Uncategorized

Jual Matras Lompat Tinggi 327 + Sarung Murah

Jual Matras Lompat Tinggi 327 + Sarung Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

FUNGSI MATRAS DALAM OLAHRAGA GULAT YANG PERLU ANDA KETAHUI

Cabang olahraga beladiri yang memiliki ciri khas berupa kuncian dan bantingan yang terbaik salah satunya ialah olahraga beladiri gulat. Karakter olahraga beladiri ini yaitu pertarungan (fight) jarak dekat, jadi Anda jangan bermain-bermain jika Anda berhadapat dengan seseorang yang memiliki keahlian gulat. Karena karakteristik itulah, adanya matras gulat sangatlah berarti.

Sebab Anda tentu akan sering melihat teknik menjatuhkan laymwan dengan bantingan dan kuncian yang bersinggungan langsung dengan lantai. Apabila lantai tak terlindungi matras, maka itu akan sangat membahayakan para fighter.

Spesifikasi Matras Gulat

Kali ini tidak akan dibahas mengenai sejarah ataupun teknik beladiri gulat, akan tetapi yang akan dibahas lebih detail ialah mengenai alat gulat yang menjadi peralatan yang wajib di siapkan dalam berlatih maupun bertanding olahraga beladiri gulat. Apa lagi jika bukan matras!

Matras gulat ini menjadi sarana utama dalam berlatih dan bertanding olahraga beladiri gulat, sebab tanpa adanya matras khusus untuk olahraga gulat, maka akan mengakibatkan resiko yang tinggi ketika Anda berlatih maupun saat bertanding olahraga beladiri gulat ini.

Adapun spesifikasi mengensmai matras ini telah dirangkum dalam tiga poin di bawah ini.

  1. Memiliki bahan yang sama dengan matras judo

Tahukah Anda bahwa matras untuk gulat memiliki bahan busa yang sama dengan matras beladiri judo? Matras beladiri jenis ini memiliki kombinasi bahan yaitu matras judo di hasilkan dari bahan busa rebounded di tambah atau dilapisi dengan bahan busa eva atau eva spon.

Bahan dari matras khusus gulat ini tentu harus memiliki kualitas yang baik. Tujuannya agar bisa menghindari dan meminimalkan resiko cedera yang diasilkan dari teknik bantingan olahraga beladiri gulat itu sendiri.

  1. Cover Matras Gulat

Spesifikasi dari matras khusus gulat yang berikutnya ialah cover matras beladiri gulat yang harus memiliki kualitas dan ketebalan yang sangat baik. Sebab impack dan gesekan yang dihasilkan dari gerakan teknik bantingan dari olahraga beladiri gulat ini sangat besar.

Selain cover busa matras khusus gulat, untuk cabang olahraga beladiri gulat memakai cover besar yang menutupi seluruh bagian matras yang telah tersusun. Cover matras ini pun harus memiliki kualitas dan ketebalan yang sangat baik.

Ukuran dari matras ini per lembarnya ialah 2 mtr x 1 mtr dengan variasi ketebalan matras tebal 4cm, matras tebal 5cm, matras tebal 6cm.

Bahan Matras Gulat

Tidak semua cabang beladiri memiliki kesamaan dalam penggunaan matras. Terdapat spesifikasi terseniri yang melatarbelakangi perbedaan tersebut.

Di antaranya intensitas benturan, kemudian seperti apa gerakannya, kelincahan praktek beladiri tersebut. Seperti gulat yang memiliki intensitas bantingan yang tinggi. Bahkan telah ada kriteria khusus, seperti bahan matras dan lain-lain.

  1. Matras Bahan Eva foam matt

Umumnya, bahan ini digunakan untuk matras pencak silat, taekwondo, karate, kempo, tarung derajat dan sebagainya. Bahan busa eva (ev foam matt) ini memiliki kualitas density busa yang berstandar pendinginan. Matras ini memiliki ukuran 1 x 1 meter dengan ketebalan yang bervariasi mulai dari 2 cm hingga 4 cm.

Matras jenis ini memiliki banyak pilihan warna. Bahkan terdapat pula bentuk puzzle yang unik dan memberi kesan ceria dan tidak kaku meski dalam sesi latihan yang menegangkan sekalipun. Terutama untuk anak-anak yang mengikuti latihan bela diri, matras warna-warni dengan bentuk puzzle ini akan menarik perhatian mereka untuk giat berlatih.

  1. Matras bahan busa rebounded berlapis eva foam matt

Seperti yang telah sedikit disinggung di awal, matras ini umumnya digunakan dalam olahraga gulat dan judo. Berbeda dari matras sebelumnya, matras khusus judo dan gulat ini memiliki jenis busa yang lebih tebal, yakni sekitar 5-6 cm. Karena dalam kedua cabang beladiri ini memiliki intensitas benturan yang lebih sering. Ukurannya pun berbeda dengan matras sebelumnya.

Matras ini berukuran 2 x 1 meter. Selain itu, matras ini biasanya hanya tersedia dalam satu warna, yaitu merah. Matras ini pun tersedia juga untuk olahraga senam dan yoga.

Spesifikasi Eva foam matt

Kedua jenis matras di atas memiliki kesamaan yaitu menggunakan eva foam matt. Apa sih eva foam matt ini? Yuk simak ulasan di bawah ini!

Busa ini biasanya tersedia dalam bentuk seperti ubin rangkai. Eva matt ini biasanya terbuat dari Vinyl Asetat (EVA) busa dengan kepadatan Ethylene yang tinggi. Eva foam adalah bahan yang paling umum ditemukan dalam perangkat flotasi, menangani grip, mainan anak-anak, sandal jepit dan sebagainya.

Eva matt ini pun turut pula digunakan sebagai bahan matras beladiri, yoga dan olahraga gymnastic. Dengan kepadatannya yang tinggi, eva foam memiliki sejumlah aplikasi rumah maupun komersial. Bahkan, pilihan untuk pengaplikasian eva foam lantai ini hampir tak terbatas. Eva foam matt ini memiliki beberapa kelemahan dan kelebihan, di antaranya adalah:

  1. Kelebihan Eva foam matt
  • Terdapat banyak kegunaan untuk Eva Foam Flooring, dari lantai anak aman bekerja daerah cukup tahan lama untuk menahan Mixed Martial Arts (MMA).
  • Eva foam memberikan bantalan yang lembut dan nyaman di bawah kaki sehingga membuatnya menjadi aman untuk semua orang. Mulai dari anak jatuh hingga dalam kejuaraan MMA yang tengah booming.
  • Perpaduan kelembutan yang diberikan oleh Eva foam floor merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi kaki mereka untuk waktu yang lama, sebab eva foam memiliki kualitas yang bagus.
  • Foam floor akan mudah untuk dipasang dan sangat mudah untuk dilepas jika Anda perlu mengganti ubin lantai atau memindahkannya ke tempat lain.
  • Eva foam floor sangat fleksibel dan memiliki kemampuan meredam goncangan sehingga bagus untuk latihan di rumah dan hingga fighter yang terlibat dalam seni beladiri campuran (MMA) dan kegiatan agresif lainnya.
  • Lantai busa ini tahan terhadap air sehingga sangat pas untuk daerah yang mungkin mengalami kelebihan kelembaban atau tumpahan cairan.
  • Ethylene Vinyl Acetate yang digunakan dalam lantai busa ini berfungsi pula sebagai peredam suara, memberikan insulasi panas yang baik untuk lantai Anda, dan lebih tahan dari beberapa lantai lain seperti karpet api.
  • Floor foam tahan terhadap sebagian noda dan minyak, Anda hanya memerlukan sedikit perawatan seperti menyapu remahan atau puing kecil, menyeka tumpahan, dan basahi dengan sabun lembut dan air.
  • Eva foam floor hanya memerlukan biaya yang sedikit, ringan dan mudah digunakan, serta sangat serba guna dengan banyak aplikasi yang mungkin.

2. Kelemahan Eva foam matt

  • Biasanya eva matt tak tahan terhadap benda tajam seperti sepatu hak tinggi dan pisau yang mungkin menekan ke lantai busa Eva menciptakan tanda yang tidak bisa hilang.
  • Benda berat seperti peralatan olahraga, meja, sofa, dan perabotan lainnya dapat menyebabkan lekukan yang dalam dan tidak dapat kembali ke bentuknya semula.
  • Mengingat kualitas Eva lantai busa tidak akan berubah warna, namun tidak bagi lantai pada bagian bawahnys. Biasanya lantai yang tertutupi matras dalam jangka waktu yang lama dapat berubah warna menjadi kekuningan dan lantai menjadi kusam atau berdebu.
  • Warna Eva foam dapat memudar di bawah sinar matahari langsung secara terus menerus.

Fungsi Matras Gulat

  1. Melindungi tubuh dari benturan keras

Hampir seluruh cabang beladiri memiliki teknik menjatuhkan lawan, seperti judo, gulat, MMA dan sebagainya. Terlebih gulat yang memiliki fokus pada pertahanan diri dan teknik membanting lawan.

Untuk meminimalkan adanya benturan tubuh langsung dengan lantai, sangat disarankan penggunaan matras dalam seni beladiri ini. Matras yang dimaksud adalah yang lentur dan mampu menunjang keamanan, kenyamanan dan keselamatan atlet.

  1. Meminimalkan resiko cedera bagi para fighter

Ketika Anda mengalami benturan dengan lantai yang keras, tentu ini akan sangat membahayakan diri Anda. Tak jarang akan mengakibatkan cedera ringan hingga berat. Oleh sebab itu, keberadaan matras dalam segala cabang bela diri sangatlah berarti.

  1. Meminimalisasi terjadinya luka gores/lecet

Dalam praktek beladiri, khususnya gulat memang tak selalu dilakukan di atas lantai yang memiliki struktur halus. Terkadang ada pula beberapa atlet yang berlatih di pelataran luas seperti lapangan bola atau futsal yang mungkin memiliki struktur yang  tak rata. Terlebih adanya teknik membanting yang rawan terjadinya luka gores.

Oleh sebab itu, bila tidak ada matras yang melindungi Anda saat berlatih, bukan tidak mungkin beladiri yang dilakukan tak jarang meninggalkan luka gores atau lecet.

  1. Menghindari terjadinya cedera di kepala

Kebetadaan matras memang tak kalah penting untuk melindungi kepala dari resiko cedera. Sama halnya dengan resiko cedera lainnya, pada bagian yang satu ini memang harus sangat ekstra hati-hati.

Kepala merupakan bagian tubuh yang sangat rawan dan paling vital. Maka jangan sampai dalam prakteknya, Anda melewatkan penggunaan matras. Sebab jika Anda tak menggunakan matras, maka resiko gagar otak dapat mengintai Anda.

Uncategorized

Jual JC Female Poomsae DAN Uniform NARUS Murah

Jual JC Female Poomsae DAN Uniform NARUS MurahProdusen, Agen Perlengkapan Olahraga, beladiri, distributor, supplier, pusat, importir, Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Banten, Surabaya, Jogja, Sleman, Bantul, Malang, Depok, Indramayu, Makassar, Padang, Palembang, Balikpapan, Kalimantan, Jayapura, Sumatera Barat, Utara, Selatan

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Dalam seni beladiri Taekwondo selain Kyorugi atau sparing dan Kyukpa atau pemecahan benda keras adapula Poomsae. Apa itu Poomsae?

Poomsae yaitu bearasal kombinasi dua kata ‘poom’ dan ‘sae’. Poomsae adalah unit yang penting dalam sistem teknis Taekwondo. Menurut buku panduan poomsae, poomsae adalah gerakan-gerakan kombinasi yang dirancang untuk berlatih tanpa instruktur, dengan menggunakan dasar kinerja yang tetap dari menyerang dan bertahan. Oleh karena itu, Poomsae memiliki kelebihan dalam melatih teknik-teknik khusus dari teknik-teknik yang diterapkan, yang tidak dapat dilatih melalui gerakan-gerakan dasar. Poomsae dilatih bersamaan dengan garis (line) poomsae, dan garis poomsae ini menunjukkan posisi kedua kaki dan arah gerakan.

Sebagai suatu kesatuan, poomsae dibagi menjadi dua unit, sesuai dengan klasifikasi grade poomsae. Salah satunya adalah poomsae ‘taegeuk’. Ini biasanya diperuntukkan bagi para pemula, sementara yang satunya lagi adalah untuk tinggkat yang lebih tinggi. Poomsae taegeuk untuk para pemegang kup menggunakan ‘palgwae’ dan dibagi menjadi 8 bab. Poomsae bagi para pemegang dan (yudanja) dimulai dengan koryo dan terdiri dari keumgang, taebaek, pyongwon, sipjin, jitae, chonkwon, hansu dan ilyeo.

Semua poomsae dilengkapi denga title-nya, garis-garis poomsae, kuda-kuda posisi siap, kelompok gerakan yang menyatu penuh dan teriakan. Para praktisi Taekwondo akan menjadi terampil melalui latihan poomsae, dan berlatih poomsae juga berguna untuk mempertajam pikiran, disiplin yang sangat tinggi dan disiplin diri sendiri. Untuk arti secara metafisika dari poomsae memiliki banyak pelajaran diri sendiri, dan intinya para praktisi akan memperoleh keahlian teknik dengan sendirinya. Akan tetapi, kita cenderung mengutamakan aspek jasmaniah.

Secara garis besar, poomsae dibagi menjadi ‘bentuk’ dan ‘isi’. Isinya, mengekspresikan tentang arti nama sebuah poomsae. Misalnya sistem filosofis yang ada dalam taegeuk. Dalam bentuk, termasuk poomsaeseon, sikap kuda-kuda posisi siap, teriakan dan kelompok gerakan, dan bentuk dipahami sebagai penyebab dari filosofi, arti, dan simblolisme.

‘Do’ dari poomsae, yaitu poomsaeseon (arah dan garis poomsae) memiliki simbolisme yang membuat identitas poomsae, dan menjelaskan bahwa teriakan maupun pada sikap kuda-kuda posisi siap juga mempresentasikan arti yang sama. Kelompok gerakan mengacau pada kelompok dari berbagai macam/serangkaian gerakan yang berbeda. Dalam kelompok gerakan, kita akan menemukan teknik-teknik yang mengalir seiring dengan sistem pemahaman yang komprehensif, seperti pengerian akan maknanya, dan pengertian akan simbolisme dalam nama poomsaenya sehubungan dengan kelompok gerakannya.

Junbiseogi (sikap kuda-kuda posisi siap) memiliki makna segala sesuatu dalam seni bela diri Taekwondo ‘diawali dan diakhiri dengan sopan santun’. Junbiseogi dalam taegeuk distandarisasikan sebagai kibon junbiseogi (kuda-kuda dasar untuk posisi siap). Sementara itu, ada empat junbiseogi yang berbeda dalam yudanja poomsae, yaitu kibon junbiseogi, tongmilgi junbiseogi (kuda-kuda posisi siap mendorong batang kayu), kyopson junbiseogi (sikap kuda-kuda dasar posisi siap dengan tangan saling terbuka saling menutup) dan bojumeok junbiseogi (sikap kuda-kuda posisi siap dengan tangan yang menutup kepalan).

1 Jang : Taegeuk 1 Jang (il jang) merupakan simbol “Keon”, salah satu dari 8 Kwaes (tanda-tanda ramalan), yang berarti “surga dan yang”. Sebagai “Keon” melambangkan awal penciptaan semua hal di alam semesta, jangan melakukan Taegeuk 1 Jang dalam pelatihan Taekwondo. Poomsae ini ditandai dengan kemudahan dalam berlatih, sebagian besar terdiri dari jalan dan tindakan dasar, seperti arae-Makki, momtong-Makki, momtong-jireugi, dan ap chagi-. Para Kup-kelas 8 peserta pelatihan mempraktekkan Poomsae ini.

2 Jang : Taegeuk 2 Jang (ye jang) melambangkan “Tae”, salah satu dari 8 tanda-tanda ramalan, yang menandakan ketegasan dalam dan kelembutan luar. Sebuah pengenalan olgul-Makki merupakan pengembangan baru dari Taegeuk Poomsae. Para ap chagi-tindakan muncul lebih sering daripada di Taegeuk 1 Jang. Para Kup-kelas 7 peserta pelatihan mempraktekkan Poomsae ini.

3 Jang : Taegeuk 3 Jang (sam jang) melambangkan “Ra”, salah satu dari 8 tanda-tanda ramalan, yang mewakili “panas dan cerah”. Hal ini untuk mendorong peserta pelatihan untuk pelabuhan rasa keadilan dan semangat untuk pelatihan. Sebuah prestasi berhasil Poomsae ini akan memberikan peserta pelatihan promosi ke sabuk biru. Tindakan baru sonnal-mok-Chigi dan sonnal-Makki dan dwit-Kubi sikap. Poomsae ini ditandai dengan Makki berturut-turut dan Chigi, dan jireugis lanjutan.Penekanan diletakkan pada serangan balik terhadap lawan Chigi. Para Kup-kelas 6 peserta pelatihan mempraktekkan Poomsae ini.

4 Jang : Taegeuk 4 Jang (sah jang) melambangkan “Jin”, salah satu dari 8 tanda-tanda ramalan, yang mewakili kekuatan guntur makna yang besar dan bermartabat. Teknik baru sonnal-momtong-Makki, Pyon-anak-kkeut-jireugi, jebipoom-mok-Chigi, yop-chagi, momtong-bakkat-Makki, deung-jumeok-olgul-apchigi dan mikkeurombal [tergelincir kaki] teknik. Berbagai gerakan dalam persiapan untuk kyorugi dan banyak dwit-Kubi kasus menggambarkannya. Para Kup-kelas 5 trainee praktek Poomsae ini.

5 Jang : Taegeuk 5 Jang (o jang) melambangkan “Anak”, salah satu dari 8 tanda-tanda ramalan, yang mewakili angin, yang berarti baik tenaga besar dan ketenangan sesuai dengan kekuatan dan kelemahan.Gerakan baru saya-jumeok-maeryo-Chigi, palkup-dollyo-Chigi, yop-chagi & yop-jireugi, palkup-Pyo-Jeok-Chigi dan sikap seperti kkoa-seogi, wen-seogi dan oreun-seogi. Ini ditandai oleh makkis berturut seperti daerah-Makki dan momtong-Makki dan juga oleh Chigi thumbling setelah menjalankan. Para Kup-kelas 4 trainee praktek Poomsae ini.

6 Jang : Taegeuk 6 Jang (yok jang) melambangkan “Kam”, salah satu dari 8 tanda-tanda ramalan, yang mewakili air, yang berarti aliran terus-menerus dan kelembutan. Gerakan baru yang han-sonnal-olgul-bakkat-Makki, dollyo-chagi, olgul-bakkat-Makki dan batang-anak-momtong-Makki selain pyonhi-seogi [sikap di-kemudahan]. Orang harus berhati-hati untuk membuat tanah menendang kaki di tanah dengan benar setelah dyollyo-chagi dan untuk menurunkan tangan dengan panjang sawit itu pada saat memberikan batang-anak momtong-Makki lebih rendah daripada di palmok-Makki. Hal ini dilakukan oleh Kup anak kelas 3.

7 Jang : Taegeuk 7 Jang (chil jang) melambangkan “Kan”, salah satu dari 8 tanda-tanda ramalan, yang mewakili gunung, yang berarti merenungkan dan ketegasan. Gerakan baru sonnal-arae-makkki, batangson-kodureo-Makki, bo-jumeok-Kawi-Makki, mureup-Chigi, momtong-Hecho-Makki, jechin-du-jumeok-momtong-jireugi, otkoreo-arae-Makki, pyojeok -Chigi, yop-jireugi dan sikap seperti beom-seogi dan juchum-seogi. Koneksi kelancaran gerakan ini penting untuk pelatihan. Praktek Kup-anak kelas 2 Poomsae ini.

8 Jang : Taegeuk 8 Jang (pal jang) melambangkan “Kon”, salah satu dari 8 tanda-tanda ramalan, yang mewakili “Yin” dan bumi, yang berarti akar dan penyelesaian dan juga awal dan akhir. Ini adalah yang terakhir dari 8 Taegeuk poomsaes, yang dapat memungkinkan peserta pelatihan untuk menjalani Dan [sabuk hitam] tes promosi. Gerakan baru DUBAL-dangsong-bakkat-palmok-momtong-kodureo-bakkat-Makki, twio-chagi, dan palkup-dollyo-Chigi. Penekanan harus diletakkan pada keakuratan melangkah dan perbedaan antara melompat-over tendangan dan DUBAL-dangsong [tendangan melompat alternatif di udara]. The 1st Kup anak kelas praktek Poomsae ini.

Poomsae KORYO : Koryo Poomsae melambangkan “seonbae” yang berarti orang terpelajar, yang ditandai dengan sprit bela diri yang kuat serta sprit seorang terpelajar benar itu. Sprit ini telah diwariskan selama berabad-abad dari Koryo, Palhae dan turun ke Koryo, yang merupakan latar belakang penyelenggaraan Poomsae Koryo. Teknik-teknik baru yang muncul di Poomsae ini kodeum-chagi, opeun-sonnal-bakkat-Chigi, sonnal-arae-Makki, khaljaebi-mureup-nullo-kkokki, momtong-Hecho-Makki, jumeok-pyojeok-jireugi, pyonson-kkeut- jecho-jireugi, batang-anak-nullo-Makki, palkup-yop-chagi, saya-jumeok-arae-pyojeok-Chigi, dll, yang hanya hitam-belters dapat berlatih. Para jumbi-seogi adalah tong-milgi yang memerlukan konsentrasi mental dengan posisi tangan di antara perut atas dan perut bagian bawah di mana “dosa” [ilahi] dan “jeong” [roh] berkumpul. Garis Poomsae mewakili huruf Cina, yang berarti “seonbae” atau “seonbi”, seorang terpelajar atau kebajikan orang dalam bahasa Korea.

Poomsae KEUMGANG : Keumgang [arti berlian] memiliki arti “kekerasan” dan “merenungkan”, Gunung Keumgang di semenanjung Korea, yang dianggap sebagai pusat dari semangat nasional, dan “Keumgang Yeoksa” [Keumgang prajurit] seperti yang disebutkan oleh Buddha, yang mewakili prajurit terkuat, adalah latar belakang denominating Poomsae ini.Teknik-teknik baru diperkenalkan di Poomsae ini batangson-teok-Chigi, han-anak-nal-momtong-an-Makki, Keumgang-Makki, santeoul-Makki, kheun dol-tzogi [engsel besar], dan hak-Dari-seogi. Garis Poomsae adalah simbol dari huruf Cina. Gerakan ini harus kuat dan seimbang sehingga pantas martabat sabuk hitam.

Poomsae TAEBAEK : Taebaek adalah nama sebuah gunung dengan arti “gunung terang”, di mana Tangun, pendiri bangsa orang Korea, memerintah negara itu, dan gunung yang cerah melambangkan kesucian jiwa dan pikiran Tangun dari “Hongik InGaN” kemanusiaan [ yang ideal]. Ada banyak situs yang dikenal sebagai Taebaek, tapi Mt. Paektu, yang telah biasanya dikenal sebagai tempat lahir orang Korea, adalah latar belakang penamaan Poomsae Taebaek. Teknik-teknik baru diperkenalkan di Poomsae ini sonnal-arae-Hecho-Makki, sonnal-opeo-japki [grabbing], japhin-anak-mok-ppaegi [menarik keluar pergelangan tangan tertangkap], Kumkang-momtong-Makki, deung-jumeok-olgul -bakkat-Chigi, dol-tzeogi [engsel], dll Garis Poomsae adalah seperti surat China, yang melambangkan jembatan antara surga dan bumi, yang berarti manusia didirikan bangsa dengan perintah Surga. Gerakan Poomsae yang sebagian besar terdiri dari momtong-makkis dan chigis.

Poomsae PYONGWON : Pyongwon berarti sebuah dataran yang merupakan tanah membentang-out luas. Ini adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk dan lapangan di mana manusia hidup mereka. Para Pyongwon Poomsae didasarkan pada gagasan perdamaian dan perjuangan yang dihasilkan dari prinsip asal dan penggunaan. Teknik-teknik baru yang diperkenalkan di Poomsae ini palkup-ollyo-Chigi, kodureo-olgul-yop-Makki, dangkyo-teok-jireugi, meongye-Chigi, Hecho-santeul-Makki, dll jumbi-seogi adalah moa-seogi- wen-kyop-anak [tumpang tindih tangan kiri], yang memerlukan konsentrasi kekuatan di awal dan sumber kehidupan manusia. Garis Poomsae berarti asal-usul dan transformasi dataran.

Poomsae SIPJIN : Kata “Sipjin” berasal dari pikiran dari 10 umur panjang, yang pendukung ada sepuluh makhluk hidup yang panjang, yaitu matahari, bulan, gunung, air, batu, pohon pinus, ramuan awet muda, kura-kura, rusa, dan derek .Mereka adalah 2 benda langit, 3 sumber daya alam, 2 tanaman dan 3 hewan, semua makhluk manusia memberikan iman, pengharapan dan kasih. Para Sipjin Poomsae melambangkan hal-hal. Teknik-teknik baru yang diperkenalkan di Poomsae ini hwangso-Makki [banteng Makki], anak-Badak [sawit]-kodureo-Makki, opeun-anak-nal-jireugi, anak-nal-arae-Makki, bawi-milgi [batu mendorong] , anak-nal-deung-momtong-Hecho-Makki, kodeo-olligi [mengangkat], chettari-jireugi [garpu-bentuk jireugi], anak-nal-otkoreo-arae-Makki, anak-nal-deung-momtong-Makki , yang menghitung 10. Arti surat Cina sepuluh adalah bentuk garis Poomsae, yang menandakan suatu penomoran yang tak terbatas dari sistem desimal dan pengembangan tanpa henti.

Uncategorized

Distributor Arrow Rest Invitec Kid Murah

Distributor Arrow Rest Invitec Kid Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Manfaat Kegiatan Memanah

Panahan merupakan salah satu cabang olahraga dan pastinya membuat berkeringat. Dengan melakukan olahraga membuat fisik semakin sehat dan bugar. Kebugaran itu penting dan berpengaruh pada kejernihan pikiran dan kecerdasan seseorang. Aspek terpenting dari memanah justru pada ketenangan. Jadi, selain olahraga fisik, ternyata memanah sangat kuat unsur meditatifnya. Kita, terutama anak-anak diharapkan belajar tenang, tidak terburu-buru, mengatur nafas, menjaga kestabilan emosi agar anak panah melaju secara konsisten dan tepat menuju sasaran.

Seorang pemanah haruslah membekali dirinya dengan ilmu dan persiapan teknis. Pemanah harus memahami bagaimana gerakan tubuhnya dan fungsi alat panahan dalam membantunya mencapai target. Setelah bekalnya cukup, maka pemanah melaksanakan proses mulai dari memilih anak panah yang tepat, penarikan tali busur, membidik, melesatkan anak panah dan mengakhirinya dengan sikap badan sempurna (follow through).

Maka dari itu panahan adalah olahraga yang sangat inklusif. Dan, bagi banyak orang panahan adalah olahraga seumur hidup. Panahan sangat aman karena pemanah harus mengikuti urutan kerja untuk dirinya dan aturan di lapangan tembak. Panahan mempunyai variasi kegiatan yang memungkinkan atletnya dapat berlomba sejak tingkat intra sekolah hingga ke tingkat dunia.

Seorang pemanah sejatinya akan mendapatkan beberapa manfaat dalam dirinya, antara lain:

1. Fokus.

Panahan melatih seorang untuk menepis semua pengalih perhatian, distraction. Baik itu bersifat visual, suara, bahkan mental. Pemanah berlatih fokus menjaga proses menembak yang dimulai dari sikap tubuh yang benar sampai melepas anak panah. Karena sedikit saja perubahan pada proses tersebut, maka hasil tembakan akan berubah. Latihan konsentrasi dalam panahan membantu kita agar bisa fokus di luar lapangan panahan; di sekolah, di tempat kerja, di rumah, di jalan raya, dan tempat lainnya. Selain itu, bila seorang pemanah sering ikut dalam lomba, maka dia melatih dirinya untuk dapat menghadapi situasi penuh tekanan mental. Dan tentu hal ini sangat berguna bagi kehidupan seorang

2. Kekuatan tubuh.

Seorang pemanah dapat memiliki tubuh yang kuat. Terutama pada lengan, inti tubuh, tangan, dada dan pundak. Hal ini diperoleh dengan latihan menarik tali busur secara tepat. Seorang pemanah yang mahir tahu ukuran busur yang tepat untuk dirinya.

3. Koordinasi mental dan fisik.

Seorang pemanah hanya perlu sepuluh detik untuk menjalankan proses persiapan menembak sampai anak panah menancap di papan target. Untuk bisa melakukan ini semua, seorang pemanah harus berlatih teratur dengan bimbingan instruktur berpengalaman.

Klik to Call
× Chat With Me