Uncategorized

Jual Mikasa Bola Voli MVA 350 Grosir

Jual Mikasa Bola Voli  MVA 350 Grosir

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Teknik Dasar Permainan Bola Voli

TEKNIK DASAR BOLA VOLI – Tahukah kamu? Menguasai teknik dasar permainan bola voli adalah salah satu hal penting yang bisa dijadikan tolak ukur atas kemahiran kamu dalam bermain bola voli.

Yang tentu saja tidak hanya itu, masih ada faktor-faktor penentu lainnya seperti mental kamu, kondisi fisik, dan penyusunan strategi yang tepat.

Karena itulah, kalau kamu ingin menjadi seorang pemain bola voli yang mahir, maka kamu wajib menguasai teknik dasar bermain bola voli.

Kalau sebuah tim setiap pemainnya menguasai teknik dasar dalam permainan bola voli, maka bisa dipastikan bahwa tim itu memiliki kualitas dan kekuatan yang mantap.

permainan bola voli adalah sebuah cabang olahraga yang dimainkan oleh 2 tim yang saling berlawanan. Di mana setiap timnya mempunyai 6 orang anggota pemain.

Permainan dilakukan dengan mengolah bola yang dilemparkan tim lawan ke daerah tim kita, dan kita harus melemparkannya kembali melewati net ke daerah lawan.

Tujuan dari permainan ini adalah untuk menjaga agar bola tidak sampai jatuh ke tanah di daerah tim kita, dan berusaha untuk menjatuhkan bola di daerah tim lawan.

Cara mengolah dan melemparnya pun tidak sembarangan. Kita perlu menggunakan teknik khusus.

Eits, sabar dulu ya…

tentang ini akan segera kita bahas setelah ini.

Tapi sebelumnya…

bagaimana dengan sejarah bola voli sendiri?

Permainan bola voli ini pertama kali ditemukan oleh seorang instruktur olahraga yang bernama William G. Morgan, di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat.

Dan uniknya, dulu nama permainan ini bukan bola voli loh, tapi mintonette.

Di artikel tersebut kamu akan menemukan perjalanan sejarah permainan bola voli, mulai dari diciptakan, sampai akhirnya mendunia, dan menjadi salah satu cabang olahraga terfavorit pemuda pemudi Indonesia, termasuk kamu.

Kalau sudah kamu baca, mari kita lanjutkan pembahasan utama kita, yaitu tentang…

4 teknik dasar bola voli dan cara melakukannya

Kalau kamu membaca dari Livestrong.com, secara garis besar, teknik dasar permainan bola voli itu ada 4 macam, yaitu serving, passing, setting, dan attacking.

Tapi, di kebanyakan sumber lainnya, kamu akan menemukan bahwa 4 teknik dasar dalam permainan bola voli itu terdiri dari service, passing, smash, dan blocking.

Jadi kita ambil yang mana? yang kedua.

Oke, mari langsung saja kita masuk ke materi atau penjelasan tentang 4 teknik dasar permainan bola voli ini beserta cara melakukannya…

1. Teknik dasar service dalam permainan bola voli

teknik service permainan bola voli
USA Volleyball

Service adalah teknik dasar bermain bola voli  yang pertama kali harus kamu pelajari kalau kamu merupakan seorang pemula dalam permainan bola voli.

Kalau kamu belum tahu apa itu service, maka service adalah pukulan bola voli yang dilakukan melewati net ke area yang kosong di daerah tim lawan, atau mengarah ke pemain lawan yang terlihat lemah, sehingga tidak bisa diolah oleh pemain lawan tersebut, dan tim kita mendapatkan poin.

Service dilakukan setelah bola voli jatuh ke tanah, sehingga salah satu tim mendapatkan poin. Dan yang melakukan service adalah pemain dari tim yang berhasil mendapatkan poin.

Dalam melakukannya, teknik service ini terbagi lagi menjadi beberapa cara, yang di antaranya adalah:

Service bawah

Teknik service bawah dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pemain berdiri dengan salah satu kaki di depan, dan menghadap ke arah net.
  2. Berat badan bertumpu ke kaki yang di belakang.
  3. Lambungkan dengan rendah bola voli ke atas.
  4. Gerakkan tangan kanan ke belakang, lalu ayunkan ke depan untuk memukul bola ke arah daerah lawan.
  5. Pukulan dilakukan dengan mengepalkan tangan dengan kuat.
  6. Ketika memukul bola voli, pindahkan berat badan ke kaki yang di depan.
  7. Terakhir, sebagai gerakan penutup, pindahkan kaki yang di belakang ke depan.
Service samping

Teknik service samping dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pemain berdiri dengan kedua kaki dihadapkan ke segi lapangan.
  2. Pegang bola voli dengan tangan yang dijulurkan setinggi kepala.
  3. Lalu, lambungkan bola voli ke depan badan.
  4. Ayunkan ke belakang tangan yang digunakan untuk memukul.
  5. Tumpu berat badan ke belakang dengan sedikit menekuk kedua lutut.
  6. Angkat tangan dengan membentuk gerakan melingkar untuk memukul bola.
  7. Putarkan badan sedemikian rupa sampai menghadap net, lalu pindahkan berat tubuh ke depan.
Service atas

Cara melakukan service atas adalah dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Pemain berdiri dengan sedikit menekuk kedua lutut dan salah satu kaki di depan.
  2. Pegang bola voli dengan kedua tangan.
  3. Lambungkan bola voli dengan tangan kiri ke atas sampai ketinggian kira-kita 1 meter di atas kepala di depan bahu.
  4. Lalu, secepatnya tarik tangan kanan ke belakang atas kepala dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  5. Lentingkan tubuh ke belakang, dan selekasnya pukul bola dengan telapak tangan. Dalam hal ini, posisi tangan tetap lurus dan semua badan ikut bergerak.
  6. Ketika memukul bola, pindahkan beban tubuh ke depan.
Jump service

Cara melakukan jump service adalah dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pemain berdiri dengan merapatkan kedua kaki.
  2. Pegang bola voli dengan kedua tangan di depan tubuh.
  3. Lambungkan bola ke atas.
  4. Ketika bola melambung, lakukan tolakan dengan salah satu kaki ke depan agar mendapatkan lompatan yang optimal.
  5. Ketika mendapatkan ketinggian yang optimal, serta bola sudah di jangkauan lengan, maka pukullah bola tersebut.
  6. Saat memukul bola, pindahkan berat tubuh ke depan.
  7. Lalu, mendaratlah dengan baik.

2. Teknik dasar passing dalam permainan bola voli

Pemain Bola Voli yang Handal
Via: emaze.com

Setelah service berhasil dikuasai, maka teknik selanjutnya yang tak kalah penting adalah passing.

Passing merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh seorang pemain untuk memberikan bola voli kepada teman satu timnya dengan menggunakan teknik tertentu untuk merancang strategi penyerangan.

Nah, dalam bermain bola voli, teknik passing yang tepat dan akurat sangat diperlukan agar bola dapat diarahkan ke pemain selanjutnya dengan baik, dan dia bisa melancarkan penyerangan yang menghasilkan poin.

Bagaimana tekniknya?

Secara umum, teknik passing dalam permainan bola voli itu ada 2 macam, yaitu passing atas, dan passing bawah. Berikut penjelasannya masing-masing:

Passing atas
teknik passing atas permainan bola voli
USA Volleyball

Teknik passing atas dalam permainan bola voli dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Berdiri dengan sikap tubuh siap dengan meregangkan kedua kaki sampai selebar bahu.
  2. Tekuk sedikit kedua lutut sehingga badan merendah dan dibungkukkan ke depan.
  3. Tumpu berat badan di ujung kaki bagian depan.
  4. Ketika bola datang, secepatnya tempatkan badan di bawah bola.
  5. Tangan diangkat dan lengan sedikit ditekuk, serta buka lebar jari-jari tangan dengan renggang sehingga membentuk seperti mangkuk.
  6. Ketika bola sudah sampai ke atas badan, dengan menekuk bagian siku atau pergelangan tangan, dan posisi tangan sedikit berada di atas dahi, lakukan perkenaan bola dengan baik, yaitu tepat di jari-jari tangan.
  7. Ketika bola menyentuh jari-jari, tegangkan jari supaya bola bisa memantul dengan baik, lalu dorong dengan menggerakkan pergelangan tangan untuk selanjutnya diikuti dengan meluruskan siku.
  8. Dalam mendorong bola, jari yang paling dominan untuk digunakan adalah ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah.
  9. Akhiri gerakan mendorong dengan sedikit mengangkat tumit dari tanah / lantai, menaikkan pinggul dan lutut, meluruskan kedua lengan, dan pandangan mengikuti ke arah gerakan bola.
Passing bawah
teknik passing bawah permainan bola voli
USA Volleyball

Teknik passing bawah dalam permainan bola voli dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Berdiri dengan membuka kedua kaki selebar bahu.
  2. Rapatkan dan luruskan kedua lengan di depan badan sehingga kedua ibu jari sejajar.
  3. Ayunkan kedua lengan secara bersamaan dari bawah ke atas sampai setinggi bahu.
  4. Ketika bola tersentuh kedua lengan, luruskan lutut.
  5. Perkenaan bola yang baik tepat yaitu di atas pergelangan tangan.
  6. Ketika melakukan passing bawah ke arah depan, lengan diayunkan tidak lebih dari 90 derajat dengan bahu atau badan.

3. Teknik dasar smash dalam permainan bola voli

teknik smash permainan bola voli
USA Volleyball

Smash atau spike adalah teknik dasar permainan bola voli yang dilakukan dengan memukul bola menggunakan kekuatan penuh sambil melompat, kemudian bola diarahkan ke daerah tim lawan yang kosong.

Dalam permainan bola voli, teknik ini merupakan pukulan ketiga.

Urutan dalam menerima bola adalah bola pertama biasa dilakukan dengan menggunakan passing bawah, lalu bola kedua dengan passing atas, dan yang ketiga dengan melakukan teknik smash.

seorang pemain penyerang atau spiker, idealnya memiliki postur tubuh dan lompatan yang tinggi. Hal ini karena saat melakukan teknik smash, pemain harus melakukan lompatan dan memukul bola dengan kuat ketika berada di puncak ketinggian.

Smash atau spike ini pun, dalam melakukannya harus menghasilkan serangan yang keras dan menukik agar sulit bahkan tidak bisa diterima oleh pemain lawan.

Cara melakukan teknik smash ini terbagi menjadi 4 bagian, yaitu awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan. Lebih jelasnya, berikut ini rinciannya:

Awalan

Langkah-langkah melakukan awalan dalam teknik smash bola voli adalah sebagai berikut:

  • Langkah awalan normal berjarak 2,5 sampai 4 meter dari net.
  • Tubuh rileks dan condong ke depan.
  • Berat tubuh diseimbangkan pada kedua kaki saat persiapan awalan.
Tolakan

Langkah-langkah melakukan tolakan dalam teknik smash bola voli adalah sebagai berikut:

  • Jari kaki dan tumit menghentak tanah atau lantai.
  • Kedua lengan diayunkan ke depan.
  • Telapak kaki, pinggul, dan badan digerakkan dengan serasi secara sempurna.
  • Lakukan gerakan eksplosif dan lompatan vertikal.
Pukulan bola

Langkah-langkah memukul bola dalam teknik smash bola voli adalah sebagai berikut:

  • Jarak bola di depan atas jangkauan lengan pemukul.
  • Lecutkan lengan dengan cepat, pukul bola secepat dan setinggi mungkin.
  • Perkenaan bola dengan telapak tangan tepat di tengah bagian atas bola.
  • Setelah berhasil memukul bola, lengan melakukan gerakan lanjutan ke arah garis tengah badan.
  • Pukulan yang benar akan menghasilkan bola top spin dan cepat.
Sikap mendarat

Langkah-langkah melakukan sikap mendarat dalam teknik smash bola voli adalah sebagai berikut:

  • Setelah berhasil memukul bola, kembalikan tubuh ke posisi semula dengan sikap sempurna.
  • Tubuh tetap dalam keadaan rileks dan siap untuk serangan berikutnya.
  • Mendarat dengan kedua kaki mengeper.
  • Mendarat dengan lutut dan jari-jari kaki dalam keadaan lentur.

4. Teknik dasar blocking dalam permainan bola voli

teknik blocking permainan bola voli
USA Volleyball

Teknik block dalam permainan bola voli digunakan untuk menahan atau mencegah serangan yang dilancarkan oleh pemain lawan.

Pertahanan dapat dilakukan dengan menggunakan kedua tangan dan diiringi dengan lompatan yang tinggi, kemudian menahan bola supaya tidak masuk ke dalam daerah tim sendiri.

Teknik ini sangat diperlukan oleh tim. Karena itulah setiap pemain harus menguasai teknik block dengan baik.

Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk melakukan teknik block adalah sebagai berikut:

  1. Berdiri dengan posisi kaki yang sejajar dengan kedua tangan berada di depan dada dan posisi tangan menghadap ke arah net.
  2. Kemudian lakukan lompatan mengikuti arah bola yang akan dipukul oleh pemain dari tim lawan.

Itulah 4 teknik dasar permainan bola voli yang harus kamu kuasai jika kamu benar-benar ingin menjadi pemain bola voli yang handal.

Tapi pada praktiknya, tidak hanya kamu yang mesti belajar tentang teknik-teknik  tersebut agar dapat memenangkan suatu pertandingan bola voli.

Kamu perlu tim!

Bukan hanya tim, tapi tim yang hebat.

Bagaimana tim yang hebat itu?

Tim yang hebat adalah tim yang bukan hanya para pemainnya menguasai teknik-teknik dalam bermain bola voli, tapi juga bisa menyusun strategi yang tepat, dan yang terpenting adalah bermain sesuai porsinya masing-masing.

Maksudnya?

Dalam permainan bola voli, setiap pemain ditempatkan di posisinya masing-masing. Sehingga, mereka harus bermain sesuai dengan tugasnya di posisi tersebut.

Nah, kalau kamu belum tahu tentang posisi-posisi dalam permainan bola voli, silahkan baca artikel yang khusus membahas secara lengkap mengenai posisi pemain bola voli ini.

Tapi, kalau kamu malas bolak-balik halaman, berikut penjelasan secara singkatnya mengenai…

Posisi pemain bola voli

posisi pemain bola voli
Via: wikimedia.com

Dalam permainan bola voli, secara garis besarnya ada 4 posisi dalam suatu tim, yaitu tosserspikerlibero, dan defender.

Adapun penjelasan dan tugas masing-masing dari ke-4 posisi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Posisi pemain tosser dalam permainan bola voli

Tosser adalah pemain yang ditugaskan untuk mengoper bola kepada rekan satu timnya dan mengatur ritme jalannya permainan.

2. Posisi pemain spiker dalam permainan bola voli

Spiker adalah pemain yang diberikan tugas untuk memukul bola supaya jatuh di daerah pertahanan tim lawan.

3. Posisi pemain libero dalam permainan bola voli

Libero adalah pemain yang mengemban tugas sebagai pemain bertahan dengan cara menahan bola dari pukulan lawan.

Pemain di posisi ini bisa bebas untuk keluar masuk pertandingan. Tapi tidak boleh melakukan teknik smash. Pemain libero hanya diperbolehkan untuk melakukan teknik passing bawah atau passing atas kalau bola akan melewati net.

4. Posisi pemain defender dalam permainan bola voli

Defender adalah pemain yang memiliki tugas untuk bertahan dan menerima serangan pemain dari tim lawan.


Jadi, begitulah penjelasan singkatnya mengenai posisi-posisi yang ada dalam satu tim untuk bermain bola voli. Sekali lagi, saya ingatkan agar setiap pemain bermain sesuai tugas dari posisinya masing-masing agar jalannya permainan menjadi kompak.

Karena dengan kekompakan yang dipadukan dengan penguasaan teknik yang baik dari masing-masing pemain dalam suatu tim, maka tim tersebut akan menjadi tim yang bisa saya bilang hebat.

Dan tentunya untuk menguasai teknik dasar apalagi lanjutan dalam bermain bola voli, serta membangun kekompakan tim, tentu saja bukan hal yang mudah dan tidak bisa didapatkan secara instan.

Perlu adanya usaha yang keras dan terus-menerus. Dalam satu kata, berproses.

Hal ini sebenarnya sudah saya tulis di artikel berjudul Cara Bermain Bola Voli ini.

Tapi baiklah, untuk memudahkan kamu dalam memahaminya, akan saya tulis poin-poinnya secara singkat mengenai…

Cara bermain bola voli agar menjadi pemain handal

posisi pemain server bola voli
Via: kenko.cc

1. Niat dan usaha

Niat dan usaha itu adalah  rumus yang wajib untuk kamu lakukan  jika ingin mencapai sesuatu apapun di dunia ini, termasuk mahir dan handal dalam bermain bola voli.

2. Penguasaan teknik bermain bola voli

Tentu saja, setelah menanamkan niat yang kuat dan bertekad untuk berusaha secara keras, ya kamu harus mulai mengambil langkah untuk belajar menguasai teknik dasar permainan bola yang sudah saya tuliskan di atas secara bertahap.

3. Disiplin dalam latihan

Maksud dari disiplin di sini bisa dibilang kamu melakukan latihan hampir setiap hari.

Minimal, latihan yang harus kamu lakukan adalah latihan fisik secara rutin sebanyak 3 kali per minggu, dan bermain secukupnya setiap hari.

Secara umum, keterampilan fisik yang tidak dilatih selama 3 hari berturut-turut akan menurunkan keterampilan tersebut.

Makanya, disiplin latihan yang tinggi akan memberikan hasil yang terbaik bagi kamu.

4. Pelajari peraturan permainan bola voli

Terakhir, setelah berbagai usaha kamu untuk menguasai teknik dalam bermain bola voli, serta terus melatih kemampuan kamu, itu juga belum cukup kalau pengetahuan kamu tentang peraturan permainan bola voli adalah nol.

Makanya, peraturan permainan bola voli juga hal penting yang harus kamu pelajari dan patuhi agar menjadi pemain bola voli yang benar-benar profesional.

Uncategorized

Jual ADIDAS TKD Fighter Gloves

ADIDAS TKD Fighter Gloves

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Pencegahan perawatan cedera

MACAM-MACAM CEDERA

MACAM-MACAM CEDERA OLAHRAGA1.      SprainSprain lebih dikenal dengan sebutan keseleo. Sprain adalah bentuk cidera berupa penguluran atau kerobekan pada ligament (jaringan yang menghubungkan tulang dengan tulang) atau kapsul sendi, yang memberikan stabilitas sendi. Kerusakan yang parah pada ligament atau kapsul sendi dapat menyebabkan ketidakstabilan pada sendi. Gejalanya dapat berupa nyeri, inflamasi/peradangan, dan pada beberapa kasus, ketidakmampuan menggerakkan tungkai. Sprain terjadi ketika sendi dipaksa melebihi lingkup gerak sendi yang normal, seperti melingkar atau memutar pergelangan kaki.Sprain atau keseleo adalah jenis cedera yang paling sering dialami oleh para pemain sepak bola. Keseleo yang dialami mulai dari bagian pergelangan kaki, kaki bagian bawah, hingga lutut merupakan bagian-bagian yang paling sering terjadi di sepak bola, terutama bagian pergelangan dan medial collateral ligament (semacam pengikat sendi tulang). Untuk menghindari keseleo, diperlukan pemanasan yang cukup dan stretching yang tepat bisa mencegah terjadinya cedera tersebut.Lutut adalah persendian yang paling besar dalam tubuh kita dan memliki anatomi yang sangat kompleks. Pada lutut terdapat dua buah lapisan condyle yang saling berhubungan pada ujung femur. Kedua lapisan ini hampir semuanya menempel pada permukaan ujung tibia (tulang gores) dan berbentuk seperti kubah. Persendian pada lutut tidak memiliki stabilitas sama sekali, stabilitas tersebut seluruhnya bergantung pada jaringan-jaringan halus (soft tissues).Keseleo lutut sering terjadi pada jenis olahraga yang menggunakan kontak tubuh termasuk olahraga ski, jarang sekali terjadi pada olahraga lari. Atlet lari mungkin saja menderita keseleo lutut yang disebabkan oleh salah melangkah, atau tersandung dan jatuh terpelanting kedepan, sehingga menyebabkan lutut melakukan gerakan hiperekstensi2.      StrainStrain adalah bentuk cidera berupa penguluran atau kerobekan pada struktur muskulo-tendinous (otot dan tendon). Jenis cedera ini terjadi akibat otot tertarik pada arah yang salah, kontraksi otot yang berlebihan atau ketika terjadi kontraksi, otot belum siap. Strains sering terjadi pada bagian groin muscles (otot pada kunci paha), hamstrings (otot paha bagian bawah), dan otot quadriceps. Cedera tertarik otot betis juga kerap terjadi pada para pemain bola. Fleksibilitas otot yang baik bisa menghindarkan diri dari cedera macam ini. Kuncinya dalah selalu melakukan stretching setelah melakukan pemanasan, terutama pada bagian otot-otot yang rentan tersebut.Strain akut pada struktur muskulo-tendinous terjadi pada persambungan antara otot dan tendon. Strain terjadi ketika otot terulur dan berkontraksi secara mendadak, seperti pada pelari atau pelompat. Tipe cidera ini sering terlihat pada pelari yang mengalami strain pada hamstringnya. Beberapa kali cidera terjadi secara mendadak ketika pelari dalammlangkah penuh. Gejala pada strain otot yang akut bisa berupa nyeri, spasme otot, kehilangan kekuatan, dan keterbatasan lingkup gerak sendi. Strain kronis adalah cidera yang terjadi secara berkala oleh karena penggunaan berlebihan atau tekakan berulang-ulang, menghasilkan tendonitis (peradangan pada tendon). Sebagai contoh, pemain tennis bisa mendapatkan tendonitis pada bahunya sebagai hasil tekanan yang terus-menerus dari servis yang berulang-ulang. Berat ringannya sprain dan strain Therapist mengkategorikan sprain dan strain berdasarkan berat ringannya cidera. Derajat I (ringan) berupa beberapa stretching atau kerobekan ringan pada otot atau ligament. Derajat II (sedang) berupa kerobekan parsial tetapi masih menyambung. Derajat III (berat) berupa kerobekan penuh pada otot dan ligament, yang menghasilkan ketidakstabilan sendi.Strain ringan ditandai dengan kontraksi otot terhambat karena nyeri dan teraba pada bagian otot yang mengaku strain total didiagnosa sebagai otot tidak bisa berkontraksi dan terbentuk benjolanCidera strainmembuat daerah sekita cidera memar dan bengkak setelah 24 jam. Pada bagian memar terjadi perubahan warna, ada tanda-tanda pendarahan pada otot yang sobek, dan otot mengalami kejadianMemar dan bengkak disekitar persendian tulang yang terkena cedera, termasuk rubahan warna kulit terjadi kemarthrosis atau pendarahan sendi. Nyeri pada persendian tulang, nyeri bila anggota badan digerakkan fungsi persendian terganggu, dll.Pencegahannya yaitu pada saat melakukan aktivitas olahraga memakai sepatu yang sesuai, misalnya sepatu yang bisa melindungi pergelangan kaki selama aktivitas. Melakukan pemanasan (streching) sebelum melakukan aktivitas atletik, serta latihan yang tidak berlebihan.Ø  TerapiPengobatan sprain dan strain adalah terapi, yang dilakukan adalah reset atau istirahat, mendinginkan area cidera, copression atau balut bagian yang cidera, elevasi atau meninggikan, membebaskan diri dari beban. Jika nyeri dan bengkak berkurang selama 48 jam setelah cidera, gerakkan persendian tulang ke seluruh arah. Hindari tekanan pada daerah cidera sampai nyeri hilang (biasanya 7-10 hari untuk cidera ringan dan 3-5 minggu untuk cidera berat), gunakan tongkat penopang ketika berjalan bila dibutuhkan.Cidera derajat I biasanya sembuh dengan cepat dengan pemberian istirahat, es, kompresi dan elevasi (RICE). Terapi latihan dapat membantu mengembalikan kekuatan dan fleksibilitas. Cidera derajat II terapinya sama hanya saja ditambah dengan immobilisasi pada daerah yang cidera. Dan derajat III biasanya dilakukan immobilisasi dan kemungkinan pembedahan  untuk mengembalikan fungsinya. Kunci dari penyembuhan adalah evaluasi dini dengan professional medis. Sekali cidera telah ditentukan, rencana terapi dapat dikembangkan. Dengan perawatan yang tepat, kebanyakan sprain dan strain akan sembuh tanpa efek samping.Kunci dari penyembuhan adalah evaluasi dini dengan professional medis. Sekali cidera telah ditentukan, rencana terapi dapat dikembangkan. Dengan perawatan yang tepat, kebanyakan sprain dan strain akan sembuh tanpa efek samping.3.      Knee InjuriesAdalah cidera yang terjadi karena adanya paksaan dari tendon. Saat mengalami cidera ini akan merasakan nyeri tepat dibawah mangkuk lutut setelah melakukan latihan olahraga. Rasa sakit itu disebabkan oleh gerakan melompat, menerjang maupun melompat dan turun kembali.Ada beberapa jenis cedera lutut yang umum dialami oleh pemain bola, yaitu cedera pada medial collateral ligament, meniscus, dan anterior cruciate ligament, baik itu sobek pada jaringan, maupun putusnya jaringan tersebut. Pengenaan sepatu yang tepat, kondisi lapangan yang baik, dan latihan kekuatan (strength training) yang tepat bisa mengurangi risiko terjadinya cedera lutut.Plica Syndrome of The KneeSindrom plica disebabkan oleh adanya penebalan pada lapisan persediaan lutut. Biasanya terjadi pada bagian dalam tepat pada perbatasan patella (mangkuk lutut) bagian atas.lapisan-lapisan persendian tersebut tersebut tersusun dari jaringan yang dinamakan synovium. Jaringan synovium ini memproduksi cairan pelumas yang disebut cairan synovial. Jika terjadi penebalan pada lapisan ini lapisan akan menggesek pada bagian-bagian lutut lainnya, khususnya bagian dalam femural condyle (ujung bagian bawah dari tulang paha) sehingga menimbulkan rasa sakit dan iritasi.Kebanyakan para pelari cenderung menderita sindrom plica ini. Para pelari ini merasakan sakit pada bagian dalam lutut. Beberapa orang ada yang lebih cepat merasakan sakit ini apalagi bila sedang berlari mendaki, karena lutut lebih banyak melakukan gerakan fleksi atau menekuk. Sindrom ini memiliki gejala yang hampir sama dengan sindrom chondromalasia.4.      Compartment SyndromePara atlet pada umumnya sering mengalami permasalahan (gangguan rasa nyeri atau sakit) yang terjadi pada kaki bawah (meliputi daerah antara lutut dan pergelangan kaki). Terkadang rasa sakit/nyeri tersebut terjadi karena adanya suatu sindrom kompartemenDiagnosa terhadap sindrom terhadap sindrom tersebut dilakukan dengan cara perkiraan, karena pola karakteristik (gejala) dan rasa sakit tersebut dan ukuran-ukuran tekanan kompartemennya. Diantara beberapa penyakit yang menyertai sindrom ini dapat diatasi dengan pembedahan (operasi).5.      Shin SplintsIstilah shin aplints kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan adanya rasa sakit (cidera pada kaki bagian bawah yang  seringkali terjadi terjadi akibat melakukan berbagai aktivitas olahraga, termasuk olahraga lari. Shin splints tersebut dibedakan menjadi dua jenis menurut lokasi rasa sakitnya. Anterior Shin Splints, yaitu rasa sakit yang terjadi pada bagian depan (anterior) dari tulang gares (tibia). Dan yang kedua adalah Posterior Shin Splints, rasa sakit tersebut terasa pada bagian dalam (medial) kaki pada tulang tibiaShin splints disebabkan oleh adanya robekan sangat kecil pada otot-otot kaki bagian bawah yang berhubungan erat dengan tulang gares. Pertama-tama akan mengalami rasa sakit yang menarik-narik setelah melakukan lari. Apabila keadaan ini dibiarkan dan terjadi terus, maka akan semakin parah, bahkan dapat juga terasa sakit meskipun pada saat kita berjalan kaki. Rasa sakit/perih tersebut biasanya terasa seperti adanya satu atau beberapa benjolan kecil pada sepanjang sisi tulang gares.Ø  PenyebabAnterior shin splints disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan otot kaki, penyerapan goncangan oleh kaki yang tidak cukup (tidak sesuai), lari dengan posisi kaki jinjit, atau terjadinya pronasi yang berlebihan pada kaki. Kelompok otot posterior yang berada di belakang kaki bagian bawah berperan sekali terutama pada waktu menggerakkan tubuh kita ke arah depan. Pada umumnya otot-otot ini lebih kuat daripada otot-otot pada bagian depan kaki bawah, sehingga hal ini akan menimbulkan adanya ketidakseimbangan otot. Pada saat kita berlari, otot-otot kaki bagian depan (anterior) mengangkat tungkai keatas kearah kaki. Sehingga memberikan ruangan bebas untuk mengayun kedepan. Otot ini juga yang mempersiapkan kaki pada saat akan menginjak tanah. Beberapa usaha menegangkan pada otot kaki yang berlawanan (posterior) akan memberikan ketegangan yang tidak sesuai pada otot-otot anterior, sehingga hal ini dapat mengakibatkan terjadinya shin splints. Penyerapan terhadap goncangan secara tidak sempurna juga dapat mengakibatkan terjadinya anterior shin splints.6.      Achilles Tendon InjuriesCedera pada tendon achilles ini menempati peringkat pertama yang sering terjadi pada atlet dan paling sulit untuk merawat/menyembuhkannya. Cedera tersebut berkisar dari tendinitis ringan sampai pada pemutusan tendon yang parah. Kunci dari diagnosa tahap-tahap cidera ini adalah pengenalan pada tanda-tanda dan gejala-gejala yang terjadi.7.      FracturesCedera seperti ini dialami apabila pemain yang bersangkutan mengalami benturan dengan pemain lain atau sesuatu yang keras. Cedera fractures tidak hanya terjadi pada bagian kaki macam tulang paha, tulang kering, tulang selangkangan, atau tulang telapak kaki, tapi juga kerap terjadi pada lengan, bahu, hingga pergelangan tangan. Untuk menghindari cedera macam ini, penggunaan pelindung sangat dianjurkan untuk meminimalisir patah atau retak tulang. Kasus Wayne Rooney merupakan salah satu contoh cedera fractures yang cukup membuat pusing Alex Fergusson.Setiap tulang yang mendapatkan tekanan terus-menerus diluar kapasitasnya dapat mengalami keretakan (stress fracture). Keretakan tulang secara teknis adalah pemutusan yang terjadi pada tulang bahkan mengalami pecah akibat adanya tekanan pada tulang yang tanpa disadari oleh atlet, sehingga perlu dilakukan diagnosa. Retak tulang dapat saja terjadi dimana saja pada tubuh kita. Kebanyakan terjadi pada kaki yang disebabkan pada tekanan yang besar sekali pada saat melakukan gerakan melompat maupun lari. Kelemahan pada struktur tulang sering terjadi pada atlet ski, jogging, berbagai atlet lari, dan pendaki gunung maupun para tentara, mereka ini mengalami march fracture.8.      DislocationTempurung lutut penting sekali dalam setiap aktivitas olahraga yang banyak membutuhkan gerakan pada kaki bawah. Patella merupakan lapisan piringan sendi tulang yang terletak pada ujung femur. Femur ini memiliki celah pada ujungnya, yang merupakan tempat patella pada saat kaki melakukan gerakan menekuk. Jika patell keluar dari celahnya dan berpindah kesalah satu sisi akan menimbulkan pergerakan letak. Pergeseran yang tidak pada tempatnya ini merupakan subluksi, dimana tempurung lutut tidak menempati posisi sebagaimana mestinya tetapi menyelip sedikit ke salah satu sisi ini akan menimbulkan rasa sakit dan dapat diperkirakan telah terjadi pergeseran tempat patellaDan yang khas, atlet yang menderita dislokasi (pergeseran) tempurung lutut akan melakukan beberapa gerakan memutar pada saat melangkah kesamping atau gerakan pengayun pemukul baseball. Pada keadaan ini, kaki bagian belakang akan memutar kearah dalam dan tempurung lutut bergeser dari tempatnya (kearah luar). Atlet akan merasakan sakit yang amat sangat pada lututnya, bahkan terkadang lutut tersebut tidak dapat diluruskan. Pada saat dilakukan pemeriksaan, ternyata patella tersebut masih tergeser dari tempatnya.

Uncategorized

LP Suport Wrist Wrap 726 Grosir

LP Suport Wrist Wrap 726 Grosir

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

pelindung Pergelangan Tangan Saat Fitness

Saat melakukan olahraga yang mengandalkan kekuatan tangan, sangat dianjurkan untuk menggunakan wrist brace pelindung pergelangan tangan ini. Hal ini agar pergelangan tangan dan telapak tangan terhindar dari cedera, terutama saat olahraga fitnes atau gym.

Pelindung
Wrist splint
lifting strap ini efektif digunakan sebagai pelindung agar pergelangan tangan tidak cedera, dan mecegah telapak tangan menjadi kapalan dan lecet. Dengan begitu, Anda bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat berolahraga.


Wrist Brace Suport – Pelindung Pergelangan Tangan Saat Fitness

Diskon Rp 25.000
Klik Beli Sekarang!
Sisa waktu 00Hari23Jam53Menit33Detik

Wrist brace pelindung pergelangan tangan dan telapak tangan dari cedera, lecet, atau kapalan. Dapat menambah kekuatan saat mengangkat beban. Cocok digunakan saat olahraga fitnes atau gym.

Saat melakukan olahraga yang mengandalkan kekuatan tangan, sangat dianjurkan untuk menggunakan wrist brace pelindung pergelangan tangan ini. Hal ini agar pergelangan tangan dan telapak tangan terhindar dari cedera, terutama saat olahraga fitnes atau gym.

Pelindung
Wrist splint
lifting strap ini efektif digunakan sebagai pelindung agar pergelangan tangan tidak cedera, dan mecegah telapak tangan menjadi kapalan dan lecet. Dengan begitu, Anda bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat berolahraga.

Penguat
Wrist support ini dapat menambah kekuatan tangan saat mengangkat beban. Selain itu, juga berfungsi sebagai pengurang rasa sakit saat berolahraga, sehingga bisa digunakan sebagai wrist brace untuk cedera tangan, dimana dapat melindungi tangan yang sedang dalam masa penyembuhan.

Nyaman Digunakan
Pelindung pergelangan tangan ini nyaman digunakan karena terbuat dari material yang bekualitas baik. Desainnya juga sporty, cocok menemani waktu olahraga Anda.

Uncategorized

ARAWAZA Hand PROTECTOR (Gloves) – WKF Style

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Body Protector Karate merupakan salah satu perangkat yang wajib dimiliki ketika sedang berlatih karate. Seni bela diri lebih  dikenal sebagai  karate  ini berasal dari negara Jepang. Seni  bela  diri  pertama kali  dikenal dengan  Tote yang  memiliki arti tangan cina. Seni bela diri ini terus berkembang sesuai zamannya waktu itu.

Bisa menjadi karate  karena  waktu itu sedang  gencar-gencarnya nasionalisme di Jepang. Hal ini yang menjadikan Sensei Gichin Funakoshi memiliki inisiatif megubah  kanji Okinawa (China) Tote menjadi kanji Jepang (Karate). Kanji Jepang untuk karate memiliki dua kanji yaitu kara artinya kosong dan te artinya tanga. Jadi arti  kanji karate adalah tangan kosong.

Secara istilah karate dapat diartikan  sebagai pertandingan tangan kosong. Jenis bela diri ini telah masuk ke Indonesia sejak dahulu kala. Tidak hanya terkenal di kalangan tentara maupun polri tetapi juga pelajar. Ilmu bela diri ini lebih banyak diminati karena  lebih praktis dan mudah dipelajari.

Tidak hanya laki-laki tetapi juga perempuan sangat meminati seni bela diri ini. Akan tetapi meskipu memakai tangan kosong, seni bela diri ini pasti juga memiliki resiko. Oleh karena itu sangat penting sebelum bertanding maupun berlatih menggunakan Body Protector Karate. Hal ini dilakukan untuk mencegah cidera fatal yang mungkin saja bisa terjadi.

Apalagi bagi seorang pemula yang mau latihan karate diwajibkan memakai body protector tersebut. Body proctector ini memang memiliki desain yang bagus, disesuaikan dengan posisi badan khususnnya dada. Sehingga ketika sedang latihan resiko cidera ketika terkena pukulan temann akan minimm sekali.

Body Protector ini menjadi pembahasan yang menarik. Apalagi kegunaannnya yang sangat penting baik  ketika berlatih  maupun bertanding. Apalagi karate  sendiri  sekarang banyak diminati berbagai gender. Oleh karena itu pada artikel ini kami akan memperbincangkan tentang Body Protector untuk seni bela  diri dengan tangan kosong.

Ketahuilah Body Protector Karate Perangkat yang Wajib Dikenakan, Aman dan Nyaman

baca juga Matras Karate 
baca juga Matras Kempo 
baca juga Matras Gulat

body protector karate

Seni bela diri karate tidak hanya sebatas olahraga lebih dari itu olahraga ini juga sebagai bekal diri. Sehingga ketika terjadi perlawanan atau ada seseorang yang hendak  menyakiti kita. Diri  kita telah siap memberikan pembelaan.  Dalam seni bela diri ini, tidak dibekali dengan senjata apapun. Hanya  menggunakan  tangan kosong saja.

Sehingga lebih menantang untuk dipelajari. Karate sangat baik pula dipelajari oleh perempuan sebab  dewasa  ini perempuan menjadi elemen paling sensitif  menghadapi pelecehan. Jadi paling tidak dengan mempelajari ilmu bela diri  tangan kosong ini,  perempuan bisa  memprotec dirinya.

Terdapat berbagai metode yang mudah  diterapkan dalam seni bela diri ini. Teknik pembelaan  diri maupun perlawanan terhadap musuh sangat efektif menjadikan  musuh  cidera. Mengingat masih  hangat-hangatnya  ASEAN  Games, karate juga menjadi ajang  pertandingan internasional.

Taukah Anda jika setiap atlet baik regional, nasional maupun internasional ketika berlatih selalu menggunakan perangkat yang memprotec dirinya masing-masing. Diantaranya adalah hand protection, Shin Guard, Karategi (pakaian Karate), Face Maker Karate, Female Chest Protector, Sabuk  Karate, Body Protector Karate, Ghum  Shield (Pelindung Gigi).

Tentu saja peranngkat  yang telah disebutkan tadi memiliki fungsi masing-masing yang berguna bagi atlet. Apalagi bagi Anda  yang akan mengikuti latihan seni bela diri ini. Tentu harus menggunakan perangkat pengaman tersebut. Meskipun tidak semua harus Anda pakai karena pasti akan mendapat latihan gerak dasar terlebih dahulu.

Salah satu perangkat yang wajib dan mesti Anda gunakan diantara perangkat tadi adalah body protector. Hal ini berlaku baik bagi laki-laki maupun perempuan. Baik bagi pemula maupun atlet. Body protector ini sangat berguna meelindungi tubuh depan Anda tidak hanya dari serangan lawan tetapi juga dari panas dan dingin.

Berikut penjelasan lebih rinci tentang fungsi Body Protector tersebut. Body Protector karate sendiri bukanlah pakaian pokok tetapi dia adalah pakaian tambahan karate yang memiliki fungsi penting. Pakaian tambahan ini dibuat dari bahan busa yang ringan dan tahan goresan sehingga sangat nyaman dikenakan.

Body Protector ini memiliki fungsi melindungi tubuh dari bahaya temperatur ekstrim panas dan dingin, melindungi bagian depan tubuh khususnya tulang dada, melindungi tubuh dari benturan maupun gesekan. Sehingga ketika terjadi pukulan dari lawan ke arah dada maupun samping dada dapat dikurangi.

Oleh karena itu Anda sebagai seorang pemula wajib memiliki perangkat ini. Baju pelindungi tambahan ini dikenakan sebelum memakai baju karategi. Bagi seorang seorang atlit yang sudah mahir tetap saja harus memakai body protector ini ketika hedak betanding karena memiliki fungsi yang telah dijelaskan tadi serta mengurangi resiko cidera.

Bahkan sekelas pertandingan nasional pun telah ditetapkan standar perangkat yang wajib dikenakan bagi atlit yang akan bertanding. Baik untuk baju karategi, hand protection, Shin Guard, Face Maker Karate, Female Chest Protector, Sabuk  Karate, Body Protector Karate maupun Pelindung Gigi.

Meskipun terlihat berat karena juga menggunakan perangkat lain dalam pertandingan kareta. Akan tetapi body protector telah didesain sedemikian rupa yang menjadikannya ringan sangat dikenakan dan mampu membantu mengurangi serangan lawan ketika sedang bertanding. Maka dari itu tak perlu Anda merasa akan kesusahan bergerak jika menggunakannya.

Selain itu mampu menghindarka Anda dari resiko cidera ketika jatuh. Apalagi jika Anda perempuan maka sangat dianjurkan sekali mengenakan perangkat ini. Anda pasti tau jika perempuan itu sangat sensitif. Akan tetapi sebagai perempuan jugaa harus tangguh. Artinya mampu melidungi diri sendiri dari kejahatan.

Perlu sekali bagi perempuan mempelajari seni bela diri tangan kosong ini. Apalagi sekarang ini kejahatan sangat mengintainya dimana pun khususnya diluar rumah. Tidak mungkin selama 24 jam kita dikawal kakak atau orang tua. Karena itulah mengapa Anda sebagai perempuan sedikit banyak harus memiliki bekal ilmu bela diri.

Berbicara ilmu bela diri, pasti juga berkaitan dengan segala macam perangkat perlengkapannya tadi. Meskipun tidak harus dikenakan setiap hari tetapi perangkat tersebut sangat menunjang keselamatan Anda ketika sedang berlatih. Apalagi body protector yang mampu melindungi Anda khususnya pada tubuh bagian depan.

Memang terlihat remeh ketika jatuh akan tetapi ketahuilah jika organ tubuh bagian depan juga terdapat banyak organ vital. Seperti jantung, paru-paru, ulu hati yang tidak bisa Anda remehkan begitu saja. Apalagi jika musuh kita menyerang dengan sasaran bagian depan, body protector akan mampu menghalau serangan dari arah tersebut dan arah samping.

Khusus perempuan daerah dada adalah area yang sensitif sehingga harus benar-benar diproteksi agar tidak terkena serangan. Maka dari itu milikilah Body Protector Karate segera untuk menunjang latihan maupun pertandingan.

Uncategorized

Jual JC Kyorugi Uniform PRO ATHLETE Murah

Jual JC Kyorugi Uniform PRO ATHLETE Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Apa itu Kyorugi??

Kyoruki atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar tau poomse, di mana dua orang yang bertarung saling mempraktekan teknik serangan dan teknik mempertahankan diri.
Dasar-dasar tae kwon do terentuk dari kombinasi berbagai teknik gerakan menyerang dan bertahan yang menggunakan bagian tubuh kita untuk menghadapi lawan. Dasar-dasar tae kwon do terdiri dari 5 komponen dasar, yaitu:
1. Bagian tubuh yang menjadi sasaran (Keup So).
2. Bagian tubuh yang digunakan untuk menyerang atau bertahan.
3. Sikap kuda-kuda (Seogi).
4. Teknik bertahan/menangkis (Makki).
5. Teknik serangan (Kongkyok Kisul) yang terdiri dari Pukulan/Jierugi (Punching), Sabetan/Chigi (Striking), tusukan/Chierugi (Thrusting), Tendangan/Chagi (Kicking)

Taekwondo (juga dieja Tae Kwon Do atau Taekwon-Do) adalah seni bela diri asal Korea yang juga sebagai olahraga nasional Korea. Ini adalah salah satu seni bela diri populer di dunia yang dipertandingkan di Olimpiade.[2]

Dalam bahasa Koreahanja untuk Tae berarti “menendang atau menghancurkan dengan kaki”; Kwon berarti “tinju”; dan Do berarti “jalan” atau “seni”. Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan dengan bebas sebagai “seni tangan dan kaki” atau “jalan” atau “cara kaki dan kepalan”. Popularitas taekwondo telah menyebabkan seni ini berkembang dalam berbagai bentuk. Seperti banyak seni bela diri lainnya, taekwondo adalah gabungan dari teknik perkelahian, bela diri, olahraga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat.

Meskipun ada banyak perbedaan doktriner dan teknik di antara berbagai organisasi taekwondo, seni ini pada umumnya menekankan tendangan yang dilakukan dari suatu sikap bergerak, dengan menggunakan daya jangkau dan kekuatan kaki yang lebih besar untuk melumpuhkan lawan dari kejauhan. Dalam suatu pertandingan, tendangan berputar, 45 derajat, depan, kapak dan samping adalah yang paling banyak dipergunakan; tendangan yang dilakukan mencakup tendangan melompat, berputar, skip dan menjatuhkan, seringkali dalam bentuk kombinasi beberapa tendangan. Latihan taekwondo juga mencakup suatu sistem yang menyeluruh dari pukulan dan pertahanan dengan tangan, tetapi pada umumnya tidak menekankan grappling (pergulatan).

Uncategorized

Distributor Shiamiq Lembing Alumunium Practice 180

Distributor Shiamiq Lembing Alumunium Practice 180

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Teknik Melempar Lembing – Atletik disebut sebagai induk olahraga karena terdiri dari banyak cabang olahraga, antara lain lari, lempar, tolak, lompat, dan loncat. Apakah Anda pernah melakukan salah satu cabang olahraga atletik tersebut? Pastinya pernah karena saat dibangku sekolahpun kita diajarkan mengenai beberapa cabang atletik contohnya berlari.

Olahraga lari, lempar, tolak, lompat ataupun loncat sering dilombakan secara professional dalam berbagai ajang kejuaraan. Semua cabang olahraga tersebut memiliki teknik yang sangat beragam. Pada materi pelajaran mengenai cabang atletik, kali ini akan membahas mengenai lempar lembing.

Lempar lembing adalah salah satu nomor olahraga yang terdapat dalam cabang atletik yang menggunakan alat bulat panjang menyerupai tombak yang cara kerjanya dilempar sejauh-jauhnya. Prestasi dalam lempar lembing diukur dengan hasil lemparan lembing sejauh mungkin. Dalam lempar lembing ada beberapa teknik yang perlu dikuasai, salah satu yang utama adalah melempar lembing. Bagaimana cara awalan yang baik, posisi badan, dan langkah-langkah sebelum melempar. Berikut cara lengkap bagaimana melempar lembing.

Cara Melempar Lembing Dalam Olahraga Lempar Lembing

Melempar lembing terbagi menjadi beberapa tahap yang harus dilakukan sebelum akhirnya lembing dapat dilemparkan dengan sempurna, diantaranya tahap awalan, lemparan, dan akhirran. Berikut penjelasan dari masing-masing tahapan.

a. Awalan

Awalan adalah gerakan permulaan dalam melempar lembing. Awalan dilakukan dengan cara langkah dan lari menuju ke batas tolakan. Awalan merupakan bagian pertama guna membangun kecepatan gerak yang diperlukan dalam lemparan, awalan juga menentukan lemparan akan jauh atau juga tidak.

Baca: Cara Memegang Lembing (Finlandia, Amerika, Tang)

Awalan berlari sambil membawa lembing di atas kepala dengan lengan ditekuk, sikut menghadap ke depan, dan telapak tangan menghadap ke atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah. Bagian terakhir awalan terdiri dari langkah silang (cross step). Pada bagian akhir dapat dilakukan langkah dengan beberapa cara berikut.

  1. Dengan jingkat (hop step)
  2. Dengan langkah silang di depan (rear cross step)
  3. Dengan langkah silang di belakang (rear cross step)

b. Melempar

Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan pelemparan lembing adalah sebagai berikut.

1. Posisi Badan
Posisi badan baik tanpa awalan maupun dengan awalan adalah posisi badan berdiri tegak, kaki kiri lurus ke depan lemas, kaki kanan di belakang dengan lutut ditekuk serong ke belakang sehingga berat badan berada pada kaki kanan dan badan serong ke belakang, tangan kanan memegang lembing lurus ke balakang, ujung lembing berada di samping dan ekor lembing berada di belakang dekat tanah.

2. Irama Lima Langkah
Maksud dari lari awalan di sini adalah sepanjang 5-8 langkah sesuai dengan kamampuan dari lari (sprint), seperti suatu lari percepatan dan harus dalam satu garis lurus. Lembing masih dibawa dalam posisi setinggi kepala dengan mata lembing tetap menunjuk sedikit ke atas dan punggung tangan menghadap ke arah luar. Selama lari lengan yang membawa lembing bergerak hanya sedikit, sedangkan lengan yang lain bergerak sesuai dengan irama lari. Lima langkah mengikuti lari awalan yang siklis tanpa suatu gangguan/interupsi. Urutan langkah itu adalah kanan-kiri-kanan-kiri-lempar.

  • Langkah 1 sampai langkah 3 diawali dengan memegang lembing secara mendatar atau horizontal dan tangan ditekuk di atas bahu. Pada waktu mendarat pada kaki kanan gerakan lengan pelempar ke belakang setinggi bahu, telapak tangan pelempar menghadap ke atas dan pertahankan kecepatan lari ancang-ancang. Lembing dipegang dekat dengan kepala. Langkah 3 berfungsi sebagai persiapan untuk melakukan langkah berikutnya yaitu langkah 4 dorong.
  • Langkah 4 pada fase ini adalah fase langkah dorong dengan langkah yang lebih panjang dan datar terjadi sesudah mendorongnya dengan kaki kiri. Kaki kanan mendahului kaki kiri dan sebelum mendarat kaki kiri ada di depan kaki kanan lagi.
  • Langkah 5 kaki kiri mendarat pada tumit dan tetap dipertahankan lurus, kemudian lengan yang melempar tetap diluruskan setinggi bahu. Badan melengkung dengan penuh kekuatan dan kaki kiri diluruskan sepenuhnya dan Melempar pada saat kaki depan diluruskan. Putar pinggang dengan cepat ke depan, usahakan lengan kiri berada di dekat badan. Tarik siku kanan ke depan dan atas di sisi kepala.

3. Pelepasan Lembing
Gerakan pelepasan lembing adalah gerakan penting untuk suatu lemparan yang baik bahwa bahu, lengan atas, dam tangan bergerak berurutan. Mula-mula bahu melempar secara aktif dibawa ke depan dan lengan pelempar diputar, sedangkan siku mendorong ke atas.

Pelepasan lembing itu terjadi di atas kaki kiri. Lembing lepas dari tangan pada sudut lemparan kira-kira 45° dengan suatu gerakan seperti ketapel dari lengan bawah tangan kanan dan kaki kanan meluncur di tanah. Pada waktu lembing lepas terjadi pada suatu garis lurus dapat digambarkan dari pinggang ke tangan pelempar yang hanya sedikit ke luar garis vertikal, sedangkan kepada dan tubuh/torso condong ke kiri pada saat tahap pelepasan lembing. Lengan kiri ditekuk dan mengemblok selama pelepasan lembing.

c. Pemulihan

Pemulihan terjadi sebelum garis batas dengan suatu pembalikan arah lemparan ke kaki kanan. Lutut ditekuk secara signifikan dan pusat massa badan diturunkan dengan membengkokkan badan bagian atas ke depan.

Uncategorized

Distributor Go-Up Hand Protector Taekwondo Murah

Distributor Go-Up Hand Protector Taekwondo Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

10 Peralatan Taekwondo Lengkap yang Wajib Dimiliki

Taekwondo atau Tae Kwon Do merupakan salah satu jenis bela diri yang sering dipertandingkan dalam pagelaran olimpiade tingkat dunia. Seni bela diri yang berasal dari negeri Gingseng ini memang menjadi salah satu olahraga yang cukup banyak peminatnya, terhitung dari usia anak, remaja bahkan dewasa.

Seperti halnya seni bela diri lainnya, teknik dasar taekwondo merupakan seni bela diri yang menggabungkan antara teknik perkelahian, olahraga, hiburan dan filsafat.  Dimana bela diri ini lebih menitik fokuskan pada tendangan untuk melumpuhkan lawannya.

Karena dilakukan dengan teknik pukulan kaki, maka saat berlatih taekwondo seseorang harus mengenakan beberapa peralatan khusus untuk melindungi dirinya dari serangan lawan secara langsung. Berikut adalah nama-nama peralatan taekwondo yang harus atau dapat digunakan saat berlatih maupun bertarung.

Peralatan Taekwondo

Dalam seni bela diri taekwondo penggunaan peralatan atau pelindung bagian tubuh sangatlah penting. Dimana peralatan ini memiliki fungsi khusus untuk melindungi bagian-bagian tubuh yang kerap menjadi sasaran dalam pertarungan taekwondo.

Bahkan beberapa peralatan dibuat dengan bahan berkualitas yang fungsinya untuk melindungi bagian tubuh agar tidak mengalami cidera saat terbentur maupun terkena tendangan lawan. Untuk mengetahui secara lebih detail peralatan taekwondo dan fungsinya, berikut adalah nama-nama peralatan pelain taekwondo beserta fungsinya:

  1. Pakaian atau Seragam (Dobok) dan Sabuk Taekwondo

Dalam olahraga atau seni bela diri taekwondo, seorang pemain taekdowin biasa menggunakan pakaian khusus atau seragam untuk mendukung latihan atau pertandingan taekwondo yang diikuti. Pakaian atau seragam taekwondo atau yang biasa disebut dengan Dobok merupakan pakaian khusus yang sengaja disediakan untuk para pemain taekwondo dalam melakukan latihan taekwondo sabuk putih atau pertandingan.

Seragam yang memiliki ciri khas warna putih ini akan dilengkapi dengan penggunaan sabuk taekwondo yang disesuikan dengan tingkatan masing-masing, mulai dari putih, kuning, hijau, biru, merah dan hitam.

  1. Target Kicking

Target Kicking adalah alat yang paling umum digunakan dalam seni bela diri taekwondo. Peralatan ini biasa digunakan dalam latihan taekwondo untuk melatih ketepatan dan kecepatan tendangan dalam menyerang sasaran lawan.

Secara umum, penggunaan target kicking dilakukan dengan menggunakan 1 buah pasang target kicking di bagian tangan kanan dan kiri pasangan. Sehingga apabila pemain taekwondo melakukan teknik kombinasi tendangan akan berjalan dengan baik tanpa harus mencederai pasangan pembantu latihan.

  1. Pelindung Kepala (Head Guard)

Di dalam bela diri taekwondo terdapat bagian-bagian tubuh yang akan menjadi sasaran lawan, seperti Eolgol (bagian atas kepala atau muka), Momtong (bagian tengah atau badan), Are (bagian bawah). Dimana untuk melindungi bagian-bagian tersebut seorang taekwondoin harus mengenakan beberapa peralatan khusus salah satunya pelindung kepala atau yang biasa disebut dengan Head Guard.

Pelindung kepala atau Head Guard adalah peralatan taekwondo menyerupai bentuk helm yang berfungsi untuk melindungi bagian kepala dari benturan ataupun tendangan yang disasarkan lawan ke bagian kepala atau muka. Untuk melindungi bagian ini, sebaiknya pelindung kepala dipilih dengan kualitas terbaik sehingga menjamin keamanan dan kenyamanan saat digunakan.

  1. Pelindung Badan Hogo (Body Protector Taekwondo)

Pelindung badan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hogo (Body Protector Tekwondo) adalah peralatan yang digunakan untuk melindungi bagian badan dari sasaran tendangan lawan. Biasanya peralatan ini digunakan dalam latihan kyorugi atau pertarungan. Dimana alat akan dikaitkan di bagian depan untuk melindungi bagian-bagian tubuh vital seperti dada, perut dan rusuk.

Karena fungsinya untuk melindungi bagian tubuh bagian depan, maka penggunaan peralatan hogo juga harus dikenakan sebaik mungkin. Karena hal ini untuk menghindari terjadinya cidera maupun kerusakan di bagian-bagian tubuh yang vital seperti bagian dada, jantung, perut, maupun tulang rusuk sebelah kanan dan kiri.

  1. Pelindung Tangan (Hand Protector Taekwondo)

Seperti halnya pelindung kepala dan pelindung badan (hugo), dalam latihan dan pertandingan taekwondo seorang taekwondoin wajib mengenakan perakatan berupa pelindung tangan. Pelindung tangan (Hand Protector Taekwondo) atau yang biasa disebut dengan Dekker tangan merupakan peralatan wajib yang dikenakan para pemain taekwondo saat latihan maupun pertandingan.

Fungsi dari alat ini adalah untuk melindungi bagian tangan kanan dan kiri dari serangan lawan agar tidak cidera parah. Selain itu, alat ini juga berfungsi untuk menahan atau menangkis serangan lawan yang datang bertubi-tubi ke bagian tubuh pemain.

  1. Pelindung Kaki (Shin Guard Taekwondo)

Pelindung kaki atau Shin Guard Taekwondo adalah peralatan yang hampir mirip dengan pelindung tangan namun  digunakan di bagian kaki. Untuk fungsi dari alat ini juga hampir sama, yaitu untuk melindungi bagian kaki kanan dan kiri dari cidera atau untuk melindungi bagian kaki dari serangan tendangan lawan. Seorang taekwondoin wajib menggunakan peralatan ini. 

  1. Sarung Tangan (Gloves)

Sarung tangan atau Gloves adalah peralatan yang dapat digunakan oara taekwondoin dalam melakukan latihan atau pertandingan taekwondo. Peralatan ini digunakan di bagian jari jemari yang mana memiliki fungsi sebagai pelindung bagian telapak tangan ataupun jari saat memukul lawan atau menawah tangkisan lawan. Peralatan ini wajib digunakan agar saat memukul secara keras atau menahan tangkisan serangan yang kuat bagian jari tidak mengalami cidera seperti patah dan lain sebagainya.

  1. Pelindung Alat Vital (Nashimca)

Seperti halnya pelatatan taekwondo penting lainnya, pelindung alat vital atau pelindung kemaluan (Nashimca) juga harus digunakan para taekwondoin dalam melakukan latihan ataupun pertandingan. Fungsi dari alat ini adalah untuk melindungi bagian vital atau kemaluan dari tendangan atau serangan lawan. Alat ini bisa digunakan bagi taekwondoin pria maupun wanita.

  1. Pelindung Gigi (Gump Shield)

Selain menggunakan pelindung kepala, pelindung gigi atau Gump Shield juga penting untuk digunakan. Pelindung gigi adalah peralatan khusus yang terbuat dari plastik karet yang digunakan di bagian gigi untuk melindungi benturan akibat serangan dan pukulan lawan. Agar gigi tidak copot atau retak saat melakukan latihan dan pertandingan taekwondo. Maka alat ini wajib untuk digunakan layaknya peralatan olahraga bola voli.

  1. Pelindung Tulang Kering di Bagian Tangan dan Kaki

Tidak kalah pentingnya dari peralatan taekwondo lainnya. Pelindung tulang kering menjadi peralatan yang wajib dikenakan para taekwondoin saat melakukan latihan ataupun pertandingan. Fungsi alat ini hampir sama dengan pelindung kaki dan tangan. Dimana alat bisa digunakan di bagian-bagian tulang kering yang sangat rentan terjadi kepatahan. Selain itu, fungsi dari alat ini adalah untuk melindungi bagian tulang dari benturan ataupun serangan tendangan lawan.

Karena pada dasarnya taekwondo merupakan jenis bela diri yang menitik beratkan pada tendangan dan serangan. Maka penggunaan peralatan taekwondo di atas sangat penting untuk dikenakan. Dimana peralatan-peralatan tersebut memiliki fungsi untuk melindungi bagian-bagian khusus yang rentan terhadap benturan, cidera hingga serangan yang disasarkan lawan ke badan pemain taekwondo.

Uncategorized

Matras Beladiri Hitam 5 cm Murah

Matras Beladiri Hitam 5 cm Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Seni bela diri merupakan satu kesenian yang timbul sebagai satu cara seseorang mempertahankan / membela diri. Seni bela diri telah lama ada dan berkembang dari masa ke masa. Pada dasarnya, manusia mempunyai insting untuk selalu melindungi diri dan hidupnya. Dalam tumbuh atau berkembang, manusia tidak dapat lepas dari kegiatan fisiknya, kapan pun dan di manapun. Hal inilah yang akan memacu aktivitas fisiknya sepanjang waktu. Pada zaman kuno,tepatnya sebelum adanya persenjataan modern, manusia tidak memikirkan cara lain untuk mempertahankan dirinya selain dengan tangan kosong. Pada saat itu, kemampuan bertarung dengan tangan kosong dikembangkan sebagai cara untuk menyerang dan bertahan, kemudian digunakan untuk meningkatkan kemampuan fisik / badan seseorang. Meskipun begitu, pada zaman-zaman selanjutnya, persenjataan pun mulai dikenal dan dijadikan sebagai alat untuk mempertahankan diri.

Dapat dikatakan bahwa seni bela diri tersebar di seluruh penjuru dunia ini dan hampir setiap negara mempunyai seni bela diri yang berkembang di daerah masing-masing maupun merupakan sebuah serapan dari seni bela diri lain yang berkembang di daerah asalnya. Sebagai contoh seni silat adalah seni bela diri yang berkembang di negara ASEAN dan terdapat di MalaysiaIndonesiaThailand, dan Brunei.

Uncategorized

Harga Kain Seni TGR Pencak Silat Murah

Harga Kain Seni TGR Pencak Silat Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

 Pencak silat tgr

  1. 1. PENCAK SILAT PPs UHO Harun Akbar Hubungan Kecepatan, Kelincahan dan Konsep Diri Dengan Keterampilan JurusTunggal BakuTangan Kosong Pada Olahraga Pencak Silat (Studi Kasus di Club Olahraga Prisai Diri Kota Kendari). harunakbar40@gmail,com
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1. Olahraga pencak silat merupakan salah satu warisan budaya leluhur bangsa. 2. Pencak silat sebagai cabang olahraga prestasi 3. Pencak silat sebagai wadah melatih kematang emosional seperti konsep diri Berdasarkan pada uraian yang dikemukakan, maka saya mencoba merumuskan judul penelitian ini adalah ” Hubungan Kecepatan, Kelincahan Dan Konsep Diri Dengan Keterampilan JurusTunggal BakuTangan Kosong Pada Olahraga Pencak Silat”.
  3. 3. B. Rumusan Masalah Berdasarkan pada latar belakang yang dikemukakan maka saya mencoba merumuskan masalah sebagai berikut : 1. Apakah ada hubungan antara kecepatan dengan hasil belajar keterampilan jurus tungggal baku tangan kosong pada olahraga pencak silat ? 2. Apakah ada hubungan antara kelincahan dengan hasil belajar keterampilan jurus tungggal baku tangan kosong pada olahraga pencak silat? 3. Apakah ada hubungan konsep diri dengan keterampilan jurus tunggal baku tangan kosong pada olahraga beladiri pencak silat? 4. Apakah ada hubungan antara kecepatan,kelincahan dan konsep diri dengan hasil belajar keterampilan jurus tungggal baku tangan kosong pada olahraga pencak silat?
  4. 4. C. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui dan menganalisis hubungan positif antara kecepatan dengan keterampilan jurus tunggal baku dalam olahraga pencak silat. 2. Untuk mengetahui dan menganalisis apakah ada hubungan positif antara kelincahan keterampilan jurus tunggan baku pada olahraga pencak silat. 3. Untuk mengetahui dan menganalisis apakah ada hubungan positif antara konsep diri dengan keterampilan jurus tunggan baku pada pencak silat. 4. Untuk mengetahui hubungan bersama antara kecepatan, kelincahan dan konsep diri dengan keterampilan jurus tunggal baku tangan kosong pada olahraga pencak silat D. Manfaat Penelitian sebagai tambahan referensi dan wawasan dalam pengembangkan ilmu pengetahuan bagi guru Penjas Orkes dan Pelatih pencak silat.
  5. 5. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Hakekat Kecepatan Menurut Harsono (1989) kecepatan adalah melakukan gerakan-gerakan yang sejenis secara berturut- turut dalam waktu yang sesingkat-singkatnya . Berdasarkan teori di atas, dapat disimpulkan kecepatan adalah kemampuan untuk memindahkan/merubah posisi tubuh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. B. Hakikat Kelincahan Rusli Lutan. (1992) kelincahan (agility) : kemampuan seseorang untuk dapat mengubah arah dengan cepat dan tepat saat bergerak tanpa kehilangan keseimbangan Berdasarkan teori di atas dapat disimpulkan bahwa, Kelincahan merupakan kemampuan untuk mengubah arah dan posisi tubuh dengan cepat dan tepat tampa hilangnya keseimbangan.
  6. 6. C. Hakikat Konsep Diri Burns dalam Mulyana (2000) konsep diri adalah suatu gambaran dari apa yang kita pikirkan, orang- orang lain berpendapat, mengenai diri kita, dan seperti apa diri kita yang kita inginkan. Konsep diri adalah pandangan individu mengenai siapa diri individu, dan itu bisa diperoleh lewat informasi yang diberikan orang lain pada diri individu. D. Hakikat Beladiri Pencak Silat PB. IPSI (1975) : Hasil budaya bangsa indonesia untuk membela mempertahankan eksistensi dan integritas terhadap lingkungan hidup guna mencapai keselarasan dan meningkatkan iman dan takwa kepadaTuhan Yang Masa Esa.
  7. 7. E. Hakikat Keterampilan JurusTunggal Baku Di dalam berolahraga, misalnya penguasaan jurus dalam beladiri pencak silat adalah merupakan suatu keterampilan dalam domain motorik dan sering disebut dengan istilah keterampilan motorik. Seperti yang katakan Magil (1988), keterampilan adalah kata yang biasa digunakan untuk menandakan suatu tugas yang mempunyai suatu tujuan spesifik yang akan dicapai. Sebagai contoh, kita katakan ” jurus tangan kosong maupun dengan mengunakan senjata adalah suatu keterampilan yang pokok dari cabang beladiri pencak silat.
  8. 8. JurusTunggal BakuTangan Kosong Jurus 1 : Jurus 2 :
  9. 9. Jurus 3 : Jurus 4 :
  10. 10. BAB III KERANGKA PIKIR DAN HIPOTESIS A. Kerangka Pikir 1. Hubungan Kecepatan dengan Keterampilan JurusTunggal Baku. Jurus tunggal baku pada olahraga pencak silat dalam penelitian ini adalah adalah rangkaian jurus dengan menggunakan tangan kosong. Suatu jurus tunggal baku yang baik dan benar, maka seorang pesilat harus mampu menguasai beberapa unsur antata lain unsur kebenaran gerakan, kemantapan dan keindahan jurus. Kemantapatan dan keindahan jurus yang dimaksudkan harus mengandung unsur kecepatan gerak dalam memperagakan setiap gerakan. “Dengan demikian patut diduga ada hubungan antara kecepatan dengan keterampilan melakukan jurus tunggal baku pada olahraga pencak silat”.
  11. 11. 2. Hubungan Kelincahan dengan Keterampilan JurusTungal Baku pada Beladiri Pencak Silat. Seseorang yang memiliki kemampuan merubah arah dari satu posisi tertentu ke posisi yang berbeda dengan kecepatan tinggi dan dengan koordinasi yang baik, berarti memiliki kelincahan yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, seorang pesilat yang melakukan gerakan tunggal baku yang indah dan dapat dikatakan terampil, maka seorang pesilat wajib memiliki unsur kemampuan fisik kelincahan (agility) yang baik. “Dengan demikian patut diduga ada hubungan antara kelincahan dengan keterampilan melakukan jurus tunggal baku pada olahraga pencak silat”.
  12. 12. 3. Hubungan Konsep Diri dengan Kemampuan JurusTunggal Baku pada Olahraga Pencak Silat. Pada prinsipnya yang dimaksud dengan konsep diri dalam penelitian ini adalah gambaran yang dimiliki siswa mengenai dirinya sendiri yang terakumulasi dalam pandangan, perasaan, dan penilaiannya tentang kualitas fisik, sosial, dan psikologis yang dimilikinya. Oleh sebab itu patus diduga ada hubungan konsep diri dengan keterampilan melakukan jurus tunggal baku pada olahraga pencak silat
  13. 13. B. Hipotesis Berdasarkan deskripsi teoritik dan kerangka berfikir yang mendasar pada telaah kepustakaan, maka dapat dirumuskan hipotesis penelitian sebagai berikut. 1. Terdapat hubungan antara kecepatan dengan ketetarampilan melakukan jurus tunggal baku pada beladi pencak silat 2. Terdapat hubungan antara kelincahan dengan keterampulan tunggal baku pada olahraga pencak silat. 3. Terdapat hubungan antara konsep diri dengan keterampilan jurus tunggal baku pada olahraga pencak silat. 4. Terdapat hubungan bersama-sama antara kecepatan, kelincaan dan konsep diri dengan keterampilan jurus tunggal baku pada olahraga pencak silat.
  14. 14. BAB IV METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada Club Pencak Silat Prisai Diri Kota Kendari tahun 2014. 2.Waktu Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan pada tanggal 21 – 30 Maret 2014 dan direncanakan akan dilaksanakan pada sore hari. B. Populasi dan Sampel Penelitian 1. Populasi Penelitian Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang menjadi anggota klub pencak silat prisai diri kota kendari yang berjumlah 28 yang terdiri dari 20 orang atlet putra dan 8 orang atlet putri. 2. Sampel Penelitian Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 28 orang atau sejumlah populasi atau total samling.
  15. 15. C.Variabel Penelitian 1.Variabel Bebas Penelitian ini terdiri dari dua variable yakni variable bebas dan variable terikat.Variabel bebas terdiri dari 3 macam yaini kecepatan (X1), Kelincahan (X2 dan Konsep diri(X3). 2.VariabelTerikat (Y) Variabel terikat sebagai hasil dari variabel bebas dan merupakan pokok persoalan yaitu kemampuan melakukan Keterampila JurusTunggal Baku (Y). 3.Variabel Kendali Yang menjadi variabel kendali dalam penelitian ini adalah keterampilan jurus tunggal baku beladiri pencak silat.
  16. 16. 4. Desain Penelitian Desain penelitian ini adalah sebagai berikut rx1y rx2y rx3y rx123y Keterangan : X1 = Kecepatan X2 = Kelincahan X3 = Konsep diri Y = Keterampilan jurus tunggal baku (X1) (X2) (X3) (Y)
  17. 17. D. Konsep Oprasional dan Devinisi Oprasional a. Kecepatan Devinisi konseptual : Kecepatan adalah kemampuan seorang atlit untuk bergerak dan memindahkan tubuh dengan secepat-cepatnya. DevinisiOprasional : dalam penelitian ini kecepatan adalah waktu tempuh yang dicapai seorang atlit saat berlari secepat mungkin dari garis star hingga finis 50 M. b. Kelincahan Devinisi konseptual : kelincahan adalah kemampuan melakukan gerakan dengan kecepatan tinggi dengan koordinasi gerak yang baik tampa kehilangan keseimbangan. Devinisi Oprasional : dalam penelitian ini kelincahan merupakan kemampuan berlari sambil merubah arah dengan mengikuti arah lintasan yang telah di tentukan.
  18. 18. c. Konsep Diri Devinisi konseptual : gambaran yang di miliki siswa terhadap dirinya yang mencakup pandangan, perasaan, dan penilaian mengenai kualitas fisik, sosial, pisikologi, yang di ukur melalui beberapa indiktor yakni menyukai penampilan fisik , kemampuan fisik, dapat menyesuaikan diri dgn teman dan keluarga. “Devinisi Oprasional : gambaran siswa terhadap dirinya dalam bentuk skor yang diperoleh dari responden atas pernyataan butir-butir instrumen dalam bentuk skala likert yang di sampaikan kepada siswa. d. Keterampilan JurusTunggal Baku Devinisi konseptual : adalah kebenaran gerakan dalam setiap jurus, kemantapan dan keindahan jurus. “Devinisi Oprasional : adalah nilai yang diperoleh atlit pada unsur gerakan yang di lakukan meliputi penguasaan jurus, kemantapan dan keindahan seni jurus.
  19. 19. E. Jenis Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data 1. Jenis Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional, yaitu penelitian mengkaji dan mengumpulkan data yang diperoleh.. 2. Instrumen Penelitian Instrumen yang dipergunakan pada penelitian ini ada 3 macam yaitu : a.Tes Kecepatan : Mengunakan tes lari 50 meter dalam satuan- satuan detik (Sajoto, 1988). b.Tes Kelincahan : Untuk mengkur kelincahan digunaka tes Sutle run. Kirkendal dalam Saiful (2012) c. Konsep diri : Mengunakan tes skla sikap atau Skala Linkert Barrow, dalam Saiful (2010) d. Keterampilan JurusTunggal Baku Untuk mengukur keterampilan jurus tunggal baku dalam beladiri pencak silat digunakan adalah : 1. Kebenaran gerakan dalam setiap jurus. 2. Kebenaran urutan jurus 3. Keindahan dan seni jurus 4. Keceptan gerakan Jurus 5. Kelincahan gerakan Jurus (IPSI, 1996) Catatan, Masing-masing indicator memiliki nilai maksimal 10 poin.
  20. 20. 3.Teknik Pengumpulan Data a.Tes Lari 50 meter (Sajoto, 1988). b. Tes Kelincahan dengan Sutle Run (Kirkendal dalam Saiful, 2012)
  21. 21. c. Tes Konsep Diri Instrumen tes konsep diri digunakan untuk memperoleh data kecenderungan konsep diri atlet (Barrow, dalam Saiful, 2010) Kisi – Kisi InstrumenVariabel Konsep Diri Catatan: Rentang skor di gunakan adalah 5 – 1 untuk pernyataan positif & sebaliknya 1 – 5 untuk pernyataan negatif. No. Dimensi indikator No Butir Pernyatan Positif Negatif jumlah 1 Fisik 1. Menyukai penampilan fisik 2. Menghargai kemampuan 2 3 Sosial psikologi 1. Dapat menyesuaikan diri dengan teman 2. Dapat menyesuaikan diri dengan keluarga 1. Menyukai tantangan 2. Mandiri 3.Bertanggung jawab 4. Mengharapkan prestasi terbaik Jumlah
  22. 22. d. Tes Keterampilan JurusTunggal Baku tes yang di gunakan adalah tes unjuk kerja, pelaksanaan tes dapat dilihat sebagai berikut : Catatan : – skor maksimal adalah 10 poin stiap indikator. – Nilai maksimal adalah 50 poin. No. Indikator Jurus Tunggal Baku Nilai 1 2 2 4 5 6 7 8 9 10 Ket. 1 Kebenaran Gerakan Jurus 2 Kebenaran Urutan jurus 3 Keindahan Seni Jurus 4 Kecepatan Gerakan Jurus 5 Kelincahan Gerakan Jurus
Uncategorized

Speedo 4000 Kacamata Renang

Distributor Speedo 4000 Kacamata Renang Murah

Untuk info lebih lanjut dapat langsung menghubungi ke :

Telp : 021 470 5841

Hp & WA : 08127866663 / 081289854040

Alamat : Jl. Panca wardi, No. 33-34, Kayu Putih, Jakarta Timur

Pengertian, Manfaat, Prinsip dan Gaya Renang

Pengertian Renang

Renang merupakan salah satu cabang olahraga aquatik. Renang adalah upaya untuk menggerakkan (mengapungkan atau mengangkat) semua bagian tubuh ke atas permukaan air. Renang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan bantuan. Renang adalah cabang olahraga yang menggunakan anggota tubuh terutama bagian tangan dan kaki untuk bergerak di dalam air.
Berikut ini pengertian olahraga renang dari beberapa sumber: 

  1. Menurut Muhajir (2004:166), renang adalah olahraga yang menyehatkan, sebab hampir semua otot tubuh bergerak sehingga seluruh otot berkembang dengan pesat dan kekuatan perenang bertambah meningkat.
  2. Menurut Budiningsih (2010:2), renang adalah salah satu olahraga air yang dilakukan dengan menggerakkan badan di air, seperti menggunakan kaki dan tangan sehingga badan terapung di permukaan air.
  3. Menurut Abdoelah (1981:270), Renang adalah suatu jenis olahraga yang dilakukan di air, baik di air tawar maupun di air asin atau laut.
  4. Menurut Erlangga (2010:75), Renang merupakan olahraga air yang sangat menyenangkan dan bermanfaat bagi kekuatan otot tubuh, jantung, paru-paru dan membangkitkan perasaan berani.

Manfaat Renang

Olahraga renang selain menyehatkan juga memiliki manfaat. Menurut Budiningsih (2010:5) manfaat olahraga renang ada lima, yaitu: 

  1. Sebagai sarana bermain/rekreasi Kolam renang dapat dijadikan sebagai sarana bermain dan rekreasi. Anakanak dan balita akan menyukai permainan air.
  2. Menyehatkan badan dan dapat merangsang gerakan motorik Berolahraga renang dapat menyehatkan badan. Bagi balita dan anak-anak, otot-ototnya akan berkembang, persendian dapat tumbuh optimal, tubuh menjadi lentur, dan pertumbuhan badan meningkat. 
  3. Dapat menghilangkan rasa takut pada air Dengan berolahraga renang dapat menghilangkan rasa takut pada air. Sehingga baiknya, semenjak bayi sudah dibiasakan bermain air dan kelak jika sudah besar tidak takut pada air. 
  4. Meningkatkan keberanian, percaya diri dan mengasah kemandirian. Olahraga renang dapat mendorong kita tumbuh menjadi sosok yang berani, percaya diri tinggi, dan mandiri. 
  5. Meningkatkan kemampuan sosial Olahraga renang yang dilakukan bersama-sama dapat menumbuhkan rasa kebersamaan. Juga dapat meningkatkan kemampuan untuk beradaptasi dan bersosialisasi dengan orang lain.

Prinsip-prinsip Renang

Prinsip-prinsip renang menurut Tunggal (2005:4-5) disebutkan sebagai berikut: 

  1. Prinsip hambatan dan dorongan. Kecepatan maju di dalam renang adalah hasil dari dua kekuatan yaitu kekuatan yang cenderung untuk menahannya (tahanan dan hambatan) dan kekuatan yang mendorong maju yang di timbulkan oleh gerakan lengan dan kaki. 
  2. Prinsip keteraturan dalam penggunaan dorongan (kontinuitas gerakan). Penggunaan gerakan dorongan yang teratur adalah lebih baik dan efektif dari pada penggunaan yang tak teratur untuk mendorong tubuh maju. 
  3. Prinsip hukum aksi-reaksi yang dipakai dalam pemulihan (recovery) mekanika pemulihan lengan tiga dari empat gaya renang terjadi di luar air. Mempunyai pengaruh terhadap efisien dan kecepatan renang.
  4. Prinsip pemindahan momentum, sangatlah mudah memindahkan momentum dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain. Prinsip ini digunakan dalam banyak gerakan-gerakan yang kita lakukan di dalam dan di luar air.

Macam-macam Gaya Renang

Menurut Budiningsih (2010:17) ada beberapa gaya dalam renang, antara lain sebagai berikut:

a. Renang Gaya Bebas

Renang gaya bebas adalah gerakan yang dilakukan dengan cara menelungkupkan badan, dimana tangan dan kaki melakukan tarikan dan tendangan air. Pada gaya bebas tubuh berada pada posisi datar di atas air dan bahu agak ke belakang. Sementara kaki berada beberapa inci di bawah permukaan air. Selain itu, hal yang perlu diperhatikan adalah mempertahankan wajah dan pandangan mata ke depan.

b. Renang Gaya Punggung

Renang gaya punggung adalah gaya berenang dengan posisi punggung menghadap ke air atau posisi tubuh telentang. Gerakan gaya punggung sama dengan gerakan gaya bebas. Pada gaya punggung wajah perenang berada di atas permukaan air, mudah untuk bernafas dan lebih mudah membuka mata. Namun, pada gaya punggung, akan sulit menentukan arah gerak karena mata yang menghadap ke atas. Pada gaya punggung kaki lebih aktif bergerak ke atas. Pergelangan kaki harus diusahakan tetap lemas.

c. Renang Gaya Dada

Renang gaya dada disebut juga renang gaya katak, karena gerakannya mirip katak saat berenang di air. Renang gaya dada adalah gaya renang dengan posisi tubuh seperti merangkak di permukaan air dikombinasikan dengan gerakan kaki dan tangan. Tangan dan kaki berada di dalam air serta kepala bergerak naik turun dari dalam air ke permukaan air. Perenang dapat melihat ke depan ketika berenang.

e. Renang Gaya Kupu-Kupu

Renang gaya kupu-kupu merupakan pengembangan dari gaya dada. Gaya kupu-kupu adalah gaya berenang yang dilakukan dengan kedua lengan secara bersamaan mengayuh bergerak ke depan. Kedua tangan membentang kemudian mengepak untuk mengayuh maju ke depan. Gerakan dua tangan tersebut seperti gerakan sayap kupu-kupu. Untuk melakukan gaya ini dibutuhkan tenaga yang besar, irama dan koordinasi gerak yang baik. Gaya ini paling sulit dipelajari dibandingkan gaya lainnya.

Klik to Call
× Chat With Me