuatan, disarankan menggunakan berat bola sekitar 30-50% RM (Repetisi Makasimal) dari latihan weight training yang biasa dilakukan.

3. Kapan Berat Med Ball Harus Dirubah?
Mengikuti prinsip overload progresif, menjadikan Atlet lebih kuat dan lebih efisien dalam gerakannya, Bila terlihat Atlet sangat mudah melakukannya, maka mengisyaratkan berat bola harus ditambah, atau sebaliknya.

4. Apakah Yang Harus Digunakan Med Ball Dari Bahan Kulit Atau Karet?
Sekali lagi, ini tergantung pada latihan yang akan dilakukan. Jika latihan membutuhkan bola yang memantul , Med Ball berbahan karet harus dipilih. Sebagai panduan saat memilih bola karet, itu harus terpental sekitar dua sampai tiga kali saat terjatuh. Jika bola akan digunakan untuk melempar dan menangkap, bola berbahan kulit atau nilon dirasa lebih baik.

ILUSTRASI PROGRAM MED BALL

Sebelum latihan menggunakan Med Ball dilakukan, pastikan ada ruang yang cukup untuk bentuk latihan yang dipilih. Karena banyak latihan Med Ball melibatkan gerakan melempar dan menangkap; Ketika memanfaatkan fasilitas ruangan seperti gymnasium, pastikan plafon/langit-langit cukup tinggi untuk lemparan ke atas/overhead. Melempar/memantulkan Med Ball ke dinding harus dilakukan terhadap dinding beton atau dinding sudah diperkuat. Jika cuaca memungkinkan, latihan di luar ruangan, di lapangan atau daerah berumput juga direkomendasikan. Latihan harus mengikuti prinsip spesifisitas dengan gerakan dan latihan meniru yang digunakan dalam olahraga.

Ada beberapa negara yang prestasi olahraganya sangat maju, latihan menggunakan Med Ball dilakukan pada tahap Transisi (paska kompetisi), ini sangat beralasan karena latihan Med Ball adalah latihan yang fun, mudah dilakukan dan tetap memberikan manfaat dalam memelihara komponen kondisi fisik. Juga digunakan untuk berbagai latihan, serpeti Core Training menggunakan Med Ball juga dapat digunakan untuk membantu mengembangkan kekuatan, power, dan melakukan gerakan di semua bagian Tubuh (Plane Motion).

Medicine Ball Circuit Training Program
1. MB Throw Sit Ups: 12 Reps, Rest 60 – 90 Detik
2. MB Throw Plyo Knee Push Ups: 12 Reps, Rest 60 – 90 Detik
3. Rocky W/MB: 12 reps, Rest 60 – 90 Detik
4. MB Throw Back Extention: 12 Reps, Rest 60 – 90 Detik
5. Pistol One Leg w/MB: 12 Reps, Rest 120 – 150 Detik
6. Kembali diulang 2 Kali mulai no. 1 s/d 5.

TINDAKAN PENGAMANAN

Meskipun latihan Med ball adalah bentuk latihan yang aman, layaknya sebuah latihan cedera dapat terjadi jika dilakukan secara tidak benar. Ini penting untuk selalu melakukan gerakan yang dikontrol dengsn teknik yang baik. Selain itu, penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan latihan untuk mengurangi risiko cedera dan mendapatkan hasil optimal dari latihan tersebut.

Uncategorized

Produsen Nike Bola Sepak Strike Murah

Produsen Nike Bola Sepak  Strike Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

5 Manfaat Kesehatan Bermain Sepakbola

Sepak bola adalah salah satu olahraga permainan yang paling banyak digemari dan selalu menjadi perhatian banyak orang. Momen Piala Eropa tahun ini seakan makin memanjakan para pecinta bola, karena bisa melihat langsung aksi tim favorit mereka dari layar kaca. Selain menarik untuk ditonton, banyak orang yang juga lebih memilih untuk terlibat langsung bermain dalam olahraga ini. Beberapa riset menunjukkan, bermain sepakbola dapat membangun rasa percaya diri untuk anak-anak dan meningkatkan kebugaran. Berikut adalah 5 manfaat kesehatan fisik yang dapat Anda peroleh dari bermain sepak bola, yang juga dapat meningkatkan kualitas hidup Anda : 1. Kebugaran kardiovaskular Berlari dan mengejar bola selama bermain selama 90 menit tidak hanya meningkatkan kebugaran kardiovaskular, tetapi juga meningkatkan karakteristik metabolisme otot dan kebugaran aerobik Anda. Riset para ilmuwan di University Kopenhagen mencoba melihat tingkat VO2max, atau pengambilan oksigen maksimal, dengan memberikan tes treadmill untuk pemain sepak bola dan memeriksa kadaluarsa udara untuk oksigen dan kandungan karbon dioksida. Dalam kajiannya, Jens Bangsbo dan rekan melibatkan relawan perempuan yang tidak pernah bermain bola yang kemudian direkrut untuk mencoba sepak bola dua kali seminggu selama satu jam. Hasil temuan menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan dalam pengambilan oksigen maksimal, peningkatan kecepatan lari, dan daya tahan. Temuannya dipublikasikan dalam “Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports”. 2. Membangun otot Bermain sepak bola secara signifikan dapat membantu membangun otot dan memperkuat otot-otot kaki, paha, perut, dan dada. Ketika Anda mencoba untuk membangun otot dengan cara bermain sepak bola, Anda akan merasakan manfaat lainnya seperti peningkatan daya tahan, yang berarti bahwa Anda tidak akan mudah lesu atau lelah. Membangun dan membentuk otot adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan juga dapat membantu meningkatkan kinerja atletik. Dengan otot yang lebih kuat, hal ini juga akan membantu mengurangi risiko cedera. 3. Kekuatan Rutin bermain sepak bola, akan membangun kekuatan pada kaki, khususnya bagian  paha depan dan paha belakang. Gerakan seperti menendang, melompat, berjalan mundur dan berlari mengelilingi lapangan akan memberikan manfaat pada kaki Anda dan tubuh bagian atas. Sebuah studi 2010 yang dipublikasikan dalam “Skandinavian Journal of Medicine and Science in Sports,” yang dipimpin oleh Peter Krustup mengindikasikan adanya peningkatan kekuatan otot pada wanita yang bermain sepak bola rekreasi selama 16 bulan. Para wanita juga menunjukkan keseimbangan yang lebih baik dan kepadatan tulang yang lebih baik. 4. Lincah dan Fleksibel Untuk dapat bermain sepakbola seseorang dituntut dapat bergerak cepat dalam arah tertentu, misalnya, bergerak secara lateral dan vertikal, dan berlari ke depan atau ke belakang. Gerakan cepat yang dibutuhkan dalam sepak bola akan membantu atlet menjadi lebih fleksibel. Kaki, dada, dan lengan semua akan menjadi lebih fleksibel karena pergeseran konstan yang dilakukan saat bermain, yang juga mendorong otot-otot menjadi lebih kuat. Peningkatan fleksibilitas juga akan membantu mengurangi risiko cedera, karena tubuh akan dilatih untuk bergerak terus-menerus dalam intensitas yang tinggi. 5. Kontrol berat badan Mereka yang gemar bermain sepak bola cenderung tidak memiliki badan yang gemuk, karena jenis olahraga ini dapat membantu mereka kehilangan sejumlah besar lemak di tubuh. Sepak bola adalah bentuk latihan aerobik, dan dapat membantu membakar banyak kalori dan lemak, yang berarti bahwa seorang kemungkinan dapat mempertahankan berat badannya. Ketika seorang atlet bermain sepak bola, berarti dia sedang jogging, berlari, dan berlari untuk jangka waktu yang panjang, yang merupakan cara untuk mendapatkan latihan aerobik. Ada banyak manfaat yang diperoleh bila seseorang mengendalikan berat badannya. Bobot  yang ideal dapat menurunkan risiko diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi. Jika seorang sedang mencari cara untuk menghilangkan beberapa pon bobot tubuhnya, bermain sepak bola mungkin dapat menjadi pilihan.

Klik to Call
× Chat With Me